Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Teropong Putra Lembata Terhadap Pembangunan Geotermal di Atadei

Teropong Putra Lembata Terhadap Pembangunan Geotermal di Atadei

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
  • visibility 239
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Saat ini, sistem kelistrikan Flores memiliki kapasitas terpasang 114 MW dengan beban puncak 99,14 MW. Namun, sekitar 85 persen bauran energinya masih didominasi fosil, dengan impor 108.600 ton batu bara dan 92,6 juta liter solar B35 per tahun. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperbesar kontribusi energi baru terbarukan.

PLTP menjadi solusi unggulan karena mampu menyediakan listrik stabil, tidak bergantung pada cuaca, serta memiliki emisi karbon rendah, sekitar ±75 gram CO₂e per kWh, jauh lebih kecil dibanding pembangkit berbasis fosil. Beberapa wilayah kerja panas bumi (WKP) yang tengah dikembangkan, antara lain Ulumbu di Manggarai, Atadei di Lembata, Oka Ile Ange di Flores Timur, serta Wae Sano di Manggarai Barat.

Selama lebih dari dua dekade, warga Lembata mendambakan agar potensi panas bumi di wilayah mereka dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan listrik yang andal dan mendorong kemajuan daerah. Harapan itu kini kian nyata seiring komitmen pemerintah dan PLN dalam mengembangkan energi bersih di Flores.

Respons positif datang dari Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar. Sebagai anak asli Desa Nubahaeraka, yang saat ini menjadi salah satu lokus eksplorasi panas bumi Atadei, memandang pembangunan geotermal secara prinsip sebagai langkah yang positif.

Menurut John Ladjar, saat ini kita sedang berada dalam era transisi energi. Ketergantungan pada pembangkit berbasis fosil semakin tidak relevan, baik dari sisi keberlanjutan iklim maupun efisiensi jangka panjang. Energi panas bumi adalah salah satu sumber energi terbarukan yang lebih rendah emisi dan relatif stabil dibandingkan pembangkit berbasis batu bara maupun diesel.

Namun, pertanyaannya bukan sekadar apakah diperlukan atau tidak, melainkan bagaimana proyek ini dijalankan dan siapa yang benar-benar merasakan manfaatnya. Jika geotermal Atadei ingin menjadi simbol kemajuan Lembata, maka proyek ini harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah eksplorasi. Ia tidak boleh berdiri sebagai proyek energi semata, tetapi harus menjadi instrumen transformasi kesejahteraan lokal.

Ditekankan John Ladjar, ada beberapa prinsip penting yang perlu dijaga yakni

• Mitigasi risiko secara ketat dan transparan

Aktivitas eksplorasi dan eksploitasi panas bumi memiliki potensi risiko geologi, lingkungan, maupun sosial. Karena itu, kajian ilmiah yang komprehensif, mekanisme mitigasi yang jelas, serta komunikasi publik yang terbuka kepada masyarakat menjadi keharusan.

• Manfaat ekonomi lokal yang terukur

Masyarakat sekitar harus masuk dalam rantai nilai proyek—baik melalui peluang kerja, penguatan usaha lokal, maupun dukungan terhadap sektor pertanian, perkebunan dan peternakan sebagai sumber penghidupan utama.

• Skema pemberdayaan komunitas yang sistematis

Pembangunan energi harus berjalan paralel dengan penguatan kapasitas masyarakat. Pelatihan keterampilan, pengembangan kewirausahaan, penguatan kelembagaan ekonomi desa, serta akses pada layanan pendukung menjadi bagian penting agar masyarakat dapat keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Sesuai konteks ini, CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri), dengan pengalaman mendampingi ribuan petani kecil di Timor Barat dalam penguatan kelembagaan, livelihood, dan ketahanan iklim, pada prinsipnya terbuka untuk bermitra dengan pemerintah maupun pengembang proyek guna memastikan bahwa pembangunan energi ini benar-benar menghadirkan keadilan sosial dan ekonomi bagi komunitas terdampak.

