Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Transaksi Mudah & Aman, Pedagang Pasar Larantuka Pilih QRIS Bank NTT

Transaksi Mudah & Aman, Pedagang Pasar Larantuka Pilih QRIS Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Apr 2022
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Loading

Larantuka, Garda Indonesia | Para pedagang di Pasar Inpres Larantuka memilih menggunakan QRIS dalam transaksi jual beli. Metode transaksi ini dipilih karena mudah dan aman.

Dalam sosialisasi penggunaan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) oleh staf Bank NTT di  kompleks Pasar Inpres Larantuka pada Sabtu, 9 April 2022. Para pedagang mengaku lebih mudah dan nyaman menggunakan QRIS.

Metode transaksi pembayaran dengan menggunakan Scan kode QR yang sudah distandardisasi oleh Bank Indonesia ini sangat memudahkan seluruh pengguna aplikasi yang menyediakan pembayaran QR untuk dapat bertransaksi di seluruh merchant yang menerima pembayaran QR berbasis QRIS.

Di Pasar Inpres Larantuka, sejumlah pedagang telah beralih dari transaksi tunai menjadi non-tunai menggunakan aplikasi QRIS Bank NTT sebagai alat transaksi pembayaran yang sah.

Nyonya Siti, salah seorang pedagang di Pasar Inpres Larantuka, misalnya, sudah menggunakan aplikasi QRIS kurang lebih 2 tahun. Ia mengakui penggunaan QRIS memberikan manfaat karena aman dan mudah.

“Saya sudah pakai QRIS selama 2 tahun. Uang hasil penjualan tidak langsung habis digunakan tapi bisa ditabung untuk kebutuhan anak-anak,” kata Nyonya Siti saat melakukan dialog dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) yang didampingi Sekda NTT, Benediktus Polo Maing, Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pada Sabtu pagi, 9 April 2022.

Turut hadir saat itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD NTT, Alex Take Ofong, Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon dan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli.

Nyonya Siti mengakui untuk menunjang usahanya, ia menjadi nasabah yang memanfaatkan produk Kredit Merdeka Bank NTT untuk memperlancar usahanya.

“Saya pinjam sesuai standar, Rp 5 juta. Sekarang sudah lunas dan saya pinjam lagi,” kata Nyonya Siti.

Saat ditanyai Gubernur NTT alasan tidak menaikkan pinjamannya walaupun telah selesai di tahap pertama, Nyonya Siti menjawab bahwa ia meminjam sesuai kemampuannya.

“Saya pinjam sesuai kemampuan saja,” jawabnya singkat.

Sementara Wahyudin, Ketua Kelompok Masyarakat Pengguna QRIS Pasar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT melalui Bank NTT yang telah membantu para pedagang di Pasar Inpres Larantuka.

“Atas nama pedagang kami menyampaikan terima kasih,” ungkapnya singkat.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Benediktus Polo Maing, mewakili Gubernur dalam kesempatan itu menyampaikan Bank NTT adalah milik seluruh masyarakat NTT oleh karena itu harus mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

“Atas nama Gubernur, saya menghimbau seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari Bank NTT karena Bank NTT itu Bank kita. Maju mundurnya itu tergantung kita. Mari kita memberikan dukungan untuk Bank NTT,” pinta Sekda NTT.

Pada kesempatan itu, pihak Bank NTT menyerahkan secara simbolis aplikasi QRIS Bank NTT oleh Bupati Flores Timur, Anton Hadjon didampingi Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. (*)

Sumber (*/den/hms)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PPPA Pastikan Anak Mendapat Perlindungan Khusus

    Kementerian PPPA Pastikan Anak Mendapat Perlindungan Khusus

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    Lampung, Garda Indonesia | Menindaklanjuti kasus hubungan sedarah (inses) di Kabupaten Prangsewu Provinsi Lampung, Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Nahar didampingi Staff Khusus Menteri, Albaet Pikri mengunjungi korban AG (18) di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Pertemuan dilakukan sebagai bentuk hadirnya negara dalam memberi perlindungan dan memastikan pemenuhan hak […]

  • Rapor Lakamola Anan Sio, Sistem Pertanian Tradisional di Rote Ndao

    Rapor Lakamola Anan Sio, Sistem Pertanian Tradisional di Rote Ndao

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Dwi Iwan Kharisma Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao tentu sudah tidak asing lagi dengan ‘Lakamola Anan Sio’, menurut buku yang berjudul ‘Ketika Lens Haning Menjadi Bupati Rote Ndao’, gerakan Lakamola Anan Sio diambil dari filosofi para leluhur. Filosofi yang mengisahkan sistem pertanian tradisional polikultur yang mengembangkan 9 (sembilan) jenis […]

  • Dilantik oleh Gubernur VBL di Rote Ndao, Alex Riwu Kaho Jadi Dirut Bank NTT

    Dilantik oleh Gubernur VBL di Rote Ndao, Alex Riwu Kaho Jadi Dirut Bank NTT

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT yang dipimpin oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pemegang saham pengendali PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) di Aula Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Jalan Ne’e Mok, Kelurahan Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, pada Kamis, 22 Oktober 2020, […]

  • Sriwijaya Air Group Bantah Angkut Durian 3 Ton

    Sriwijaya Air Group Bantah Angkut Durian 3 Ton

    • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang, gardaindonesia.id |Menanggapi pemberitaan perihal Maskapai Sriwijaya Air mengangkut durian dengan rute penerbangan Bengkulu ke Jakarta kemarin, Sriwijaya Air memastikan bahwa hal tersebut merupakan sebuah tindakan yang tidak menyalahi aturan dalam penerbangan. “Mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam cargo sesuai […]

  • Dampak Banjir Sulsel : 30 Orang Wafat, 25 Hilang & Ribuan Terdampak

    Dampak Banjir Sulsel : 30 Orang Wafat, 25 Hilang & Ribuan Terdampak

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Sulsel, gardaindonesia.id | Penanganan banjir, longsor dan puting beliung yang menerjang wilayah Sulawesi Selatan terus dilakukan. Evakuasi, pencarian, penyelamatan korban dan penanganan pengungsi serta masyarakat yang terdampak banjir terus diintensifkan. Di beberapa tempat banjir mulai surut. Debit aliran dari Waduk Bili-Bili juga makin berkurang. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan […]

  • Warisan waktu

    Warisan waktu

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yelinri Juana Martha Taosu Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penggalan puisi oleh Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Semester 4 Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Perihal menunggu Mati Ia telah menyisipkan beberapa pucuk doa Di saku langit Sebelum meninggalkan tatapnya pada malam yang tengah lahap mengunyah remah-remah senja Setibanya di […]

expand_less