Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Sebagai bukti partisipasi mendukung Pemerintah Provinsi NTT mengentaskan permasalahan stunting, Bank NTT berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT, memberi makanan tambahan bagi anak gizi kurang.

Program ini merupakan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di NTT. Sasarannya adalah 6.000 anak baduta (bawah dua tahun) dengan usia 6 sampai 23 bulan.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam hal ini Pokja Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting Provinsi NTT. Aksi ini untuk merayakan HUT ke-60 Bank NTT yang jatuh pada 17 Juli mendatang. Sudah menjadi komitmen pihak pengurus dan seluruh manajemen tahun ini untuk fokus pada upaya-upaya menekan angka stunting.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pada Senin, 20 Juni 2022 di Kupang menegaskan hal ini. “Dalam rangka merayakan HUT ke-60 maka Bank NTT bersama pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan  kota se-NTT bersama-sama menyelesaikan masalah stunting melalui pemberian makanan tambahan kepada enam ribu baduta,” tegasnya.

Aksi ini akan berlangsung di 23 cabang Bank NTT. Adapun program yang diberi nama ‘Bank NTT Peduli Stunting’ ini diluncurkan secara resmi oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada Selasa, 21 Juni 2022 di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Bentuk kegiatan dari program ini adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 6.000 anak usia di bawah dua tahun (Baduta) gizi kurang periode 1 bulan/30 hari pada setiap kabupaten/kota selama 30 hari dan akan berkelanjutan dengan program asuhan hingga Desember 2022. Bank NTT mengintervensi gizi buruk dan gizi kurang yang ada di NTT sebelum menjadi stunting.

Sementara manfaat dari kegiatan ini antara lain peningkatan cakupan program gizi dalam rangka pencegahan stunting pada kelompok 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),mengoptimalkan proses aksi konvergensi penanganan stunting dengan melibatkan Bank NTT sebagai unsur Pentahelix (kolaborasi berbagai pihak).

Dalam kegiatan ini, evaluasi akan dilakukan setiap akhir minggu “hari Sabtu” dari pihak Bank NTT yang ada di seluruh NTT disertai pemberian edukasi bagi masyarakat terutama ibu baduta dari kelompok 1000 HPK dengan menggunakan berbagai alternatif media seperti pemutaran film tentang nasihat-nasihat gizi maupun materi lain yang berhubungan dengan kesehatan selama 4 kali sampai akhir masa pemberian makan.

Hasil akhir dari kegiatan  intervensi gizi bagi baduta gizi kurang antara lain mendukung upaya peningkatan cakupan program gizi, penurunan jumlah kasus baduta gizi buruk, mendukung program intervensi spesifik dalam rangka percepatan penurunan stunting pada kelompok 1.000 HPK, serta optimalisasi proses aksi konvergensi lintas sektor dengan melibatkan Bank NTT dalam rangka percepatan penurunan stunting di Provinsi NTT.

Ketua Pokja Percepatan Penurunan Stunting AKI (Angka Kematian Ibu) -AKB (angka kematian Bayi) Propinsi NTT, Sarah Lerry Mboeik menjelaskan, berdasarkan hasil status gizi Balita periode Februari 2022, stunting 91.032 balita (22,0%), wasting: 42.068 balita (10,2%), underweight: 95.179 balita (23,0%).

“Kita beri apresiasi kepada Bank NTT yang terdepan dalam memberi contoh bagaimana pihak swasta di NTT terlibat mencegah stunting, yang merupakan program quick win Pak Gubernur. Kita berharap semoga ini bisa diikuti oleh badan swasta yang lain sehingga menandakan pihak swasta pun ikut berperan dalam pengentasan masalah di sekitarnya,” tegas Lerry.

Dia menambahkan, Bank NTT sudah membantu menangani 6.000 anak dari 16 ribu anak dengan status gizi kurang. Jika mereka ini tidak ditangani secara baik, maka berpeluang sebagai anak stunting.

