Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tumpas Covid-19, Rumah Sakit Tentara Atambua Vaksinasi Anggota TNI AD

Tumpas Covid-19, Rumah Sakit Tentara Atambua Vaksinasi Anggota TNI AD

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi  menumpas Covid-19, Rumah Sakit Tk. IV Atambua, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menghelat vaksinasi jenis Sinovac tahap ke–2 untuk 75—80 personil TNI AD, pada Jumat, 12 Maret 2021; dipimpin langsung oleh Letda Ckm dr. Basri Manurung dan didampingi oleh Letda Ckm dr. Maulana Akbar.

Pgs. Kepala Rumah Sakit Tk. IV Atambua, Lettu Ckm drg. Malik Handro Agam menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan vaksinasi jenis Sinovac tahap ke–2 untuk  pelayanan publik itu ditargetkan minimal per hari memberi vaksin kepada 75—80  anggota TNI AD. “Apabila waktu yang kita tentukan ini sudah terlaksana dan masih ada waktu sisa, maka kita akan tambahkan. Pimpinan pusat juga diminta untuk mendukung pemerintah daerah, terutama agar mempercepat pelaksanaan vaksin di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Pelaksanaan vaksin jenis Sinovac tahap ke – 2 tersebut, kata Handro Agam, ditargetkan kepada para Babinsa lantaran mereka itulah yang lebih banyak kontak dengan masyarakat di daerah – daerah pelosok. “Jadi kita segera menertibkan Babinsanya. Tapi kalau untuk pembagiannya, yang divaksin itu dari Kodim, Kompi Kavaleri, Satgas Pamtas RI – RDTL dan Subdenpom. Jadi, kita vaksin militer yang terdata dalam 4 satuan, tapi yang kita utamakan adalah Babinsanya. Dalam waktu 2 sampai 3 hari itu, kita habiskan dulu militernya,” tandas Agam.

Pgs. Kepala Rumah Sakit Tk. IV Atambua, Lettu Ckm drg. Malik Handro Agam (kanan) didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Ir. Florianus Nahak, Msi saat memberikan keterangan pers

Dirinya berharap, setiap personil yang sudah divaksin tetap menaati protokol kesehatan (3 M dan 3 T), sesuai anjuran pemerintah. “Kita juga sudah mempersiapkan dari penanganan awal sampai dengan kita bawa ke IGD, apabila kita bisa menangani. Kita juga sudah buat jalur untuk masuk ke RSUD. Jadi, apabila terjadi tahapan-tahapannya, kita dari pelayan publik ini sudah siap untuk menanganinya” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, Ir. Florianus Nahak, Msi., Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupten Belu, Rosa Gaudensiana Asa, SKM., personil yang menerima Vaksin, dan Insan Pers.

Adapun data pelaksanaan kegiatan Vaksinasi, antara lain: anggota Kodim 1605/Belu 35 orang, Subdenpom Atambua 4 orang, Satgas Pamtas Sektor Timur Yonif 742/SWY  2 orang, Kikav KKA 19 orang, dan anggota Yonif RK 744/SYB 25 orang.

Sementara, tahapan Vaksinasi Covid – 19 jenis Sinovac, antara lain tahap I, pendaftaran terhadap anggota TNI yang akan melaksanakan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac, tahap II, skrining, tahap III, pemberian Vaksin, tahap IV, input data dan observasi dan tahap V, peserta menunggu selama 30 menit di ruang observasi untuk mengetahui efek vaksinasi.

Anggota TNI AD saat divaksinasi Covid-19

Adapun total jumlah peserta yang mengikuti Vaksin Covid-19 jenis Sinovac adalah 89 orang dan yang memenuhi syarat dan layak divaksin sebanyak 82 orang. Vaksin yang siapkan oleh Rumah Sakit Tentara Atambua, berjumlah 10 vial, dan 9 vial habis terpakai.

Anggota TNI AD yang tidak menerima Vaksin Covid-19 jenis Sinovac karena penyakit  bawaan dan ditolak sistem yakni Kapten Inf. Jermi Mamengko, Kapten Inf. I Nyoman Swastika, Pelda Augusto Zubeidi Hornai Goncalves, Serka Kristianus Nesi, Sertu Yusuf Ratu, Sertu Yoksan Remli Bising, Sertu Fransiskus Xaverius, Serka Marcos Da Costa, Pelda Sapon, dan Serda Yohanis Misa.

