Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Ucapan A Bakri HM : “NTT Istimewa Hanya Komodo Saja” Picu Reaksi Warga NTT

Ucapan A Bakri HM : “NTT Istimewa Hanya Komodo Saja” Picu Reaksi Warga NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 1 Feb 2021
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Beredar di berbagai platform media sosial dan viral pernyataan anggota Komisi V DPR RI fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi, A Bakri HM, terkait ucapannya bahwa “NTT Istimewanya Komodo Saja” memantik dan memicu reaksi dan respons dari berbagai pihak termasuk warga Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Video lengkap, silakan disimak di bawah ini : https://youtu.be/QFpo834glQI

“Ini rasa keadilan ‘Bu, saya kemarin diajak oleh teman-teman Komisi V kunjungan ke NTT. Tidak ada yang istimewa ‘Bu di sana. Paling yang istimewa Komodo aja,” ucap Bakri HM saat rapat Komisi V DPR RI bersama Dirjen Cipta Karya dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PU dan Perumahan Rakyat pada Selasa, 26 Januari 2021.

Potongan video yang mulanya di-posting di tiktok tersebut, sontak mendapat respons dan sindiran dari Penyanyi asal Alor-NTT, Andmesh Kamaleng. Dalam akun Instagram Andmesh  menyindir menohok dengan tulisan “Anak NTT sini ngumpul ketong ketawa bareng-bareng” dan mendapat tanggapan Citra Schoslatika yang menawarkan diri sebagai pemandu wisata ke NTT, “ Orang Jawa Sumatra, kumpul sini aku jadi tour guide ke Surga Indonesia di NTT,” ucap Citra Schoslatika sambil ditanggapi Andmesh Kamaleng dengan menyebut, “Sedap Kakak”.

Meski tidak bermaksud merendahkan NTT, dan telah meminta maaf atas hal itu. “Jadi intinya saya tidak ada maksud merendahkan, apalagi bicara provinsi sesama saudara, kalau toh ada yang tersinggung saudara-saudara saya di NTT saya secara pribadi minta maaf, tapi tidak ada maksud seperti itu,” kata Bakri ketika dihubungi detikcom, Minggu (31/1/2021).

Namun, sontak dalam hitungan hari menggapai reaksi warga NTT, termasuk Theodora Ewalde Taek, Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang dari Fraksi PKB ini pun menuliskan komentarnya di dinding akun facebook Theodora Ewalde pada Senin, 1 Februari 2021, “ Bapak dewan harus kunker terus ke NTT biar kami bawa tour keliling. Colek adik Sisilia Mau. Terima kasih untuk pembuat tiktok sekaligus sudah mempromosikan obyek wisata NTT. Selamat memasuki bulan penuh Kasih, tetap waspada dan disiplin PROKES KASIH. Tuhan menjaga dan melindungi”.

Theodora Ewalde Taek

Saat dihubungi Garda Indonesia pada Senin siang, 1 Februari 2021, Ewalde Taek (sapaan akrabnya, red) mengatakan bahwa informasi tentang pariwisata NTT tak hanya diperoleh melalui perjalanan ke daerah yang dimaksud, namun dapat diperoleh melalui media massa.

“Bapak mereka (Anggota DPR RI Komisi V,red) hanya lihat di angka dan anggaran, tak melihat apa dan mengapa,” ucap Ewalde sembari mengajak untuk meninjau bersama mengapa besar perhatian pemerintah menuju ke Labuan Bajo sebagai daerah tujuan Wisata Premium.

Ewalde Taek pun mengajak masyarakat NTT untuk mengambil makna positif dan lebih mempromosikan Pariwisata NTT. “Sebagai masyarakat NTT, saya mengajak untuk lebih mempromosikan Pariwisata NTT, karena semangat mempromosikan NTT harus lebih gencar lagi,” tandasnya seraya mengucapkan terima kasih kepada kreator video tiktok.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Wayan Darmawa mengatakan, bahwa penilaian itu wajar tidak bisa dibendung, tapi fakta NTT pada tahun 2020 dan 2021 menjadi tujuan pertama wisatawan dunia sesuai publikasi majalah pariwisata dunia Lonely Planet dan salah satu sumbangan dari Labuan Bajo.

“Dari yang saya lihat dari pernyataannya (A Bakri HM, red) bilang cemburu, kenapa yang dibangun hanya lima lokasi termasuk NTT yang dibangun dengan sangat pesat yang seolah-olah hanya Komodo saja,” ujar Wayan Darmawa dengan menyebutkan bahwa ucapan tersebut normal.

