Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Tokoh Adat Poco Leok: “PLN itu Sudah Seperti Anak Kami”

Tokoh Adat Poco Leok: “PLN itu Sudah Seperti Anak Kami”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram, Garda Indonesia | Rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diamanatkan kepada PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara masyarakat sekitar dengan perusahaan.

Tokoh adat Desa Wewo, Petrus Mada Ragat, bahkan menyebut hubungan antara masyarakat adat Poco Leok dengan PT PLN (Persero) layaknya orang tua dan anak yang saling membutuhkan dan saling melengkapi satu sama lain.

“Sejak awal kami menerima secara adat. Dan, pihak PLN sudah menerima adat dari kami. Sangat luar biasa. (Sekarang) kami menganggap orang PLN itu sudah seperti anak kami,” ucapnya.

Petrus Mada Ragat beserta masyarakat Desa Wewo terharu menyaksikan pihak PT PLN (Persero) UIP Nusra dengan hikmat dan penuh hormat menjalankan setiap proses adat yang berlaku di Desa Wewo, seperti adat tabe gendang.

“Kami sampaikan dengan menerima adat seperti ini, jangan khawatir lagi. kita anggap PLN sebagai orang Wewo. Dengan sosialisasi seperti ini kami bangga sekali, berarti kami tahu pihak PLN menghargai kami masyarakat Desa Wewo,” tandasnya.

Bukan hanya Petrus, warga Gendang Lelak, Yohanes Haman, bahkan getol mendukung proyek pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 di Poco Leok. Menurutnya banyak dari rumah tangga, khususnya di Gendang Lelak, yang mendambakan listrik PLN.

“Proyek ini akan banyak membawa kebaikan bagi masyarakat Gendang Lelak. Bahkan, dengan kehadiran proyek ini bisa membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak kami ke depannya,” kata Yohanes Haman.

CSR PLN Beri Dampak Positif

Di samping menjalankan visi pemerintah dalam upaya mencapai net-zero emission (NZE) pada 2060 melalui pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) PLTP Ulumbu di wilayah panas bumi, Flores, PT PLN (Persero) UIP Nusra juga aktif membaur, beradaptasi, dan berkontribusi dalam peningkatan potensi wilayah Poco Leok melalui program-program corporate social responsibility (CSR).

Program-program ini dirumuskan oleh PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui musyawarah bersama masyarakat setempat di berbagai gendang yang tersebar di Desa Wewo, Desa Lungar, dan Desa Mocok yang dibalut dalam kegiatan free prior informed consent (FPIC) atau persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (PADIATAPA).

“Kami minta aspirasi masyarakat terkait program apa yang masyarakat butuhkan. Aspirasi ini kami kumpulkan dan susun dalam berita acara. Kami juga komunikasi dengan Pemda terkait program apa yang baik untuk kami jalankan. Salah satu program yang tercetus ialah hortikultura,” ucap General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan.

Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ‘Desa Berdaya’ bantuan budidaya hortikultura ini, sebanyak 14 kelompok tani Poco Leok telah terlibat dan merasakan manfaat budidaya hortikultura.

Pendamping program hortikultura, Sulastri Nofamet, mengaku senang dengan adanya program bantuan budidaya hortikultura ini. Sebab sebelumnya belum ada kelompok tani yang menerapkan hortikultura, padahal potensinya sangat besar.

“Manfaatnya banyak sekali. Karena masyarakat sebelumnya setiap hari ketemunya hanya daun singkong. Pas ada bantuan hortikultura ini kami senang karena sayur-sayur yang belum pernah kami garap bisa kami nikmati sekarang,” ujar anggota kelompok tani Canai, Lea Samasing.

Selain bantuan budidaya hortikultura dari mulai persiapan sampai tahap pemasaran, PT PLN (Persero) UIP Nusra secara persisten memberdayakan masyarakat sekitar kawasan pengembangan PLTP Ulumbu 5—6 Poco Leok melalui berbagai program CSR, antara lain program bantuan anak babi untuk kelompok ternak, bantuan pemasangan instalasi listrik gratis, bantuan untuk anak-anak stunting, sampai pelatihan konversi motor listrik untuk murid-murid SMK setempat.

