Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

Turunkan Stunting, Bank NTT Dukung Pemerintah di Seluruh NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Sebagai bukti partisipasi mendukung Pemerintah Provinsi NTT mengentaskan permasalahan stunting, Bank NTT berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT, memberi makanan tambahan bagi anak gizi kurang.

Program ini merupakan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di NTT. Sasarannya adalah 6.000 anak baduta (bawah dua tahun) dengan usia 6 sampai 23 bulan.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam hal ini Pokja Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting Provinsi NTT. Aksi ini untuk merayakan HUT ke-60 Bank NTT yang jatuh pada 17 Juli mendatang. Sudah menjadi komitmen pihak pengurus dan seluruh manajemen tahun ini untuk fokus pada upaya-upaya menekan angka stunting.

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho pada Senin, 20 Juni 2022 di Kupang menegaskan hal ini. “Dalam rangka merayakan HUT ke-60 maka Bank NTT bersama pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan  kota se-NTT bersama-sama menyelesaikan masalah stunting melalui pemberian makanan tambahan kepada enam ribu baduta,” tegasnya.

Aksi ini akan berlangsung di 23 cabang Bank NTT. Adapun program yang diberi nama ‘Bank NTT Peduli Stunting’ ini diluncurkan secara resmi oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada Selasa, 21 Juni 2022 di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Bentuk kegiatan dari program ini adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 6.000 anak usia di bawah dua tahun (Baduta) gizi kurang periode 1 bulan/30 hari pada setiap kabupaten/kota selama 30 hari dan akan berkelanjutan dengan program asuhan hingga Desember 2022. Bank NTT mengintervensi gizi buruk dan gizi kurang yang ada di NTT sebelum menjadi stunting.

Sementara manfaat dari kegiatan ini antara lain peningkatan cakupan program gizi dalam rangka pencegahan stunting pada kelompok 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),mengoptimalkan proses aksi konvergensi penanganan stunting dengan melibatkan Bank NTT sebagai unsur Pentahelix (kolaborasi berbagai pihak).

Dalam kegiatan ini, evaluasi akan dilakukan setiap akhir minggu “hari Sabtu” dari pihak Bank NTT yang ada di seluruh NTT disertai pemberian edukasi bagi masyarakat terutama ibu baduta dari kelompok 1000 HPK dengan menggunakan berbagai alternatif media seperti pemutaran film tentang nasihat-nasihat gizi maupun materi lain yang berhubungan dengan kesehatan selama 4 kali sampai akhir masa pemberian makan.

Hasil akhir dari kegiatan  intervensi gizi bagi baduta gizi kurang antara lain mendukung upaya peningkatan cakupan program gizi, penurunan jumlah kasus baduta gizi buruk, mendukung program intervensi spesifik dalam rangka percepatan penurunan stunting pada kelompok 1.000 HPK, serta optimalisasi proses aksi konvergensi lintas sektor dengan melibatkan Bank NTT dalam rangka percepatan penurunan stunting di Provinsi NTT.

Ketua Pokja Percepatan Penurunan Stunting AKI (Angka Kematian Ibu) -AKB (angka kematian Bayi) Propinsi NTT, Sarah Lerry Mboeik menjelaskan, berdasarkan hasil status gizi Balita periode Februari 2022, stunting 91.032 balita (22,0%), wasting: 42.068 balita (10,2%), underweight: 95.179 balita (23,0%).

“Kita beri apresiasi kepada Bank NTT yang terdepan dalam memberi contoh bagaimana pihak swasta di NTT terlibat mencegah stunting, yang merupakan program quick win Pak Gubernur. Kita berharap semoga ini bisa diikuti oleh badan swasta yang lain sehingga menandakan pihak swasta pun ikut berperan dalam pengentasan masalah di sekitarnya,” tegas Lerry.

Dia menambahkan, Bank NTT sudah membantu menangani 6.000 anak dari 16 ribu anak dengan status gizi kurang. Jika mereka ini tidak ditangani secara baik, maka berpeluang sebagai anak stunting.

