Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Soal Ijazah Palsu, Jokowi Sindir Kalau Tak Gaduh, Ia Justru Dirugikan!

Soal Ijazah Palsu, Jokowi Sindir Kalau Tak Gaduh, Ia Justru Dirugikan!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

Loading

Meski begitu, isu ini kembali mencuat setelah Jokowi dua kali dilaporkan ke pihak kepolisian oleh ahli forensik digital, Rismon Sianipar, dan sejumlah alumni UGM.

 

Solo | Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya buka suara terkait polemik yang terus bergulir soal dugaan ijazah palsu yang menyeret namanya. Dalam pernyataan terbarunya, Jokowi justru memberikan respons bernada santai dan penuh sindiran terkait kehebohan isu tersebut.

“Ya kalau gaduh terus ada yang merasakan itu keuntungan bagi saya, ya jangan gaduh. Nanti saya tidak diuntungkan kalau tidak gaduh ya kan, adem ayem, ya saya mungkin bisa dirugikan,” kata Jokowi kepada wartawan di rumahnya di Solo, Jumat, 1 Agustus 2025.

Jokowi meminta agar masyarakat tak terus mempermasalahkan isu ijazah palsu yang berkali-kali dilaporkan ke polisi dan terus disorot media.

“Ya oleh sebab itu jangan gaduh (kasus ijazah palsu),” lanjut Jokowi.

Meski begitu, isu ini kembali mencuat setelah Jokowi dua kali dilaporkan ke pihak kepolisian oleh ahli forensik digital, Rismon Sianipar, dan sejumlah alumni UGM.

Laporan pertama berkaitan dengan dugaan penyebaran informasi bohong terkait video dialog Jokowi dengan Kasmudjo saat reuni Fakultas Kehutanan UGM pada 2017. Sementara laporan kedua menyangkut dugaan skripsi palsu yang menyeret Jokowi dan Rektor UGM, Prof. Ova Emilia.

Tak lama setelah itu, Jokowi terlihat menghadiri reuni Fakultas Kehutanan UGM pada Sabtu, 26 Juli 2025. Namun kehadiran Jokowi justru memicu spekulasi baru. Pasalnya, ia tak mengenakan kaus biru seperti peserta lain, melainkan tetap memakai kemeja putih lengan panjang khasnya.

Namun, Jokowi sempat menunjukkan baju biru berkerah seperti yang dikenakan rekan-rekannya dalam reuni, seolah ingin membantah tudingan yang menyebut dirinya hanya “setting-an”.

Jokowi pun tampak heran karena seluruh aspek kehidupan kampusnya terus dipertanyakan.

“Semua kok diragukan, ijazah diragukan, skripsi diragukan, KKN diragukan, teman diragukan, apalagi yang mau disampaikan,” ucapnya dengan nada kesal.

Polemik ijazah palsu ini tampaknya masih jauh dari selesai. Namun, lewat pernyataannya, Jokowi tampaknya berusaha membalikkan tekanan publik menjadi ironi politik yang justru menguntungkan dirinya di tengah kegaduhan yang ada.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Vaksin Covid, Presiden Jokowi Lantik Komjen Lystio Sigit Prabowo

    Usai Vaksin Covid, Presiden Jokowi Lantik Komjen Lystio Sigit Prabowo

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dijadwalkan menerima suntikan vaksin Covid-19 untuk dosis kedua pada Rabu pagi, 27 Januari 2021. Rencananya, vaksinasi akan kembali dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta. “Rencananya Bapak Presiden akan menerima vaksin tahap kedua pada Rabu 27 Januari 2021, sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi […]

  • Pemda Belu Resmi Luncurkan Pengobatan Gratis Pakai KTP

    Pemda Belu Resmi Luncurkan Pengobatan Gratis Pakai KTP

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Daerah Belu di bawah kepemimpinan Bupati, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD–KGEH, FINASIM. dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. meluncurkan secara resmi program pengobatan gratis kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Puskesmas Haliwen, pada Senin, 26 Juli 2021. “Oleh karena itu, hari ini kita hadir di […]

  • Pemerintah Indonesia Siapkan 12 Juta Masker dan Obat Covid-19

    Pemerintah Indonesia Siapkan 12 Juta Masker dan Obat Covid-19

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perkembangan data Covid-19, total kasus Covid – 19 per 20 Maret 2020 berjumlah 450 kasus. Jumlah kasus terbanyak berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta 267 kasus, Jawa Barat 55, Banten 43, Jawa Timur 26 dan Jawa Tengah 14. Kasus meninggal dunia mencapai 38 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 […]

  • Empat Arahan Presiden Jokowi Tentang  Pengendalian Karhutla

    Empat Arahan Presiden Jokowi Tentang Pengendalian Karhutla

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memberikan empat arahan mengenai pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Arahan tersebut disampaikan olehnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 6 Agustus 2019. Di hadapan sejumlah kepala daerah dan perangkat kepolisian serta TNI dari […]

  • Aksi Damai Ratusan Warga Adat Poco Leok, Dukung PLTP Ulumbu

    Aksi Damai Ratusan Warga Adat Poco Leok, Dukung PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Adat Poco Leok, menghelat aksi damai mendukung rencana pemerintah pusat melalui PT. PLN dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain mendukung pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok, peserta aksi […]

  • Pecut Pencatatan KIK di Mabar, Marciana: Punya Manfaat Ekonomis

    Pecut Pencatatan KIK di Mabar, Marciana: Punya Manfaat Ekonomis

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo | Kanwil Kemenkumham NTT menghelat workshop promosi dan diseminasi kekayaan intelektual komunal (KIK) di Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis, 30 Mei 2024). Workshop di Creative Hub Puncak Waringin Labuan Bajo ini dibuka Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone. Workshop diikuti peserta dari unsur pemerintah daerah, dekranasda, kepala desa/lurah, tokoh masyarakat/budayawan, pelaku ekonomi […]

expand_less