Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » STIPAS Keuskupan Agung Kupang Gapai Akreditasi B

STIPAS Keuskupan Agung Kupang Gapai Akreditasi B

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang sejak berafiliasi dengan Institut Pastoral Malang dan berdiri sendiri pada tahun 2001; terus berbenah diri.  Kini, di tahun 2019 menggapai Akreditasi B untuk Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik (PPAK) yang menyiapkan Guru Agama Katolik dan Katekis

Menghelat Misa Ekaristi Syukur yang dipimpin oleh Romo Roni Pakaenoni di pelataran STIPAS Keuskupan Agung Kupang pada Sabtu, 1 Juni 2019 pukul 19:00 WITA—selesai yang dihadiri oleh Para Mahasiswa/wi, Pegawai, Dosen & Dosen Senior, Direktur STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Ketua Yayasan Swastisari, dan para undangan.

Bernaung dalam wadah Yayasan Swastisari dan Komunitas Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang, STIPAS telah merayakan Dies Natalis Ke-17 pada tahun 2018 dan akan menjelang Dies Natalis ke-18 di tahun 2019

STIPAS Keuskupan Agung Kupang yang berlokasi di areal Gereja Asumpta Kota Baru Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, menyiapkan Asrama Puteri yang mengakomodir 90 persen mahasiswa puteri dari luar daerah maupun dari provinsi lain seperti dari Kalimantan dan Sumatera

Direktur Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang, Rm. Emanuel B S Kase, S.Fil., MM., kepada Media Garda Indonesia usai perayaan ekaristi menyampaikan tentang capaian bersama atas Nilai 318 dengan perolehan Akreditasi B untuk Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik

Romo Eman yang lebih memilih disebut sebagai Ketua Sekolah STIPAS Keuskupan Agung Kupang ini memegang tampuk pimpinan periode ketiga sebagai Direktur STIPAS yang sebelumnya dipimpin oleh Romo Kanis Ben dan Romo Gerardus Duka

Ketua STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Rm. Emanuel B S Kase, S.Fil., MM.

“Ungkapan syukur atas berkat dari Tuhan untuk STIPAS Keuskupan Agung Kupang maka diadakan Perayaan Misa Ekaristi”, ujar Romo Eman

Romo Eman juga menjabarkan tentang keberadaan STIPAS Keuskupan Agung Kupang dengan dukungan tenaga pengajar berupa dosen honor dan dosen tetap yang telah menempuh Pendidikan Magister (S2) dan beberapa dosen sedang menempuh studi Doktor (S3)

Disamping itu, Romo Gerardus Duka Pr selaku Dosen Senior STIPAS dan Mantan Direktur STIPAS 2013—2018 mengatakan bahwa membangun STIPAS dengan wadah komunitas antara dosen dan mahasiswa sebagai sebuah kesatuan yang bekerja dan merenungkan bersama bagaimana pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi

“Lembaga ini dibangun atas dasar kerja bersama dengan pihak eksternal (Pemkot Kupang, Pemerintah Pusat dan Keuskupan Agung Kupang) dan atas dasar persekutuan atau persaudaraan dan pembentukan karakter menjadi sebuah filosofi sehingga menggapai nilai cukup tinggi dibandingkan dengan Sekolah Tinggi Pastoral lainnya”, tutur Romo Gerardus

Menyangkut minat anak muda untuk bergabung dengan STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus menyampaikan bahwa perkembangan minat terus bertumbuh di jalur pendidikan dengan karakter agama dengan cara menjadikan kampus sebagai suatu komunitas dan output dari lembaga STIPAS cukup membanggakan dengan bekerja dan berkarya didalam dan diluar jalur misionaris

Sedangkan, Rm. Drs. Hironimus Pakaenoni, Pr.LTh sebagai Ketua Yayasan yang menaungi STIPAS Keuskupan Agung Kupang menyampaikan bahwa STIPAS bergabung dibawah Yayasan Swastisari sejak tahun 2014 dan masih dalam proses pembenahan sejak memperoleh Nilai dan Akreditasi C

“Dari pengalaman dan hasil tersebut maka dilakukan pembenahan tentang rekrutmen tenaga dosen dan pegawai sebagai item penting dalam penilaian akreditasi”, tutur Romo Roni Pakaenoni

Menyangkut dukungan Yayasan kepada STIPAS Keuskupan Agung Kupang, Romo Roni menjabarkan dengan membenahi sistem administrasi, menciptakan suasana kekeluargaan; membangun persekutuan antara dosen, pegawai, dan mahasiswa; selalu bertemu dengan civitas akademik atau komunitas dan mendengarkan masukan tentang pembenahan STIPAS Keuskupan Agung Kupang.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tua Adat Nua Wogo Bajawa Ajak PLN dan Media Kembangkan Desa Wisata

    Tua Adat Nua Wogo Bajawa Ajak PLN dan Media Kembangkan Desa Wisata

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Loading

    Tua Adat sekaligus Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Nua Wogo, Yohanes Baghi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLN dan komitmen perusahaan yang terus membuka ruang dialog dengan masyarakat.   Bajawa | Kunjungan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama rombongan wartawan NTT ke kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko […]

  • Media Asing Kritik Rencana Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    Media Asing Kritik Rencana Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Loading

    Langkah tersebut segera menimbulkan perdebatan publik. Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto bahkan meluncurkan petisi penolakan yang telah ditandatangani lebih dari 13.000 orang.   Jakarta | Rencana pemerintah Indonesia untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden kedua RI, Soeharto, memicu sorotan tajam dari berbagai media asing. Pemberitaan dari Singapura, Malaysia, hingga internasional menyoroti penolakan keras yang […]

  • RSUP di Kota Kupang Mulai Dibangun, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTT

    RSUP di Kota Kupang Mulai Dibangun, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTT

    • calendar_month Kam, 3 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pembangunan rumah sakit UPT vertikal Kementerian Kesehatan atau Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) untuk Wilayah NTT yang terletak di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang; diawali dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad. (K) RI pada Kamis, 3 […]

  • “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    “Empowering Women” Perempuan Tangguh pada Jaringan Listrik NTT

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Loading

    Ia merupakan satu-satunya teknisi proteksi perempuan di Pulau Timor, berharap ke depannya bertambah lagi teknisi perempuan dan tak hanya satu.   Kupang | Pada salah satu Unit PLN Layanan Transmisi dan Gardu Induk Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Timor. Di antara deretan menara transmisi yang menjulang dan peralatan gardu induk yang berdiri kokoh, tampak […]

  • PLN Akan Berikan Kompensasi untuk Pemadaman Listrik di Jabodetabek

    PLN Akan Berikan Kompensasi untuk Pemadaman Listrik di Jabodetabek

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, PLN akan terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/08/05/listrik-padam-di-jabodetabek-presiden-jokowi-jangan-sampai-terjadi-lagi/ “Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan, saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 MW”, ungkap Plt Direktur Utama (Dirut) […]

  • Dana Mencurigakan 80,6 Triliun ke Parpol, Polri Koordinasi dengan PPATK

    Dana Mencurigakan 80,6 Triliun ke Parpol, Polri Koordinasi dengan PPATK

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait adanya temuan transaksi mencurigakan yang mengalir ke calon legislatif (caleg) dan partai politik (parpol). Hal itu menanggapi temuan PPATK soal adanya transaksi hingga Rp 80,6 triliun dengan angka paling tinggi untuk satu parpol mencapai Rp9,4 triliun, termasuk aliran […]

expand_less