Bagi John Ladjar, geotermal Atadei adalah peluang. Ia diperlukan untuk masa depan energi Lembata. Tetapi keberhasilannya akan sangat ditentukan oleh sejauh mana proyek ini inklusif, aman, transparan, dan berpihak pada masyarakat lokal.

“Energi terbarukan harus bukan hanya ramah iklim, tetapi juga ramah rakyat,” tekan John Ladjar pada Rabu, 4 Maret 2026.

  • Penulis: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CSR 100 Juta Bank NTT bagi SLB Ruteng dan Klinik Rehabilitasi Jiwa

    CSR 100 Juta Bank NTT bagi SLB Ruteng dan Klinik Rehabilitasi Jiwa

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT BPD NTT) menyerahkan tanda cintanya berupa dana corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp100 juta kepada dua lembaga di Ruteng, Kabupaten Manggarai, yakni SLB Karya Murni Ruteng dan Klinik Rehabilitasi Jiwa Renceng Mose pada Jumat, 3 Maret 2023. Masing-masing lembaga menerima dana sebesar Rp50 […]

  • PROGRES! PLN Ekspose Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu Poco Leok

    PROGRES! PLN Ekspose Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu Poco Leok

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    PLN UIP Nusra menargetkan pembebasan tanah PLTP Ulumbu (2x20MW) Unit 5-6 dapat selesai pada Desember 2024 berpegang pada dasar hukum pengadaan tanah, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, dan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 19 Tahun 2021 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun […]

  • 45 PMI Asal NTT Pulang Saat Pandemi Covid dan Ada 7 PMI Siap Dipulangkan

    45 PMI Asal NTT Pulang Saat Pandemi Covid dan Ada 7 PMI Siap Dipulangkan

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Sekarang ini untuk mengirimkan tenaga kerja ada sistim yang dibangun, seperti berangkat dari tahun sekian dan dari daerah mana, ke negara ini, itu kan ada. Itu bagian legal artinya terdaftar secara baik yang harus mengikuti pelatihan tiga bulan, dianggap layak dulu baru berangkat,” beber Plt. Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi […]

  • Panglima TNI : TNI-Polri Siapkan Operasi Kemanusiaan di Pulau Galang

    Panglima TNI : TNI-Polri Siapkan Operasi Kemanusiaan di Pulau Galang

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Loading

    Kepulauan Riau, Garda Indonesia | Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama seluruh komponen bangsa lainnya sedang mempersiapkan operasi kemanusiaan di Pulau Galang, termasuk rencana pembangunan rumah sakit khusus untuk menangani wabah Virus Corona atau Covid-19 oleh Pemerintah atau instansi terkait. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi […]

  • Geledah Eks Sekretariat FPI, Densus 88 Temukan Bahan Peledak

    Geledah Eks Sekretariat FPI, Densus 88 Temukan Bahan Peledak

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Densus 88 Antiteror menggeledah eks kantor sekretariat Front Pembela Islam di Petamburan, Jakarta Pusat. Densus 88 menemukan sejumlah bahan peledak, yakni triacetone triperoxide (TATP). “Terakhir ada beberapa botol plastik yang berisi cairan TATP. Cairan TATP ini merupakan aseton yang digunakan untuk bahan peledak,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad […]

  • PLN NTT SIAGA, Amankan Listrik Pilkada Serentak 2024

    PLN NTT SIAGA, Amankan Listrik Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Menghadapi momen Pilkada Serentak 2024, PLN NTT menyiagakan 1.170 orang personil yang terdiri dari 411 pegawai dan 759 tenaga alih daya di 71 titik lokasi strategis dengan membentuk 21 posko serta untuk mendukung kegiatan operasional PLN menyiagakan 50 unit mobil, 203 sepeda motor.   Kupang | Momen pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 37 Provinsi […]

expand_less