Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Tiga Rumah Tuhan Gershom Soetopo

Tiga Rumah Tuhan Gershom Soetopo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
  • visibility 250
  • comment 1 komentar

Loading

Oleh Dahlan Iskan

Namanya Gershom Soetopo. Usianya 102 tahun. Pendiri Gereja Bethel Tabernakel. Pendeta unggul di Surabaya. Anaknya lima orang: semuanya jadi pendeta. Cucunya 11 orang. Semua jadi pendeta. Cicitnya 9 orang: masih kecil-kecil. Kalau semua cicitnya kelak juga jadi pendeta apa harus dikata. Mungkin satu-satunya di dunia.

Sabtu lalu, Pendeta Gershom meninggal dunia. Saya melayat. Di rumahnya. Yang juga gereja pertamanya. Di Jalan Mojopahit Surabaya. Jenazahnya disemayamkan di gereja itu. Selama seminggu. Sebelum dimakamkan di Nirwana, dekat Lawang, Malang. Senin besok pagi. Di sebelah makam istrinya. Yang meninggal lebih dulu. Lebih dua tahun lalu.

Keluarga kami akrab dengan keluarga pendeta ini. Saya sendiri terakhir bertemu beliau dua tahun lalu. Tidak sengaja. Di halaman supermarket Hokky Surabaya.

Tiba-tiba beliau memanggil saya yang lagi berjalan ke arah mobil. Beliau sendiri masih berada di dalam mobil. Siap-siap meninggalkan supermarket itu. Sambil memanggil nama saya, mobilnya berhenti. Semua keluarganya disuruh turun. Mobil Alphard itu penuh sesak dengan sebagian anak dan cucunya.

”Izinkan kami mendoakan pak Dahlan,” kata pendeta Gershom yang hari itu usianya genap 100 tahun. Maka keluarga itu mengelilingi saya. Berdiri hikmat. Di halaman supermarket. Pak pendeta lantas berdoa. Untuk keselamatan saya. Juga untuk terbebasnya belenggu saya.

Saya berterima kasih atas ketulusan doanya.

Gershom adalah nama baptisnya. Diambil dari nama anak pertama Nabi Musa. Soetopo adalah nama Indonesianya. Setelah menjadi WNI. Nama lahirnya adalah Poo Guan Sien. Tempat lahir: Fujian, Tiongkok. Dari kabupaten Tinghua. Poo melakukan perjalanan xia-nan-yang ketika umur 17 tahun. Sendirian. Orang tuanya sudah meninggal dunia. Saat Poo masih berumur 10 tahun.

Merasa sudah dewasa Poo ikut kapal yang mengarah ke Selatan. Ke satu wilayah yang kelak bernama Republik Indonesia. Tahun 1943 Poo tiba di Surabaya. Mencari keluarga jauhnya. Yang sudah lebih dulu tiba di sini. Lima tahun di Surabaya Poo jatuh sakit. Parah. Seperti tidak ada harapan lagi.

”Teman-temannya membopong ayah ke gereja di Jalan Rajawali. Untuk minta penyembuhan ke pendeta Belanda di gereja itu,” ujar Henoch Soetopo, putra keempat  almarhum. Gereja itu tidak jauh dari tempat Poo tinggal. Di kawasan sekitar Kembang Jepun Surabaya.

Pendeta di gereja itu orang Belanda: FG van Gessel. Yang dulunya pejabat di kilang minyak Cepu. Yang ketika kilang itu dinasionalisasi van Gessel tidak pulang ke Belanda. Pilih jadi pendeta di Surabaya.

Pendeta van Gessellah yang membaptis Poo.

Ia merasa harus tobat. Masa mudanya telah rusak. Oleh gaya mudanya. Sampai jatuh sakit karena itu. Akhirnya Poo tekun belajar Al Kitab. Sepenuh hati. Totalitas. Sampai bisa jadi pengajar Al Kitab. Bahkan sampai mendirikan sekolah Injil di Lawang. Kini dikenal sebagai Sekolah Tinggi Teologi Lawang.

Bahkan di tahun 1957 Poo Guan Sien meninggalkan gereja lamanya. Mendirikan sinode gereja sendiri: Gereja Bethel Tabernakel Indonesia.

”Sekarang gereja kami memiliki 1.200 pendeta,” kata Henoch.

Anak pertama, putri, Lois Soetopo, mendirikan gereja Tabernakel Jesus Juru Selamat. Di Banyumas. Dengan jumlah gereja sudah 10 buah.

Anak kedua, Paul Soetopo, sudah mendirikan dua gereja Tabernakel. Di Kanada. Ia memang menetap di sana. Dengan tiga anaknya. Yang semua jadi pendeta di Kanada.

