Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Standar Pelayanan BPS NTT Raih Penghargaan Dua Tahun Beruntun

Standar Pelayanan BPS NTT Raih Penghargaan Dua Tahun Beruntun

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Upaya Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) menghadirkan standar pelayanan statistik terpadu yang sesuai dengan regulasi dan ekspektasi masyarakat dilakukan secara konsisten dan terukur dari tahun ke tahun. Perbaikan tata layanan statistik dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu International Organization for Standard (ISO) 9001:2015 hingga berbuah penghargaan sebagai unit penyelenggara pelayanan kategori “Pelayanan Prima” tahun 2024 dan 2025 dari Badan Pusat Statistik.

Ragam layanan prima BPS NTT berupa layanan perpustakaan dan digital, konsultasi statistik, produk statistik berbayar dan non-berbayar, rekomendasi statistik, pelayanan statistik terpadu (layanan satu pintu yang mempermudah masyarakat mengakses data secara langsung atau daring), media akses berupa laman atau website http://ntt.bps.go.id Facebook (BPS Provinsi NTT), Instagram (@bps.ntt), dan aplikasi android Indikator Strategis BPS NTT.

BPS NTT pun menjamin kecepatan, kemudahan, keterjangkauan, dan transparansi data hingga memberikan kompensasi jika layanan tidak sesuai standar sebagai bentuk jaminan kepuasan publik. Layanan ini mencakup konsultasi data sektoral, edukasi, dan penyediaan mikrodata/peta digital. Layanan prima ini diakui dengan indeks pelayanan publik 4,56 (kategori prima).

Baca juga : https://gardaindonesia.id/pelayanan-prima-standar-pelayanan-publik-bps-provinsi-ntt/

Indra Achmad Sofian Souri, S.ST., M.Si. Statistisi Ahli Madya selaku Ketua Tim Diseminasi dan Layanan mewakili Kepala BPS Provinsi NTT menegaskan bahwa pelayanan statistik terpadu merupakan wujud komitmen institusi dalam menghadirkan layanan data yang transparan, profesional, dan akuntabel kepada masyarakat.

“Layanan publik yang ideal adalah pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, transparan, serta memberikan kepastian prosedur dan waktu pelayanan,” tegasnya sembari menekankan bahwa evaluasi dan penyempurnaan menjadi budaya kerja bukan sekadar kewajiban administratif.

Upaya tersebut dilakukan BPS Provinsi NTT guna mewujudkan zona integritas dan menuju predikat wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), imbuh Indra, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan ANDAL (akurat, kompeten, berdampak, akuntabel) profesional, inklusi, dan berkelanjutan.

Piagam penghargaan pelayanan statistik terpadu BPS Provinsi NTT tahun 2025. Foto : istimewa 

Meski meraih penghargaan dua tahun beruntun, BPS NTT tak jemawa, upaya memperbaiki secara konsisten dan terukur tata layanan statistik prima pun dilakukan dengan menghimpun kritikan dan perbaikan melalui kegiatan focus group discussion (FGD) sosialisasi standar pelayanan publik yang dihelat pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 13.00 Wita – selesai di aula lantai II BPS Provinsi NTT.

FGD ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan, perwakilan Komisi Informasi Provinsi NTT, Ombudsman RI Perwakilan NTT, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Dinas Kesehatan Provinsi NTT, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, perwakilan SKALA, akademisi UNWIRA Kupang, dan media massa.

BPS NTT dan para peserta FGD melakukan review dan evaluasi terhadap standar pelayanan publik yang tersedia dan telah dijalankan untuk mendapatkan standar pelayanan publik yang kekinian atau up to date, sesuai dengan kebutuhan pengguna data dan perkembangan zaman.

Yosef Kolo, SS, Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik, Komisi Informasi Provinsi NTT menyoroti badan publik belum melakukan sosialisasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 dan mengharapkan upaya sosialisasi dapat dilakukan BPS Provinsi NTT pada triwulan tiga 2026.

Sementara, Siti Qulsum, S.KM. Asisten Ombudsman NTT menyoroti tarif dan produk pelayanan yang berbayar perlu dicantumkan dalam standar pelayanan publik dan dipublikasikan. Selain itu, BPS Provinsi NTT pun dinilai kurang memanfaatkan seluruh saluran pengaduan dan perlu meningkatkan interaksi petugas pengelola pengaduan dengan masyarakat.(*)

  • Penulis: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PPPA dan DPR RI Sepakat RUU PKS Segera Disahkan

    Menteri PPPA dan DPR RI Sepakat RUU PKS Segera Disahkan

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga didampingi Sekretaris Kementerian PPPA dan jajaran Eselon 1 mengikuti rapat pertama dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta pada Rabu, 13 November 2019. Dibuka Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, pembahasan rapat menyoroti evaluasi dan rencana realisasi program PPPA, rencana tindak […]

  • Jembatan Noebunu Rusak, Viktor Soinbala Pinta Pemkab TTS Siapkan Strategi

    Jembatan Noebunu Rusak, Viktor Soinbala Pinta Pemkab TTS Siapkan Strategi

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Kondisi Jembatan Noebunu yang menghubungkan Kecamatan Amanuban Timur, Fatukopa, Amanatun Utara, Toianas, Kokbaun, Santian, Boking saat ini sangat memprihatinkan karena sejak bulan Januari 2019 hingga saat ini belum diperbaiki. Jembatan Neobunu yang roboh diantisipasi dengan 4 buah besi baja untuk dapat dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Namun […]

  • Bamsoet Imbau Sukseskan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden

    Bamsoet Imbau Sukseskan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meyakini menjelang maupun sesudah pelantikan Presiden – Wakil Presiden pada Minggu, 20 Oktober 2019, Indonesia akan tetap aman, damai, dan dipenuhi keselamatan. Berbagai ikhtiar telah dilakukan, baik oleh MPR, DPR, dan DPD RI sebagai lembaga perwakilan rakyat, maupun oleh pemerintah sendiri selaku pemegang kekuasaan eksekutif. […]

  • Brigjen TNI Mohammad Hasan Resmi Menjabat Wadanjen Kopassus

    Brigjen TNI Mohammad Hasan Resmi Menjabat Wadanjen Kopassus

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Rabu 23 Januari 2019, Brigjen Mohammad Hasan, SH resmi menjabat sebagai Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggantikan Brigjen TNI Richard HT Tampubolon. Upacara Serah Terima dipimpin langsung oleh Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen TNI Eko Margiyono di balai komando Makopassus Cijantung Jakarta Timur, (Selasa, 22/1/2019) Danjen Kopassus Mayjen TNI […]

  • Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake Rotasi 27 Pejabat

    Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake Rotasi 27 Pejabat

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC melantik dan mengukuhkan 27 pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup pemerintah provinsi NTT. Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut dilaksanakan di aula Fernandez Kantor Gubernur NTT pada Rabu, 27 Maret 2024. Pj. Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake  meminta para pejabat […]

  • Hari Guru 2021, Wali Kota Jefri Tanam Pohon Bersama Guru se-Kota Kupang

    Hari Guru 2021, Wali Kota Jefri Tanam Pohon Bersama Guru se-Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 27 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Memperingati Hari Guru Nasional pada 25 November 2021, Wali Kota, Jefri Riwu Kore melakukan aksi tanam pohon bersama para kepala sekolah dan guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama se-Kota Kupang dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami., M.Si. di Taman Nostalgia dan halaman SMP Negeri 11 […]

expand_less