Ketentuan bagi yang tidak boleh menerima Vaksin Covid-19, sebagai berikut :

  1. Pernah terkonfirmasi menderita COVID-19;
  2. Sedang hamil atau menyusui;
  3. Mengalami gejala ISPA seperti batuk/ pilek/ sesak napas dalam 7 hari terakhir;
  4. Anggota keluarga serumah yang kontak erat/ suspek/ konfirmasi/ sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19;
  5. Memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak dan kemerahan setelah divaksinasi Covid – 19 sebelumnya;
  6. Mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah;
  7. Menderita penyakit jantung (gagal jantung/ penyakit jantung coroner);
  8. Menderita penyakit Autoimun Sistemik (SLE/ Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya);
  9. Menderita penyakit ginjal (penyakit ginjal kronis/ sedang menjalani hemodialysis/ dialysis peritoneal/ transplantasi ginjal/ sindroma nefrotik dengan kortikosteroid);
  10. Menderita penyakit Reumatik Autoimun/ Rhematoid Arthritis;
  11. Menderita penyakit saluran pencernaan kronis;
  12. Menderita penyakit Hipertiroid/ hipotiroid karena autoimun.
  13. Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi;
  14. Menderita penyakit diabetes melitus dan menderita HIV;
  15. Memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC). (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • HARGANAS XXV: Bangun Indonesia Berkarakter dari Keluarga

    HARGANAS XXV: Bangun Indonesia Berkarakter dari Keluarga

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Manado, gardaindonesia.id – Keluarga merupakan sumber utama dalam membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Pesan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV Tahun 2018. Peringatan HARGANAS XXV diselenggarakan di Kota Manado, Prov. […]

  • Pemkot Bandung Resmikan Gedung Aliansi Nasional Anti Syiah, Ada Apa?

    Pemkot Bandung Resmikan Gedung Aliansi Nasional Anti Syiah, Ada Apa?

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Waktu itu Rabu, 30 Desember 2020, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah resmi melarang kegiatan yang mengatasnamakan beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas). Siapa saja itu? Front Pembela Islam (FPI), Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Majelis Mujahiddin Indonesia (MII), Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), dan […]

  • PLN Peduli Bantu Gerobak Listrik Bagi UMKM di Labuan Bajo

    PLN Peduli Bantu Gerobak Listrik Bagi UMKM di Labuan Bajo

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Sebagai wujud tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan, PLN Peduli melalui PLN UPP (unit pelaksana proyek) Nusa Tenggara 2 menyalurkan 2 (dua) unit bantuan gerobak listrik kepada pelaku UMKM di Labuan Bajo yang diserahkan melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Kabupaten Manggarai Barat. Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Manager […]

  • Gubernur NTT Viktor Laiskodat : Ini Beda antara Pemimpin dan Pejabat

    Gubernur NTT Viktor Laiskodat : Ini Beda antara Pemimpin dan Pejabat

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Selasa, 3 September 2019, sebanyak 65 anggota DPRD Provinsi NTT masa jabatan 2019—2024 diambil Sumpah/Janji dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD NTT yang dihadiri oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Wagub NTT Josef Nae Soi, Bupati/Wakil Bupati Se-NTT dan unsur Forkompinda NTT. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi […]

  • Kementerian PUPR Dukung Disrupsi Teknologi Tingkatkan Pelayanan Sektor Perumahan

    Kementerian PUPR Dukung Disrupsi Teknologi Tingkatkan Pelayanan Sektor Perumahan

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung disrupsi teknologi di sektor perumahan dalam rangka meningkatkan pelayanan sektor perumahan bisa lebih cepat, lebih baik dan lebih murah. Disrupsi teknologi diharapkan mendukung pencapaian program satu juta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk mengurangi secara bertahap kekurangan pasokan (backlog) rumah di Indonesia. Demikian disampaikan […]

  • Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    Bene Hale : Pilih Pemimpin yang Rajin Baca Buku, bukan Kalkulator

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Anggota DPRD Belu dari fraksi Golkar, Benediktus Hale meminta kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang rajin membaca buku, bukan yang ke mana–mana hanya membawa kalkulator. Ia menjelaskan, bahwa pemimpin yang rajin membaca buku adalah yang pintar, cerdas, banyak mengerti tentang persoalan rakyat, dan mampu membawa rakyatnya menuju perubahan. Penegasan ini disampaikan […]

expand_less