Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tantangan Petugas PLN Rawat Transmisi 70 kV Pulau Flores

Tantangan Petugas PLN Rawat Transmisi 70 kV Pulau Flores

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Pohon dan vegetasi di sepanjang jalur tol listrik Flores tumbuh lebih cepat dibandingkan di daerah lain, menciptakan potensi gangguan terhadap jaringan transmisi PLN.

 

Flores | Pulau Flores dikenal dengan tanahnya yang subur sebagai dampak positif dari endapan vulkanik gunung berapi yang tersebar di beberapa wilayah pulau Flores. Kesuburan ini membawa keuntungan bagi sektor pertanian, tetapi di sisi lain juga menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan keandalan sistem kelistrikan.

Pohon dan vegetasi di sepanjang jalur tol listrik Flores tumbuh lebih cepat dibandingkan di daerah lain, menciptakan potensi gangguan terhadap jaringan transmisi PLN.

Selain pertumbuhan tanaman yang lebih cepat, topografi pulau Flores yang berbukit dan curam, dengan instalasi kelistrikan yang melewati area tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemeliharaan jaringan transmisi. Banyak jalur Tol Listrik Flores melintasi pegunungan dan lembah yang sulit dijangkau, sehingga kegiatan pemangkasan pohon memerlukan strategi khusus dibandingkan dengan akses yang lebih mudah ke lokasi.

Di sisi lain, sebagian besar lahan di Flores merupakan tanah adat atau dikelola oleh masyarakat setempat. Banyak pohon yang berada di sekitar right of way (ROW) jalur transmisi, merupakan tanaman produktif, dan memiliki nilai ekonomi bagi pemiliknya, sehingga masyarakat perlu dilibatkan dalam menjaga pelayanan keandalan penyaluran energi listrik.

Menilik kondisi ini, maka PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang meningkatkan keandalan pasokan listrik dalam menghadapi Ramadan 1446H dengan melakukan pemeliharaan jaringan transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di Pulau Flores pada Jumat, 7 Maret 2025.

Salah satu fokus PLN adalah mengelola tegakan kritis, yakni pohon atau vegetasi yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan transmisi 70 kilo Volt (kV) yang berpotensi mengganggu penyaluran energi listrik. Tegangan tinggi 70 kV yang mengalir pada jaringan transmisi bisa memicu hubungan arus pendek jika pohon lebih dekat bahkan menyentuh konduktor, yang dapat mengakibatkan penghentian aliran listrik hingga gangguan sistem yang lebih luas.

Topografi pulau Flores. Foto : tim PLN UIW NTT

Listrik andal saat Ramadan 1446H

Muhammad Husen selaku Manager Unit Pelaksana Transmisi Kupang, mengatakan dengan strategi ini, PLN berharap dapat meminimalkan gangguan listrik akibat tegakan kritis, sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.

“Keandalan tol listrik Flores sangat penting untuk mendukung pertumbuhan industri, pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.” ujarnya.

Husen pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat atas kerja sama dan dukungannya serta partisipasinya dalam turut menjaga keandalan penyaluran pasokan energi listrik di tol listrik Flores.

“Kepada warga yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, semoga lancar ibadah puasanya dan memberi manfaat dengan dukungan pasokan energi listrik,” tandasnya.

Theodorus Seda, salah satu warga Tutubhada Kabupaten Nagekeo, menyampaikan terima kasih atas semangat PLN menjaga listrik terus menyala dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan teristimewa di bulan suci Ramadan 1446H.

“Terima kasih atas kerja sama yang baik sudah melibatkan kami dalam turut menjaga listrik tetap andal selama bulan Ramadan. Semoga sinergi dan kerja sama baik yang sudah dilaksanakan ini berkelanjutan sehingga semakin banyak warga yang memahami pentingnya menjaga instalasi kelistrikan bebas dari pohon dan listrik tetap andal,” ujarnya.

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik di bulan suci Ramadan 1446H, PLN melakukan beberapa kegiatan antara lain pemantauan & pendataan vegetasi menggunakan teknologi drone, pemangkasan berkelanjutan (pemangkasan rutin dilakukan dengan metode selektif, mempertimbangkan aspek keamanan listrik dan lingkungan) dan memastikan jalur transmisi tetap aman.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stefen Messakh Dilantik Sebagai Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT

    Stefen Messakh Dilantik Sebagai Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT

    • calendar_month Rab, 10 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jajaran direksi dan komisaris Bank NTT bersama pemegang saham pengendali, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meneguhkan dan menetapkan Paulus Stefen Messakh, S.E. sebagai Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur yang dilangsungkan di ruang rapat Gubernur NTT […]

  • Kasus di KPI Pusat, Yusi Yusuf : Korban ‘Bullying’ Pegawai KPI Itu Teman Saya

    Kasus di KPI Pusat, Yusi Yusuf : Korban ‘Bullying’ Pegawai KPI Itu Teman Saya

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bakal menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis dan bully ‘perundungan’ yang terjadi di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. “Saya sudah arahkan untuk lidik,” kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, pada Kamis, 2 September 2021. Ketua Forum Lingkar Pena (FLP Jakarta) periode 2013—2015 […]

  • TBC Penyebab Kematian Terbanyak Ke-3 di NTT Tahun 2017

    TBC Penyebab Kematian Terbanyak Ke-3 di NTT Tahun 2017

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Karolus Ngambut, SKM, MKes. Ketua Program Studi Kesehatan Lingkungan Poltekes Kemenkes Kupang Kupang-NTT, Garda Indonesia | Refleksi dalam rangka memperingati Hari TBC Sedunia Minggu, 24 Maret 2019, ditulis dengan gaya apa adanya, santai dan sedikit menyentil tentang kondisi riil saat ini dengan berbagai ritme kehidupan Hok hok hok… demikian bunyi batuk dari seorang lelaki […]

  • Lima Kandidat Dirut PDAM Kota Kupang Ikut Wawancara Akhir

    Lima Kandidat Dirut PDAM Kota Kupang Ikut Wawancara Akhir

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | 5 (lima) kandidat direktur utama perusahaan daerah air minum (Dirut PDAM) Kota Kupang mengikuti wawancara akhir oleh Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh. Wawancara berlangsung pada Rabu, 1 Februari 2023 di rumah jabatan Wali Kota Kupang. Selain Penjabat Wali Kota Kupang bersama para staf khususnya, turut terlibat dalam wawancara akhir […]

  • Jokowi Sapa Massa Pendukung Dengan Bahasa Melayu Kupang

    Jokowi Sapa Massa Pendukung Dengan Bahasa Melayu Kupang

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Selamat Siang bagi kita semua, Shalom, Lu pung kabar karmana? Bae bae sa ko?”, sapa Jokowi dengan Bahasa Melayu Kupang kepada puluhan ribu massa pendukung yang memadati areal Lapangan Sitarda di Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 8 April 2019 Puluhan ribu massa […]

  • Kelaparan di Papua Tengah Jadi Atensi Khusus Jokowi

    Kelaparan di Papua Tengah Jadi Atensi Khusus Jokowi

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penanganan secepatnya terhadap masalah kelaparan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di wilayah Papua Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangannya kepada awak media usai meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta, pada Senin, 31 Juli 2023. “Saya sudah perintahkan kepada Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan […]

expand_less