Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Ucapan A Bakri HM : “NTT Istimewa Hanya Komodo Saja” Picu Reaksi Warga NTT

Ucapan A Bakri HM : “NTT Istimewa Hanya Komodo Saja” Picu Reaksi Warga NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar di berbagai platform media sosial dan viral pernyataan anggota Komisi V DPR RI fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi, A Bakri HM, terkait ucapannya bahwa “NTT Istimewanya Komodo Saja” memantik dan memicu reaksi dan respons dari berbagai pihak termasuk warga Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Video lengkap, silakan disimak di bawah ini : https://youtu.be/QFpo834glQI

“Ini rasa keadilan ‘Bu, saya kemarin diajak oleh teman-teman Komisi V kunjungan ke NTT. Tidak ada yang istimewa ‘Bu di sana. Paling yang istimewa Komodo aja,” ucap Bakri HM saat rapat Komisi V DPR RI bersama Dirjen Cipta Karya dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PU dan Perumahan Rakyat pada Selasa, 26 Januari 2021.

Potongan video yang mulanya di-posting di tiktok tersebut, sontak mendapat respons dan sindiran dari Penyanyi asal Alor-NTT, Andmesh Kamaleng. Dalam akun Instagram Andmesh  menyindir menohok dengan tulisan “Anak NTT sini ngumpul ketong ketawa bareng-bareng” dan mendapat tanggapan Citra Schoslatika yang menawarkan diri sebagai pemandu wisata ke NTT, “ Orang Jawa Sumatra, kumpul sini aku jadi tour guide ke Surga Indonesia di NTT,” ucap Citra Schoslatika sambil ditanggapi Andmesh Kamaleng dengan menyebut, “Sedap Kakak”.

Meski tidak bermaksud merendahkan NTT, dan telah meminta maaf atas hal itu. “Jadi intinya saya tidak ada maksud merendahkan, apalagi bicara provinsi sesama saudara, kalau toh ada yang tersinggung saudara-saudara saya di NTT saya secara pribadi minta maaf, tapi tidak ada maksud seperti itu,” kata Bakri ketika dihubungi detikcom, Minggu (31/1/2021).

Namun, sontak dalam hitungan hari menggapai reaksi warga NTT, termasuk Theodora Ewalde Taek, Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang dari Fraksi PKB ini pun menuliskan komentarnya di dinding akun facebook Theodora Ewalde pada Senin, 1 Februari 2021, “ Bapak dewan harus kunker terus ke NTT biar kami bawa tour keliling. Colek adik Sisilia Mau. Terima kasih untuk pembuat tiktok sekaligus sudah mempromosikan obyek wisata NTT. Selamat memasuki bulan penuh Kasih, tetap waspada dan disiplin PROKES KASIH. Tuhan menjaga dan melindungi”.

Theodora Ewalde Taek

Saat dihubungi Garda Indonesia pada Senin siang, 1 Februari 2021, Ewalde Taek (sapaan akrabnya, red) mengatakan bahwa informasi tentang pariwisata NTT tak hanya diperoleh melalui perjalanan ke daerah yang dimaksud, namun dapat diperoleh melalui media massa.

“Bapak mereka (Anggota DPR RI Komisi V,red) hanya lihat di angka dan anggaran, tak melihat apa dan mengapa,” ucap Ewalde sembari mengajak untuk meninjau bersama mengapa besar perhatian pemerintah menuju ke Labuan Bajo sebagai daerah tujuan Wisata Premium.

Ewalde Taek pun mengajak masyarakat NTT untuk mengambil makna positif dan lebih mempromosikan Pariwisata NTT. “Sebagai masyarakat NTT, saya mengajak untuk lebih mempromosikan Pariwisata NTT, karena semangat mempromosikan NTT harus lebih gencar lagi,” tandasnya seraya mengucapkan terima kasih kepada kreator video tiktok.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Wayan Darmawa mengatakan, bahwa penilaian itu wajar tidak bisa dibendung, tapi fakta NTT pada tahun 2020 dan 2021 menjadi tujuan pertama wisatawan dunia sesuai publikasi majalah pariwisata dunia Lonely Planet dan salah satu sumbangan dari Labuan Bajo.

