Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

SMRC Akan Lakukan Quick Count Pilgub NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Loading

NTT, gardaindonesia.id – SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting) melalui Koordinator SMRC wilayah NTT, Petrus Tabein, menegaskan SMRC sebagai lembaga survey resmi akan melakukan Quick Count (perhitungan cepat) Pilgub NTT 2018 dan tidak melakukan Exit Pool atau survey saat pemilih keluar dari bilik coblos.

“Exit Pool/Survey tidak kami Lakukan di NTT “, Tegas Petrus saat pertemuan bersama para Lembaga Survey dan Pemantau Pemilihan di Aula KPU Prov NTT, Senin/25 Juni 2018.

Petugas SMRC yang bertugas sebagai E Numerator mencatat angka hasil Pleno TPS setelah disahkan oleh Ketua KPPS dan disetujui oleh 4 (empat) Saksi Paslon.

“Kami bukan pemantau, pengawas maupun sebagai solusi dalam TPS “, tandas Petrus

Lanjut Petrus, “Petugas E Numerator dari SMRC Akan menggunakan id card dengan pas photo warna ukuran 3×4 dan terdapat 10 (sepuluh) logo media yang bekerja sama dengan SMRC “.

“Petugas SMRC yang bertugas sebagai E Numerator sebanyak 300 orang tersebar di 22 kabupaten/Kota dan ditambah 15 spot chequer dan 3 asisten, Tim kami sudah siap, Kami akan menghimpun hasil perhitungan “, terang Petrus.

Menanggapi kekuatiran KPU bakal adanya hasil Quick Count yang mempengaruhi jalanannya proses pemilihan, Petrus menjamin bahwa proses Quick Count dimulai Usai proses penetapan perhitungan Suara di TPS.

Terkait adanya hasil Survey Pilgub NTT yang dilaksanakan oleh SMRC dan dipelintir oleh media, Petrus mewakili Saiful Mujani mengklarifikasi dan menegaskan bahwa SMRC tidak pernah merilis hasil survey, sehingga apapun pemberitaan oleh media massa diluar tanggung jawab SMRC.

Adapun 6 (enam) Lembaga Survey Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang telah terdaftar di KPU Prov diantaranya: Indo barometer, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), PT indikator (politik Indonesia), Losta Institute, PT Indo Survey dan Strategi dan PT Jaringan Suara Indonesia yang menarik diri dan membatalkan via telpon sehingga tidak Lagi mengikuti proses Survey dan Quick Count Pemilihan Gub dan Wagub NTT. (+rb)

Sumber Foto: Megapolitan Kompas

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘In House Traning’ Kerek Tata Kelola PKBM di Sumba Barat Daya

    ‘In House Traning’ Kerek Tata Kelola PKBM di Sumba Barat Daya

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Tambolaka | Guna memperkuat manajemen dan tata kelola lembaga pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), maka PKBM Eka Tani dan PKBM Dawara Sumba Barat Daya menghelat in house traning (IHT [pelatihan internal untuk peningkatan kompetensi]) bagi para tutor di lembaganya. IHT selama 3 (tiga) hari pada Rabu—Jumat, 7—9 Agustus 2024 di aula PKBM Eka Tani, menghadirkan […]

  • PKB Buka Pendaftaran Balon Bupati/Wabup Sabu Raijua Hingga 9 Desember 2019

    PKB Buka Pendaftaran Balon Bupati/Wabup Sabu Raijua Hingga 9 Desember 2019

    • calendar_month Sen, 2 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sabu Raijua, Venos Oktovianus Lado pada Minggu, 1 Desember 2019 pukul 18.16 WITA kepada media ini mengatakan bahwa DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sabu Raijua mulai membuka pendaftaran bagi bakal calon Bupati/Wakil bupati Sabu Raijua. Pendaftaran Balon Bupati/Wakil bupati Sabu Raijua dimulai pada […]

  • ‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

    ‘One Man One Kelor Tree’ PLN Tanam 2 Ribu Anakan Kelor di Hari Listrik Nasional

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menghelat gerakan One Man One Kelor Tree ‘satu orang satu pohon kelor’ yang  bertujuan mendukung visi pemerintah daerah membudidayakan Kelor sekaligus ke depannya menjadi identitas NTT. General Manajer PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menekankan bahwa semua tahu Kelor adalah NTT dan nanti NTT identik […]

  • Srikandi PLN Bali-Nusra Berantas Sampah Jadi Kerajinan Bernilai

    Srikandi PLN Bali-Nusra Berantas Sampah Jadi Kerajinan Bernilai

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Srikandi PLN Bali-Nusra, turun tangan membersihkan timbunan sampah di Pantai Loang Balok, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin, 3 Juni 2024. Srikandi PLN Bali-Nusra menjadi salah satu peserta aksi bersih pantai dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 sebagai bagian dari employee […]

  • Kejagung Tembak Jatuh Drone Melintasi Gedung Bundar JAM Pidsus

    Kejagung Tembak Jatuh Drone Melintasi Gedung Bundar JAM Pidsus

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Sehubungan adanya informasi sebuah drone yang melintas area Kantor Kejaksaan Agung pada Rabu malam, 5 Juni 2024, Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana mengonfirmasikan bahwa kejadian itu fakta atau benar adanya dan bukan yang pertama kalinya terjadi. “Sebagai informasi, tim keamanan dalam (Kamdal) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan dengan menembak jatuh drone yang terbang liar atau […]

  • Dokter Agus Taolin Sorot Alat Cuci Darah Tak Terpakai di RSUD Atambua

    Dokter Agus Taolin Sorot Alat Cuci Darah Tak Terpakai di RSUD Atambua

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bakal Calon Bupati Belu dr. Agustinus Taolin menyoroti Alat Cuci Darah yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua. Menurutnya, alat cuci darah itu ada sekitar dua atau tiga unit, dengan harga per unit diperkirakannya Rp.400.000.000,- (empat ratus juta rupiah), tetapi tidak digunakan sama sekali. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/01/dokter-agus-taolin-pilih-pemimpin-yang-tahu-tentang-masalah-kesehatan/ […]

expand_less