“Ini adalah pendekatan prima yang dilakukan oleh Bank NTT,” tambah Lerry sembari mengungkapkan, kelebihan program Bank NTT adalah pada pola asuh sehingga ada edukasi kepada keluarga 1.000 hari pertama kehidupan yang mencakup suami, dan orang dekat ibu hamil.

Kegiatan pemberian PMT dan edukasi ini diberikan mulai 21 Juni—16 Juli 2022 di 1019 desa/kelurahan yang berada pada 187 Puskesmas se-Provinsi NTT dan di tingkat provinsi, diluncurkan oleh gubernur sementara bersamaan di daerah, secara simbolis di-launching oleh para bupati/wali kota se-NTT.(*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Seroja Kab. Kupang Terima Rp25 Juta dari Bantuan Rp50 Juta

    Korban Seroja Kab. Kupang Terima Rp25 Juta dari Bantuan Rp50 Juta

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Sejumlah warga Kabupaten Kupang mengeluhkan nominal bantuan dana stimulan perbaikan rumah korban badai Seroja Kabupaten Kupang tahun 2021 yang mereka terima berkurang dari saldo yang tertera dalam buku rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sejumlah warga mengaku saldo yang tertera dalam buku rekening BRI sebesar Rp50 juta, namun saat mereka melakukan pencairan dana tersebut […]

  • Suara Amanuban Utuh SIAGA

    Suara Amanuban Utuh SIAGA

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi terus melakukan konsolidasi politik di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ia berkampanye dan blusukan hingga pelosok-pelosok desa. Bahkan memilih tidur di rumah penduduk pedalaman TTS. Terhitung sudah empat hari, tamatan SMA Taruna Nusantara ini melakukan kampanye di Kabupaten dengan julukan The Freezing City. Terbaru SPK […]

  • Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

    Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Loading

    Setiap tahun, Gereja Katolik mendedikasikan dua bulan untuk berdoa bersama Bunda Maria, yang disebut sebagai Bulan Maria. Selama bulan Mei dan Oktober, umat Gereja Katolik mengisinya dengan kegiatan-kegiatan doa Maria, misalnya dengan Doa Rosario, Novena Maria, dan Perarakan Maria. Namun, pernahkah kita sadar, bahwa ada perbedaan antara kedua bulan ini. Bulan Maria pada bulan Mei […]

  • Usai Bangun Huntara, Pemerintah Realisasi Bangun Hunian Tetap di Palu

    Usai Bangun Huntara, Pemerintah Realisasi Bangun Hunian Tetap di Palu

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Palu, Garda Indonesia | Sembilan bulan pasca bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Palu dan sekitarnya, pemerintah kini mulai membangun hunian tetap untuk para korban yang terkena bencana. Untuk tahap awal, akan dibangun sejumlah 3.800 unit hunian tetap di 3 (tiga) lokasi yaitu Tondo, Duyu dan Pombewe. “Saat ini penanganan bencana alam di Sulawesi […]

  • Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

    Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kelompok tani (Poktan) Milenial Fatukfia, Dusun Fukalaran, Desa Fatuketi menjadi contoh pertanian di Kecamatan Kukuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); telah terdaftar menjadi kelompok binaan partai Golkar pusat sejak Mei 2021 melalui DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, mulai giat beraktivitas di bidang pertanian dengan menanam kacang hijau, […]

  • PLN Terangi Langkah UMKM NTT Menuju Kemandirian dan Daya Saing

    PLN Terangi Langkah UMKM NTT Menuju Kemandirian dan Daya Saing

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    Pada perhelatan itu, stan PLN menjadi pusat perhatian dan dikunjungi langsung oleh Menteri UMKM dan Gubernur NTT yang berdialog dengan tim PLN. Kehadiran PLN di acara ini bukan hanya simbolis, melainkan perwujudan komitmen.   Kupang | PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui dukungan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan bagi Usaha […]

expand_less