Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tradisi Henge’do – Akhiri Perseteruan Refafi Gah dan Marthin Kale

Tradisi Henge’do – Akhiri Perseteruan Refafi Gah dan Marthin Kale

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Okt 2018
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id|Seteru antara Ketua DPD Partai HANURA NTT, Drs. Refafi Gah,SH,.MPd., dan Martheen Kale (Pemilik Akun Facebook Martheen Kale) Berakhir damai, Sabtu/20 Oktober 2018 pukul 17.30 WITA di Rumah Ketua DPD Hanura NTT di Jalan Aquarius Liliba Kecamatan Oebobo Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya Refafi Gah mengadukan Martheen Kale ke Unit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Kepolisian Resor Kota Kupang, Rabu/26 September 2018 pukul 10.30 WITA atas dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Martheen Kale atas komentar yang ditulis dalam akun Media Sosial Facebook Aba Regen Ritan (Sipri Ritan, Sekretaris DPD Hanura NTT), Selasa/25 September 2018.

Martheen Kale didampingi isteri dan keluarga menemui Refafi Gah di kediaman Ketua DPD Hanura NTT tersebut. Martheen Kale diterima oleh Keluarga Besar Gah dan Jajaran Partai Hanura NTT. Mewakili keluarga besar, Martheen Kale menyampaikan permohonan maaf atas nama keluarga, Istri dan anak-anak.
Martheen Kale menyampaikan mengucapkan terima kasih karena dapat diterima dan merasa masih bagian dalam Keluarga Besar Partai Hanura NTT, Martheen juga memberikan dukungan terhadap Partai Hanura NTT harus bangkit, jaya dan menang.

Refafi Gah berharap permohonan maaf dari Martheen Kale bersumber dari hati dan bukan sebuah paksaan karena persoalan tersebut merupakan sebuah persoalan politik, dan berharap kejadian serupa jangan terjadi terhadap orang lain. “Karena kalo terjadi sama orang lain, akan sangat merepotkan,“ ujar Refafi Gah.

“Kami keluarga, pengurus Partai Hanura NTT Provinsi NTT dan Kabupaten/Kota menerima permohonan maaf. Bukan persoalan maaf-memaafkan, namun saat persoalan masuk ke media sosial, tidak hanya 1 atau 2 orang yang bertanya atau yang menanggapi karena pada Jam yang sama dapat diketahui oleh publik. Biarlah persoalan ini berakhir sampai disini,“ tegas Refafi Gah.

Disaksikan Media Ini, Keluarga Gah, Keluarga Daeng, Keluarga Besar Sabu, dan Keluarga Besar Partai Hanura NTT; Perseteruan antara Refafi Gah dan Martheen Kale diakhiri dengan Tradisi Henge’do yakni Tradisi Cium Hidung yang biasa dilakukan oleh suku Sabu di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tradisi Henge’do sekilas mirip dengan tradisi suku Maori di Selandia Baru dan tradisi masyarakat Oman. Hanya saja yang membedakan jika suku Maori menggesekkan hidung satu sama lain, sedangkan suku Sabu melakukannya dengan menempelkan hidung mereka.

Selain sebagai tanda persaudaraan, cium hidung ini juga menandakan rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Kontak mata langsung saat sedang melakukan cium hidung juga digambarkan sebagai kejujuran satu sama lain.

Dalam pengertian yang lain, cium hidung yang dilakukan masyarakat Sabu memiliki arti meminta maaf. Jika sedang mengalami konflik, mereka dapat bermaafan dengan melakukan henge’do.

Hingga saat ini, tradisi cium hidung terus dilestarikan oleh masyarakat Sabu serta suku–suku lain yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur seperti di Rote, Sumba, Timor, dan wilayah lainnya. Tradisi ini menjadi salam khas dari masyarakat NTT ketika bertemu dengan sesama orang NTT dimanapun dan kapanpun. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teroris Perempuan Serang Mabes Polri, Kapolri : Masih Olah TKP

    Teroris Perempuan Serang Mabes Polri, Kapolri : Masih Olah TKP

    • calendar_month Rab, 31 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait terduga teroris perempuan menyerang Mabes Polri. Kapolri menegaskan situasi kini aman terkendali. “Aman, sementara kami olah TKP untuk supaya lebih jelas,” ujar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada Rabu, 31 Maret 2021. Kapolri mengatakan pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sehingga […]

  • 22 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Satunya Asal NTT

    22 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Satunya Asal NTT

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Laporan Korps kenaikan pangkat 22 Perwira Tinggi (Pati) TNI, bertempat di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat, 5 Juli 2024. Panglima TNI mengingatkan bahwa  kenaikan pangkat ini bukan  hadiah yang diterima dengan biasa-biasa saja, karena banyak perwira-perwira yang berkeinginan naik pangkat atau […]

  • Ikut Program TJPS, Gubernur VBL Apresiasi Kinerja Kelompok Tani Fajar Pagi

    Ikut Program TJPS, Gubernur VBL Apresiasi Kinerja Kelompok Tani Fajar Pagi

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), kembali melakukan kunjungan ke Kabupaten Kupang pada Kamis, 2 April 2020. Kunjungannya kali ini dalam rangka panen jagung jenis Komposit Lamuru yang terletak di Kecamatan Amabi Oefeto yang melaksanakan Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/03/15/program-tanam-jagung-panen-sapi-berjalan-kab-sbd-panen-perdana/ Gubernur sangat mengapresiasi apa yang […]

  • Menteri Korupsi Lagi, Kapan Tim Kerja Presiden Dibenahi ?

    Menteri Korupsi Lagi, Kapan Tim Kerja Presiden Dibenahi ?

    • calendar_month Ming, 6 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Satu lagi penjahat tumbang. Penjahat kemanusian yang rakus melalap hak kaum duafa, kaum masyarakat miskin yang sedang bertahan hidup dari serangan pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi. Menteri Sosial Yuliari Batubara ini memang masih tersangka di KPK, tapi entah saya Haqul Yaqin menteri kaya raya keturunan pengusaha ini pasti terlibat bancakan dana […]

  • Purbaya Mengamuk Perusahaan Baja China di Indonesia Tak Bayar Pajak

    Purbaya Mengamuk Perusahaan Baja China di Indonesia Tak Bayar Pajak

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Loading

    Purbaya menegaskan pemerintah akan menindak tegas perusahaan yang menghindari kewajiban pajak. Ia juga menyinggung lemahnya pengawasan di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.   Jakarta | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia tanpa membayar pajak. Purbaya menyebut perusahaan tersebut menjalankan usahanya dengan skema […]

  • Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    Panen Padi Warga, Cara Kompi Kavaleri KKA Lelowai Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL), personel Kompi Kavaleri Komodo Kesatria Anuraga (Kikav KKA) memanen padi bersama masyarakat di Desa Derok Faturene, Kecamatan  Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 18 Mei 2022. “Hal ini merupakan salah satu […]

expand_less