Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tantangan Petugas PLN Rawat Transmisi 70 kV Pulau Flores

Tantangan Petugas PLN Rawat Transmisi 70 kV Pulau Flores

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

Loading

Pohon dan vegetasi di sepanjang jalur tol listrik Flores tumbuh lebih cepat dibandingkan di daerah lain, menciptakan potensi gangguan terhadap jaringan transmisi PLN.

 

Flores | Pulau Flores dikenal dengan tanahnya yang subur sebagai dampak positif dari endapan vulkanik gunung berapi yang tersebar di beberapa wilayah pulau Flores. Kesuburan ini membawa keuntungan bagi sektor pertanian, tetapi di sisi lain juga menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan keandalan sistem kelistrikan.

Pohon dan vegetasi di sepanjang jalur tol listrik Flores tumbuh lebih cepat dibandingkan di daerah lain, menciptakan potensi gangguan terhadap jaringan transmisi PLN.

Selain pertumbuhan tanaman yang lebih cepat, topografi pulau Flores yang berbukit dan curam, dengan instalasi kelistrikan yang melewati area tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemeliharaan jaringan transmisi. Banyak jalur Tol Listrik Flores melintasi pegunungan dan lembah yang sulit dijangkau, sehingga kegiatan pemangkasan pohon memerlukan strategi khusus dibandingkan dengan akses yang lebih mudah ke lokasi.

Di sisi lain, sebagian besar lahan di Flores merupakan tanah adat atau dikelola oleh masyarakat setempat. Banyak pohon yang berada di sekitar right of way (ROW) jalur transmisi, merupakan tanaman produktif, dan memiliki nilai ekonomi bagi pemiliknya, sehingga masyarakat perlu dilibatkan dalam menjaga pelayanan keandalan penyaluran energi listrik.

Menilik kondisi ini, maka PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang meningkatkan keandalan pasokan listrik dalam menghadapi Ramadan 1446H dengan melakukan pemeliharaan jaringan transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di Pulau Flores pada Jumat, 7 Maret 2025.

Salah satu fokus PLN adalah mengelola tegakan kritis, yakni pohon atau vegetasi yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan transmisi 70 kilo Volt (kV) yang berpotensi mengganggu penyaluran energi listrik. Tegangan tinggi 70 kV yang mengalir pada jaringan transmisi bisa memicu hubungan arus pendek jika pohon lebih dekat bahkan menyentuh konduktor, yang dapat mengakibatkan penghentian aliran listrik hingga gangguan sistem yang lebih luas.

Topografi pulau Flores. Foto : tim PLN UIW NTT

Listrik andal saat Ramadan 1446H

Muhammad Husen selaku Manager Unit Pelaksana Transmisi Kupang, mengatakan dengan strategi ini, PLN berharap dapat meminimalkan gangguan listrik akibat tegakan kritis, sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.

“Keandalan tol listrik Flores sangat penting untuk mendukung pertumbuhan industri, pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.” ujarnya.

Husen pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat atas kerja sama dan dukungannya serta partisipasinya dalam turut menjaga keandalan penyaluran pasokan energi listrik di tol listrik Flores.

“Kepada warga yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, semoga lancar ibadah puasanya dan memberi manfaat dengan dukungan pasokan energi listrik,” tandasnya.

Theodorus Seda, salah satu warga Tutubhada Kabupaten Nagekeo, menyampaikan terima kasih atas semangat PLN menjaga listrik terus menyala dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan teristimewa di bulan suci Ramadan 1446H.

“Terima kasih atas kerja sama yang baik sudah melibatkan kami dalam turut menjaga listrik tetap andal selama bulan Ramadan. Semoga sinergi dan kerja sama baik yang sudah dilaksanakan ini berkelanjutan sehingga semakin banyak warga yang memahami pentingnya menjaga instalasi kelistrikan bebas dari pohon dan listrik tetap andal,” ujarnya.

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik di bulan suci Ramadan 1446H, PLN melakukan beberapa kegiatan antara lain pemantauan & pendataan vegetasi menggunakan teknologi drone, pemangkasan berkelanjutan (pemangkasan rutin dilakukan dengan metode selektif, mempertimbangkan aspek keamanan listrik dan lingkungan) dan memastikan jalur transmisi tetap aman.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MotoGP Mandalika 3—5 Oktober 2025 Tersedia 121 Ribu Tiket

    MotoGP Mandalika 3—5 Oktober 2025 Tersedia 121 Ribu Tiket

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Loading

    Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2025 baru mencapai 30 persen dari total 121 ribu kursi, meski skema baru satu tiket tiga hari dinilai lebih menguntungkan penonton. Harga tiket berkisar Rp400 ribu hingga Rp15 juta masih menjadi pertimbangan daya beli masyarakat.   Lombok | MotoGP Mandalika 2025 siap dihelat pada 3—5 Oktober 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina […]

  • 7 Fraksi DPRD TTS Bentuk Panitia Hak Angket dan Mulai Bekerja

    7 Fraksi DPRD TTS Bentuk Panitia Hak Angket dan Mulai Bekerja

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), telah membentuk panitia hak angket, untuk menyelidiki lebih dalam terhadap pelaksanaan suatu undang-undang/kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Setelah […]

  • Forum PRB NTT Dinilai Mampu Ejawantah Kesiapsiagaan Bencana

    Forum PRB NTT Dinilai Mampu Ejawantah Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) hadir sebagai wadah untuk meningkatkan kolaborasi multi pihak dalam mengurangi risiko bencana. Hal ini menjadi langkah strategis dalam menjembatani hubungan pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan ide-ide upaya penanggulangan bencana di daerahnya masing-masing. Tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, Forum PRB merupakan salah […]

  • CEO Forum 2024, Dirut PLN Ajak Selaraskan Derap Langkah

    CEO Forum 2024, Dirut PLN Ajak Selaraskan Derap Langkah

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Ibu Kota Nusantara | Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengajak ratusan CEO perusahaan di Indonesia untuk terus menyelaraskan langkah dalam melanjutkan pembangunan nasional sekaligus mewujudkan mimpi Indonesia ke depan. Hal ini disampaikannya di hadapan Presiden Joko Widodo dan para CEO yang hadir pada acara Kompas100 CEO Forum 2024 yang dihelat di Istana Garuda Ibu […]

  • OJK NTT Latih Literasi Keuangan Perempuan UMKM di Pulau Timor

    OJK NTT Latih Literasi Keuangan Perempuan UMKM di Pulau Timor

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Tim OJK NTT
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Loading

    Asisten Direktur Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan LMS OJK Provinsi NTT, Polantoro, menyampaikan bahwa roadshow ini difokuskan pada peningkatan literasi dan inklusi keuangan pada kelompok prioritas yaitu perempuan, pemuda dan pekerja informal.   Kupang | Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) berkomitmen untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat […]

  • BPS NTT: Deflasi Pada Maret 2019 Searah Maret 2018

    BPS NTT: Deflasi Pada Maret 2019 Searah Maret 2018

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang sering digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari presentasi perubahan IHK […]

expand_less