“Dari yang saya lihat dari pernyataannya (A Bakri HM, red) bilang cemburu, kenapa yang dibangun hanya lima lokasi termasuk NTT yang dibangun dengan sangat pesat yang seolah-olah hanya Komodo saja,” ujar Wayan Darmawa dengan menyebutkan bahwa ucapan tersebut normal.

Yang perlu kita lakukan, imbuh Wayan, seperti kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bahwa pembangunan Labuan Bajo tak hanya Komodo, namun harus dikembangkan atraksi wisata lain seperti atraksi budaya, kuliner yang khas. “Untuk itu, kita harus kompak bekerja lebih keras, kembangkan atraksi wisata lain,  masyarakat harus bekerja lebih giat mengatasi sampah dan penyediaan rantai pasok dari daerah kita,” ajaknya.

Dengan demikian, tandas Wayan Darmawa, kita harus gencar mendorong agar tak ada jarak antara pembangunan fisik hotel dengan investasi besar dan kunjungan wisatawan meningkat tajam dengan dukungan masyarakat di Labuan Bajo.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

Foto pendukung (*/istimewa/koleksi pribadi)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Anak—Lansia Ramaikan ‘Fun Walk End Polio’ Kupang Central

    Ratusan Anak—Lansia Ramaikan ‘Fun Walk End Polio’ Kupang Central

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Warga Kota Kupang mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lanjut usia (lansia) berperan serta dan menyemarakkan peringatan Hari Polio Sedunia atau World Polio Day 2022. Simak video Fun Walk End Polio Now: https://youtu.be/Keb0BqXN–A Pantauan Garda Indonesia saat dilepas oleh perwakilan Kadis Kesehatan Kota Kupang dan didampingi Asistant Governor (AG) […]

  • Hari Kematian

    Hari Kematian

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino Di hari Rabu, ketiga dalam sepekan. Tanggal belasan itu, tertera tanggal 17 di lalu itu! Pergi dan berlalu! Di jelang pagi, kicauan melagu di atas ranting-ranting kecil, terdengar syahdu. Di atas pembaringan, nampak mata memutih berkaca. Aku masih bercermin pilu. Sesuap demi suap, sembari tersenyum Dia sedang menanti waktu. Lantas membuang […]

  • Registrasi SIM Card Pakai Wajah Resmi Diterapkan Mulai 1 Januari 2026

    Registrasi SIM Card Pakai Wajah Resmi Diterapkan Mulai 1 Januari 2026

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Loading

    Komdigi mencatat kerugian akibat penipuan digital telah mencapai triliunan rupiah, dengan puluhan juta panggilan penipuan terjadi setiap bulan.   Jakarta | Para pengguna kartu seluler harus melakukan registrasi SIM card pakai wajah resmi mulai diterapkan di Indonesia pada 1 Januari 2026. Kebijakan ini ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh […]

  • Efisiensi ala DPR, Rakyat Dipajaki, Dewan Diberi Kompensasi

    Efisiensi ala DPR, Rakyat Dipajaki, Dewan Diberi Kompensasi

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar Merdeka…! Masih suasana 17 Agustus. Pagi ini, di kompleks saya menggelar jalan santai, habis itu makan bersama. Ini namanya menikmati kemerdekaan. Namun, saya mau bahas soal efisiensi ala wakil rakyat kita, DPR RI. Simak narasinya sambil seruput kopi tanpa gula, wak! Ketua DPR RI, Puan Maharani usai menyampaikan […]

  • Abdullah Azwar Anas Dilantik Jadi Menteri PAN-RB, Ini Alasannya

    Abdullah Azwar Anas Dilantik Jadi Menteri PAN-RB, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo resmi melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019—2024. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 7 September 2022. Abdullah Azwar Anas dilantik berlandaskan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 91/P Tahun 2022 tentang […]

  • Kasus Covid-19 Tinggi, PSBK Bisa Diterapkan di Kota Kupang

    Kasus Covid-19 Tinggi, PSBK Bisa Diterapkan di Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man menegaskan bahwa kemungkinan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBK) bisa diterapkan di Kota Kupang karena sedang dalam kondisi darurat akibat tingginya kasus positif Covid-19 dan bisa ditetapkan dalam status bencana. “Karena itu, bukan tidak mungkin Pemkot Kupang akan memberlakukan pembatasan sosial berskala kecil […]

expand_less