Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tahun 2020, Tersisa 12 Miliar untuk Program Perlindungan Saksi & Korban

Tahun 2020, Tersisa 12 Miliar untuk Program Perlindungan Saksi & Korban

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
  • visibility 150
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Alokasi anggaran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tahun 2020 sebesar Rp.54 miliar. Sebanyak Rp.42 miliar dikunci Kementerian Keuangan untuk pembayaran gaji pegawai dan operasional kantor. Tersisa Rp.12 miliar untuk program perlindungan saksi dan korban.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengungkapkan, angka Rp.12 miliar, dari pengalaman LPSK hanya dapat membiayai program perlindungan saksi dan korban selama tiga bulan. Artinya, dalam delapan bulan kemudian, LPSK terpaksa ‘tutup mata’ atas kebutuhan saksi dan korban pada situasi yang mengancam jiwa mereka, pemberian bantuan medis dan lainnya.

“Kemungkinannya, di tahun 2020, LPSK tidak lagi dapat memberikan perlindungan fisik kepada saksi tindak pidana korupsi yang terancam keselamatan jiwanya, tidak dapat memberikan bantuan medis sesaat setelah peristiwa kepada korban terorisme, tidak dapat memberikan rehabilitasi medis dan psikologis kepada korban pelanggaran HAM berat, serta tidak bisa memberikan pemulihan kepada korban kekerasan seksual,” kata Hasto di Jakarta, pada Minggu, 25 Agustus 2019.

Selain itu, lanjut Hasto, di tahun 2020, LPSK juga dikhawatirkan tidak dapat melaksanakan mandat UU Pemberantasan Terorisme untuk membayarkan kompensasi kepada korban terorisme masa lalu, yang dibatasi pelaksanaannya tiga tahun sejak UU tersebut disahkan.

Menurut Hasto, berdasarkan catatan sementara BNPT, ada 833 korban terorisme masa lalu yang berhak atas kompensasi. LPSK memprediksi pembayaran kompensasi untuk korban terorisme masa lalu itu sebesar Rp.51 miliar. Belum lagi kewajiban kompensasi kepada korban terorisme pasca UU tersebut disahkan. Misalnya, dalam kasus terorisme Sibolga, diprediksi jumlah kompensasi sebesar Rp.4,4 M untuk 156 korban.

Masih menurut Hasto, alokasi tahun 2020 merupakan anggaran terendah yang diterima oleh LPSK sepanjang lima tahun terakhir. Sejak 2015—2018, anggaran LPSK berada di kisaran Rp.75—150 miliar. Kembali turun drastis di tahun 2019, menjadi Rp.65 miliar dengan rencana penambahan anggaran sebesar Rp.10 miliar.

Sementara penyerapan anggaran LPSK setiap tahunnya berada di posisi nyaris 100%. Situasi ini tidak terlepas dari anggaran LPSK yang masih tergantung pada Kementerian Sekretariat Negara sebagai satuan kerjanya yang membuat LPSK tidak mandiri dalam menentukan anggaran.

Untuk diketahui, sejak 2008 hingga Juli 2019 tercatat 11.354 permohonan perlindungan masuk ke LPSK. Sementara jumlah terlindung LPSK di tahun 2019 tercatat 3.179 terlindung. Para terlindung ini di antaranya mendapatkan layanan berupa perlindungan fisik, penempatan rumah aman, pengawalan melekat, pendampingan pada proses hukum, penggantian biaya hidup, bantuan medis, psikologis, psikososial serta fasilitasi restitusi dan kompensasi. (*)

Sumber berita (*/Humas LPSK)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMO-Indonesia Jalin Komunikasi dengan Dewan Pers

    IMO-Indonesia Jalin Komunikasi dengan Dewan Pers

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Tim Papat yang didaulat oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Media Online ( IMO ) Indonesia untuk membuka dan menjalin komunikasi sekaligus beraudiensi dengan dengan Dewan Pers akhirnya dapat terealisasi”, ujar Yakub F. Ismail Ketua Umum IMO-Indonesia kepada awak media di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019. Yakub juga menuturkan bahwa Tim papat […]

  • Lafaek Viqueque : Eurico Guteres Tak Pantas Terima Penghargaan Pemerintah RI

    Lafaek Viqueque : Eurico Guteres Tak Pantas Terima Penghargaan Pemerintah RI

    • calendar_month Sen, 20 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang–NTT, Garda Indonesia | Lafaek Viqueque, julukan eks pejuang Timtim, Afonsu Hendrique Dacosta Soares Pinto mengatakan, bahwa Eurico Guteres berasal dari kelompok fretelin, tidak pantas menerima penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia (RI). Seorang Eurico Guteres diberikan tanda jasa utama merupakan kekeliruan besar dari pemerintah RI. “Eurico Guteres itu siapa sih? Dia anak kecil yang baru […]

  • Pulau Padar & Eksplorasi Bank Indonesia Perwakilan NTT

    Pulau Padar & Eksplorasi Bank Indonesia Perwakilan NTT

    • calendar_month Rab, 23 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Mengenal Pulau Padar di gugusan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); bagi yang belum pernah melihat langsung, cukup dengan melihat lekukan indah pulau tersebut melalui uang lembaran Rp.50.000,- (lima puluh ribu rupiah) terbitan Bank Indonesia. Namun, bagi yang telah melihat langsung, menapaki, merasakan degup jantung turun […]

  • Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai orang Ende yang tinggal di Pulau Timor sudah sepantasnya memberikan penghargaan terbaik sebagai ungkapan terima kasih karena telah hidup dan menetap di Pulau Timor.   Kupang | Arus dukungan kepada pasangan calon gubernur dan aakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Andre Garu (SIAGA) dalam pilkada serentak NTT pada 27 November 2024 semakin deras […]

  • Kapolri Sebut Polri Harus Mau Dikritik dan Terima Masukan

    Kapolri Sebut Polri Harus Mau Dikritik dan Terima Masukan

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menghelat stand up comedy dan festival musik dalam rangkaian acara HUT ke-77 Bhayangkara di Lippo Kemang Mall pada Minggu, 23 Juli 2023. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pun berkesempatan hadir. Jenderal Polisi Listyo Sigit mengatakan, acara stand up comedy ini diharapkan menjadi ajang penyampaian kritik […]

  • PB PERTINA NTT Berharap Ada ‘Try Out’ Sebelum PON 2020

    PB PERTINA NTT Berharap Ada ‘Try Out’ Sebelum PON 2020

    • calendar_month Kam, 12 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB PERTINA) Provinsi NTT kembali melepas enam atlet tinju yang akan berlaga pada Pra PON tahap II di Bogor, Jawa Barat. Keenam atlet tersebut akan melakoni pertandingan mulai tanggal 13—20 Desember 2019. David CHR Hari salah satu pelatih tim tinju Pra PON NTT pada saat […]

expand_less