Anak ketiga, Lukas Soetopo, mendirikan gereja Tabernakel Alfa Omega di Surabaya barat. Kini sudah membawahi lima gereja. Keempat anak Lukas semua jadi pendeta. Di Alfa Omega itu.

Anak keempat, Henoch, mendirikan gereja Tabernakel Aletheia. Baru satu gereja. Dua anaknya jadi pendeta di Aletheia.

Dan anak kelima, putri, Ruth Soetopo, memutuskan tidak berkeluarga. Menjadi pendeta di gereja induk bersama sang pendiri.

Begitulah. Keluarga ini begitu mendalamnya beragama. Sampai memberi nama gerejanya: Gereja Bethel Tabernakel.

Gereja berarti Rumah Tuhan.

Bethel berarti Rumah Tuhan.

Tabernakel berarti Rumah Tuhan.

Kurang apa…

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

  • Suharto Hadi

    P.Gersom S dpanggil T u .tobat n jadi Pdt (pe
    kerja/hamba) T …akn hidup kekal d Surga.
    Kita sama d panggil T u.tobat n jadi anak Al
    lah ….akn hidup kekal d Surga . ( anak = ber
    asal dari ) . Hidup selamat d dunia n Surga .

    Balas23 November 2022 1:43 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kominfo Prediksi Bakal Terjadi Kenaikan Traffic Selular Saat Lebaran 2020

    Kominfo Prediksi Bakal Terjadi Kenaikan Traffic Selular Saat Lebaran 2020

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memprediksi bakal terjadi kenaikan traffic selular atau lalu lintas data saat lebaran hingga mencapai 40 persen. Hal itu diperkuat dengan adanya kebijakan yang diambil pemerintah kepada masyarakat untuk melaksanakan Work From Home atau bekerja di rumah sebagai upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. “Kami juga […]

  • “Cukup Alat Bukti” KPK Tahan Hakim Yustisial MA Edy Wibowo

    “Cukup Alat Bukti” KPK Tahan Hakim Yustisial MA Edy Wibowo

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dari rangkaian penyidikan perkara dengan tersangka Sudrajad Dimyati, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan adanya kecukupan alat bukti terkait dugaan perbuatan pidana lain dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Adapun konstruksi perkara diawali adanya gugatan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) ke Pengadilan Negeri Makassar yang diajukan oleh PT MHJ sebagai […]

  • Bebas Bersyarat, Terpidana Kasus Ujaran Kebencian Jokowi

    Bebas Bersyarat, Terpidana Kasus Ujaran Kebencian Jokowi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Pardiman menegaskan, Bambang masih berpegang pada keyakinannya terkait dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo, bahkan siap melakukan sumpah mubahala bersama tokoh lain untuk memperkuat sikapnya.   Sragen | Bambang Tri Mulyono, penulis buku kontroversial Jokowi Undercover yang tengah menjalani masa tahanan di Lapas Kelas IIA Sragen, akhirnya memperoleh pembebasan bersyarat pada Selasa pagi, 26 […]

  • Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Mini Festival Titik Kumpul dihelat di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur selama 3 (tiga) hari berhasil mendatangkan 2.450 pengunjung terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Festival ini juga mengundang perhatian para pelaku ekonomi kreatif dan pengunjung dari beberapa kabupaten tetangga seperti Lembata, Sikka, dan Ende. Bahkan diaspora warga Larantuka dari […]

  • Pasca-Kerusuhan Wamena, 50 Perantau Minang Tiba di Kampung Halaman

    Pasca-Kerusuhan Wamena, 50 Perantau Minang Tiba di Kampung Halaman

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Padang, Garda Indonesia | Sebanyak 50 orang perantau Minangkabau tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pukul 20.50 WIB dengan menggunakan pesawat Batik Air, pada Kamis, 3 Oktober 2019. http://gardaindonesia.id/2019/09/26/400-warga-sumatra-barat-di-wamena-minta-pulang-ke-kampung-halaman/ Kedatangan perantau Minang tersebut disambut haru oleh Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Sumbar Syaifullah dan Kepala Dinas Sosial Jumaidi, Dinas Pemberdayaan Perempuan Biro […]

  • Sosialisasi Empat Pilar di Jemaat Calvari Oebelo, Anita Gah: Ini Bukan Kampanye

    Sosialisasi Empat Pilar di Jemaat Calvari Oebelo, Anita Gah: Ini Bukan Kampanye

    • calendar_month Jum, 15 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang, Garda Indonesia | Anggota DPR RI dari politisi Partai Demokrat, Komisi X bidang pendidikan, Anita Jacoba Gah,SE., konsisten dalam melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat dan sebagai wujud nyata pelaksanaan tugas MPR RI dalam hal menanamkan program Kerja MPR RI; mengisi masa resesnya di awal tahun 2019 dengan mengadakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Berlangsung pada […]

expand_less