Yang perlu kita lakukan, imbuh Wayan, seperti kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bahwa pembangunan Labuan Bajo tak hanya Komodo, namun harus dikembangkan atraksi wisata lain seperti atraksi budaya, kuliner yang khas. “Untuk itu, kita harus kompak bekerja lebih keras, kembangkan atraksi wisata lain,  masyarakat harus bekerja lebih giat mengatasi sampah dan penyediaan rantai pasok dari daerah kita,” ajaknya.

Dengan demikian, tandas Wayan Darmawa, kita harus gencar mendorong agar tak ada jarak antara pembangunan fisik hotel dengan investasi besar dan kunjungan wisatawan meningkat tajam dengan dukungan masyarakat di Labuan Bajo.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

Foto pendukung (*/istimewa/koleksi pribadi)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi dan Beyond kWh Kunci PLN Melesat ke Fortune Global 500

    Digitalisasi dan Beyond kWh Kunci PLN Melesat ke Fortune Global 500

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Selain transformasi digital, PLN juga terus memperkuat strategi beyond kWh sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus menjawab kebutuhan energi yang semakin kompleks dan dinamis.   Jakarta | PT PLN (Persero) berhasil mencetak sejarah dengan masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2025 sebagai salah satu perusahaan dengan pendapatan terbesar […]

  • Pagi di Pantai Sanur Bali

    Pagi di Pantai Sanur Bali

    • calendar_month Sel, 9 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Pagi ini, Selasa, 9 Agustus 2022 sekitar pukul 06.13 WITA, saya menyusuri setapak di sepanjang pantai Sanur, Bali. Suasana masih lenggang, belum banyak wisatawan Nusantara maupun mancanegara hilir mudik. Rintik hujan menyambut ku saat keluar dari pintu Hotel Ananda Beach (hotel tua konsep urbanview di pinggir pantai Sanur). Bermaksud jalan pagi (karena […]

  • Pemerintah Bakal Gratiskan Vaksin HPV DNA Cegah Kanker Serviks

    Pemerintah Bakal Gratiskan Vaksin HPV DNA Cegah Kanker Serviks

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Loading

    Angka kematian akibat kanker serviks yang mencapai 26 ribu kasus setiap tahun, dan proyeksi peningkatan hingga 50 persen pada 2050, program vaksinasi ini menjadi bagian penting dalam pencegahan dini.   Pemerintah Indonesia sementara menyiapkan perluasan program vaksinasi HPV DNA untuk mencakup kelompok usia 20 tahun ke atas, namun pelaksanaannya baru direncanakan mulai dua tahun mendatang. […]

  • Pemprov NTT Raih Opini WTP 10 Tahun Berturut-turut

    Pemprov NTT Raih Opini WTP 10 Tahun Berturut-turut

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 1Komentar

    Loading

    “Laporan WTP adalah sebuah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja fiskal dan tata kelola pemerintahan. Opini WTP adalah pintu masuk bukan titik akhir sebab WTP mencerminkan kualitas kinerja keuangan” Ketua DPRD, Emilia Nomleni.   Kupang | Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) kembali memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan […]

  • Deadline 17+8 Tuntutan Rakyat, PDIP Tegas Stop Tunjangan Perumahan

    Deadline 17+8 Tuntutan Rakyat, PDIP Tegas Stop Tunjangan Perumahan

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin rapat “urun rembuk” yang dihelat Kamis malam, 4 September 2025. Dalam rapat tersebut, seluruh pimpinan fraksi DPR sepakat untuk menghentikan tunjangan perumahan anggota DPR dan membatasi kegiatan kunjungan kerja.   Jakarta | Menjelang tenggat waktu atau deadline pemenuhan 17+8 Tuntutan Rakyat, Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI menunjukkan sikap […]

  • Potret Pertanian NTT Selama 10 Tahun – ‘Sama Sa Atau Lebe Bae?’

    Potret Pertanian NTT Selama 10 Tahun – ‘Sama Sa Atau Lebe Bae?’

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Jumlah usaha pertanian perorangan (UTP) hasil Sensus Pertanian 2023 mencapai 902 ribu unit atau turun 2,85 persen dibanding ST2013. Sedangkan jumlah rumah tangga usaha pertanian (RTUP) mengalami kenaikan menjadi 873 ribu rumah tangga dari 780 ribu rumah tangga atau naik 12,10 persen dari tahun 2013. Jumlah petani […]

expand_less