“Ini adalah pendekatan prima yang dilakukan oleh Bank NTT,” tambah Lerry sembari mengungkapkan, kelebihan program Bank NTT adalah pada pola asuh sehingga ada edukasi kepada keluarga 1.000 hari pertama kehidupan yang mencakup suami, dan orang dekat ibu hamil.

Kegiatan pemberian PMT dan edukasi ini diberikan mulai 21 Juni—16 Juli 2022 di 1019 desa/kelurahan yang berada pada 187 Puskesmas se-Provinsi NTT dan di tingkat provinsi, diluncurkan oleh gubernur sementara bersamaan di daerah, secara simbolis di-launching oleh para bupati/wali kota se-NTT.(*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub NTT Josef : “Harus Ada Terobosan Baru untuk Lahan Kering di NTT!”

    Wagub NTT Josef : “Harus Ada Terobosan Baru untuk Lahan Kering di NTT!”

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menegaskan bila bidang pertanian dikembangkan dengan baik maka akan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Hal tersebut dikatakannya dalam Seminar Nasional Pertanian (Semnastan) VI & Lokakarya Nasional Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI), dengan tema ‘Masa Depan Pertanian Lahan Kering Kepulauan Menuju Ketahanan Pangan pada Era […]

  • Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    Hapus Kekerasan di Sekolah Melalui Disiplin Positif

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Berau-Kaltim,gardaindonesia.id – Tingkat kekerasan pada anak sudah sangat mengkuatirkan. Hasil penelitian Plan International dan ICRW tahun 2015 menunjukkan bahwa 84% pelajar di Indonesia pernah mengalami kekerasan di sekolah. Sedangkan catatan KPAI, 1700-an kasus kekerasan pada anak terjadi setiap tahunnya. Faktanya, cukup banyak dari kasus kekerasan tersebut dilakukan oleh oknum guru. Motifnya, menjadikan hukuman yang dibungkus […]

  • ARRA Clinic—Edukasi Warga So’E tentang Fertilitas dan Tampil Cantik

    ARRA Clinic—Edukasi Warga So’E tentang Fertilitas dan Tampil Cantik

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    So’E-TTS, Garda Indonesia | ARRA Clinic sebagai wadah edukasi dan layanan kesehatan yang digagas oleh sepasang suami isteri yang berprofesi sebagai dokter yakni dr. Andree Hartanto,Sp.OG., dan dr Herawati Lianto melakukan road show edukasi kesehatan keliling Nusa Tenggara Timur. Mengambil konten ARRA Goes To Flobamora, (ARRA [=penggalan nama Andree dan Hera] dan merupakan akronim dari […]

  • Listrik Flores Makin Andal, PLN Tambah Kapasitas PLTD Mautapaga Ende

    Listrik Flores Makin Andal, PLN Tambah Kapasitas PLTD Mautapaga Ende

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Loading

    Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Flores, seiring dengan terus meningkatnya kebutuhan energi.   Ende | Komitmen PT PLN (Persero) untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat di Pulau Flores semakin nyata. Melalui Unit Induk Wilayah NTT, PLN menambah kapasitas pembangkit sebesar 5,5 MW (Megawatt) di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel […]

  • 300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Palang Merah Indonesia (PMI) melalui UPTD Unit Transfusi Darah Provinsi NTT selalu mengupayakan untuk menyediakan stok 300 (tiga ratus) kantong darah bagi kebutuhan PMI dan sekitar 20 (dua puluh) Rumah Sakit yang ada di Kota Kupang. Kepala unit Transfusi Darah PMI NTT, dr Samson Ehe Teron menyampaikan kepada gardaindonesia saat kegiatan Donor […]

  • Eks Menpora Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

    Eks Menpora Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Loading

    Kasus dugaan korupsi kuota haji masih dalam tahap penyidikan. KPK belum mengumumkan secara rinci pihak-pihak yang akan dimintai keterangan selanjutnya maupun perkembangan terbaru terkait penetapan tersangka.   Jakarta | Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo telah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji pada Jumat, 23 Januari […]

expand_less