Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sinergi Tiga Pilar Hadirkan Terang, Daya, dan Harapan bagi Warga NTT

Sinergi Tiga Pilar Hadirkan Terang, Daya, dan Harapan bagi Warga NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 189
  • comment 0 komentar

Loading

Kolaborasi ini merupakan perwujudan komitmen bersama untuk menciptakan NTT Terang, Berdaya, dan Sejahtera melalui penyediaan akses dasar yang lebih layak bagi masyarakat.

 

Kupang | Memecut semangat kepedulian sosial dan komitmen untuk penguatan kesejahteraan masyarakat, Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT menyatukan langkah dalam sebuah kolaborasi nyata.

Bertempat di Kelurahan Naioni, ketiga pilar ini meluncurkan serangkaian program intervensi yang bertujuan memperluas akses energi, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memberikan bantuan sosial yang menyentuh keluarga prasejahtera.

Kolaborasi ini merupakan perwujudan komitmen bersama untuk menciptakan NTT Terang, Berdaya, dan Sejahtera melalui penyediaan akses dasar yang lebih layak bagi masyarakat.

Bantuan tepat sasaran untuk peningkatan kualitas hidup

Pelaksanaan kolaborasi ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga dan lingkungan. Rincian dukungan yang disalurkan pada hari Selasa, 9 Desember 2025 meliputi:

  • Penerangan dan Energi: 3.624 penyambungan listrik baru, lengkap dengan token perdana.
  • Kesejahteraan Keluarga: 400 paket sembako untuk masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di kelurahan Naioni.
  • Kesehatan dan Lingkungan: Pembangunan 6 titik penyaluran air bersih dan sanitasi.
  • Santunan: Pemberian 5 santunan bagi anak yatim di RT 17 Kelurahan Naioni.

Membangun NTT terang, berdaya, dan mandiri

Ketua Bidang 6 Seruni KMP, Ayu Heni Rosan, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar bantuan, melainkan sebuah komitmen kolektif. ‘Terang’ merepresentasikan infrastruktur ketenagalistrikan yang dibangun PLN sebagai fondasi bagi masyarakat NTT untuk tumbuh, belajar, dan berkarya. Sementara ‘Berdaya’ menunjukkan bahwa NTT adalah rumah yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, Seruni KMP meyakini peran Dekranasda dalam menggerakkan perempuan NTT sebagai ujung tombak kreativitas dan ekonomi keluarga. “Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa akses energi, lingkungan yang layak, serta dukungan sosial dapat memperkuat kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Spirit Hari Ibu dalam penguatan fondasi keluarga

Mindrayati Astinigsih Laka Lena, Ketua Dekranasda Provinsi NTT, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Ibu dan Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Hari Ibu mengingatkan kita pada sosok perempuan yang tanpa lelah memberi kasih, menyalakan harapan, dan memelihara kehidupan. Dari tangan para ibu, kita belajar tentang ketulusan, daya juang, dan keberanian untuk bangkit,” kata Mindrayati. Ia melanjutkan, penyediaan listrik, air bersih, dan sanitasi adalah upaya untuk memperkuat fondasi kasih tersebut. “Ini adalah cara kita menciptakan lingkungan yang lebih layak bagi para ibu dan anak-anak agar mereka dapat hidup lebih sehat, aman, dan sejahtera,” ungkapnya.

Komitmen PLN hadirkan kesejahteraan sosial

F. Eko Sulistyono, General Manager PLN UIW NTT, menegaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini adalah bentuk tanggung jawab moral PLN untuk menghadirkan akses air bersih dan sanitasi yang layak.

“Kami percaya bahwa ketersediaan air bersih tidak hanya meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” kata Eko Sulistyono.

Eko menekankan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pembangunan tidak hanya menghadirkan ‘terang’ melalui listrik, tetapi juga menghadirkan ‘terang’ dalam arti kesejahteraan sosial. “Inilah yang kami maksud dengan kolaborasi untuk NTT terang—NTT yang maju, sehat, dan mandiri,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat menjadi katalis untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Kelurahan Naioni secara berkelanjutan, membuka akses layanan dasar yang lebih merata, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan produktif.(*)

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

    Pengamat: Jelang Pilkada Banyak Pihak Terjangkit Penyakit Narsistik

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Pontianak | Menjelang pemilihan kepala daerah atau Pilkada serentak pada 27 November 2024 ini banyak pihak terjangkit penyakit narcissistic personality disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah salah satu jenis gangguan mental di mana pengidapnya menganggap dirinya lebih baik dan lebih penting daripada orang lain, sehingga orang lain harus mengagumi, mencintai, dan membanggakannya. Demikian disampaikan […]

  • Listrik Tanpa Padam Saat Semana Santa, PLN Siap Support Festival Bale Nagi

    Listrik Tanpa Padam Saat Semana Santa, PLN Siap Support Festival Bale Nagi

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Semana Santa adalah ritual perayaan Pekan Suci Paskah yang dilakukan selama 7 (tujuh) hari berturut-turut oleh umat Katolik di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Secara keseluruhan, Semana Santa berarti pekan suci yang dimulai dari Minggu Palma, Rabu Pengkhianatan, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci hingga perayaan Minggu Halleluya atau […]

  • Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

    Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Loading

    Lima mahasiswa melancarkan jurus gugatan ke MK. Sasarannya? Pasal 239 ayat (2) huruf d UU MD3, jurus lindung diri para sesepuh DPR yang selama ini membuat mereka kebal pedang rakyat. Jurus itu bernama “Hanya Partai yang Boleh Memecat”, ilmu sakti tingkat dewa yang membuat anggota dewan bisa tidur nyenyak sambil mengorok pakai AC 30 juta […]

  • Presiden Jokowi Disambut Upacara Kenegaraan di Canberra Australia

    Presiden Jokowi Disambut Upacara Kenegaraan di Canberra Australia

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Canberra, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo disambut upacara kenegaraan oleh Gubernur Jenderal Australia David Hurley dan Ibu Linda Hurley di Government House, Canberra, Australia, pada Minggu, 9 Februari 2020. Kunjungan ke Government House ini merupakan agenda pertama Presiden Jokowi di hari kedua berada di Canberra. Tiba di State Entrance, Presiden Jokowi disambut oleh Gubernur […]

  • Antara Masduki dan Dumisake

    Antara Masduki dan Dumisake

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Drs. Mangatur Marojahan Siregar (Pemerhati Sosial) Siapa yang tidak pernah dengar nama bunglon? nama yang tidak asing di telinga kita, yang tentunya semua orang pasti kenal makhluk yang satu ini. Ia salah satu binatang yang lihai mengubah diri di mana pun ia berada untuk kenyamanan dan keselamatan diri sendiri. Warna tubuh bisa berubah-ubah setiap […]

  • Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    Mengapa di Ujung Kekuasaannya, Jokowi Masih Sangat Populer?

    • calendar_month Jum, 18 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny JA Isu perubahan yang diusung koalisi Capres Anies Baswedan saat ini tidak terlalu bergema. Ini ikut menyumbang elektabilitas Anies yang masih kalah selisih dua digit ( di atas 10 persen) dibandingkan elektabilitas Ganjar Pranowo, terlebih lagi Prabowo Subianto. Tapi mengapa isu perubahan tidak bergema? Jawabnya adalah hukum besi politik. Isu perubahan hanya […]

expand_less