“Melalui program ini PLN berharap dapat berkontribusi meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dan menggerakkan roda perekonomian daerah,” kata GM Abdul Nahwan.

Bersama masyarakat setempat, berbagai kegiatan dan program yang masih dan akan dijalankan PT PLN (Persero) UIP Nusra dapat berjalan lancar. Di samping itu, kolaborasi ini juga membuka jalan penggarapan proyek infrastruktur kelistrikan PT PLN (Persero). Sebab masyarakat selalu hadir dan terlibat aktif dalam menjaga keberlanjutan dan kesuksesan setiap proyek PT PLN (Persero), khususnya pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok.

“Melalui surat ini kami masyarakat adat menyampaikan mendukung proyek pengembangan PLTP Ulumbu unit 5—6 di Poco Leok,” ujar masa aksi masyarakat adat Poco Leok dan pemilik lahan.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMM-NTT Tolak Diskursus Penutupan & Relokasi Penduduk di Pulau Komodo

    AMM-NTT Tolak Diskursus Penutupan & Relokasi Penduduk di Pulau Komodo

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Diskursus (wacana) Penutupan Pulau Komodo dan Relokasi Penduduk di Pulau Komodo oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat yang menuai kontroversi di mata publik dan direspon oleh Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (AMM-NTT). Sebagai bentuk aksi protes terhadap diskursus yang dikeluarkan oleh Gubernur NTT tersebut, Aliansi Masyarakat […]

  • Pandemi : Sebuah Ujian Kepemimpinan Publik

    Pandemi : Sebuah Ujian Kepemimpinan Publik

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yucundianus Lepa Hari-hari ini, ruang publik kita sedang disesaki oleh tukar-tanggap opini yang tak berujung seputar acara pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dilakukan Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat (VBL). Kegiatan pemerintahan tersebut, bertempat di Otan Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang tanggal 27 Agustus 2021. Berbekal sebuah video yang mempertontonkan aksi panggung […]

  • Usai Diperiksa Bareskrim Polri, Edy Mulyadi Jadi Tersangka

    Usai Diperiksa Bareskrim Polri, Edy Mulyadi Jadi Tersangka

    • calendar_month Sel, 1 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi menetapkan eks calon legislatif (Caleg) Edy Mulyadi sebagai tersangka kasus dugaan penghinaan Ibu Kota Negara (IKN) Baru. Hal itu disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. “Penyidik melakukan gelar perkara dan penyidik menetapkan status EM dari saksi menjadi tersangka,” tutur Ahmad di Mabes […]

  • Presiden Jadi Saksi PLN & TANESCO Teken Kerja Sama Ekosistem Listrik

    Presiden Jadi Saksi PLN & TANESCO Teken Kerja Sama Ekosistem Listrik

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Tanzania, Garda Indonesia | BUMN sektor kelistrikan asal Tanzania, Afrika Timur, Tanzania Electric Supply Co Ltd (TANESCO) mengadopsi transformasi bisnis yang telah dilakukan PT PLN (Persero) selama ini. Hendak melakukan pengembangan serupa di Afrika, TANESCO menyepakati kerja sama bisnis dengan PLN. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan memorendum of understanding (MoU) antara Direktur Utama PLN Darmawan […]

  • Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

    Lindungi Lokasi ‘Food Estate’ Belu, Pemda Helat Ritual ‘Ukun Badu’

    • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna menyukseskan dan melindungi lokasi food estate dari berbagai gangguan seperti gangguan hama, ternak, dan lainnya, maka pemerintah daerah bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat melakukan ritual adat ukun badu ‘pembatasan/pelarangan’ di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada […]

  • Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Presiden Jokowi: Akan Dibahas dalam Ratas

    Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Presiden Jokowi: Akan Dibahas dalam Ratas

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah masih dalam proses pembahasan rencana pemulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) eks organisasi Negara Islam di Iraq dan Suriah (ISIS) ke Tanah Air dari berbagai faktor. Menurut Kepala Negara, pandangan dari jajarannya diperlukan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan tersebut. “Kita ini pastikan […]

expand_less