Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Vegetasi Pantai Oesina Kupang, PLN & Pokdarwis Tanam 100 Pohon

Vegetasi Pantai Oesina Kupang, PLN & Pokdarwis Tanam 100 Pohon

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui unit pelaksana proyek Nusra 3 menghelat program lingkungan dan sosial yang berkolaborasi dengan Yayasan Beta Cinta Laut (BCL) bertema “Kegiatan Penanaman Pohon dan Kegiatan Sosial Sekitar PLTU Timor 1 (2x50MW)” berlangsung di sepanjang kawasan Ekowisata Pantai Oesina, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 23 Agustus 2023.

Penanaman 100 anakan pohon di sepanjang Pantai Oesina merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap pelestarian lingkungan, khususnya di sekitar PLTU Timor 1 dan menyuplai 5 (lima) jenis anakan pohon, yakni ketapang kencana, kelapa, mangga, flamboyan, dan pinang.

Aksi peduli lingkungan ini dihadiri oleh Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3, Ainanto Nindyo, Manager K3L dan KAM, Bobby Robson Sitorus, Kepala Desa Lifuleo, Suwingli Say, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Oesina, Oktaf Aleksander Saketu, Wakapolsek Kupang Barat, Koramil Batakte serta Yayasan Beta Cinta Laut.

Manager UPP Nusra 3, Ainanto Nindyo, mengatakan pemilihan lokasi Pantai Oesina sebagai lokasi pemulihan vegetasi karena lokasi wisata ini dekat dengan infrastruktur kelistrikan PLN, juga sekaligus sebagai bentuk dukungan PLN terhadap pengembangan potensi wisata. Sebab, apabila potensi wisata suatu daerah berkembang baik maka akan berdampak pada pertumbuhan UMKM di Kawasan tersebut.

“Kemudian terkait kegiatan ini semoga juga menjadi manfaat buat kita semua. Karena seperti kita tahu bahwa PLTU Timor 1 ini adalah salah satu usaha untuk melistriki saudara-saudara kita di Pulau Timor,” ujar Ainanto Nindyo.

Sementara itu, Manager K3L dan Kam, Bobby Robson Sitorus, berharap masyarakat sekitar dan pengelola kawasan ekowisata turut terlibat untuk merawat pohon yang ditanam sehingga setiap anakan pohon dapat tumbuh subur.  “Kita berdoa supaya tanaman yang kita tanam itu tumbuh. Kita sudah beberapa kali tanam di tempat yang kritis, ada di Lombok dan Mataram,” ucapnya.

Terselenggaranya aksi lingkungan ini, kata Kepala Desa Lifuleo, Suwingli Say, adalah berkat kepedulian dan kepekaan akan situasi dan kondisi sosial lingkungan di NTT oleh PT PLN (Persero). “Tentunya di dalam lingkungan ini kita sama-sama berkolaborasi untuk melindungi dan memelihara supaya baik di darat maupun di laut semua bisa memberikan manfaat bagi kita semua untuk bisa menikmati masa depan,” ujarnya.

Senada dengan Kades Lifuleo, Ketua Pokdarwis Pantai Wisata Oesina, Oktaf Aleksander Saketu mengatakan, pihaknya berterima kasih atas perhatian PLN terhadap pengembangan Pantai Ekowisata Oesina. “Suatu kebanggaan besar bagi masyarakat Poco Leok dan juga khusus bagi kami. Ini suatu hal yang sangat berharga yang tidak bisa didapati oleh semua tim pariwisata. Kami sangat berterima kasih karena pantai ini sangat diperhatikan,” katanya.

Penyerahan bantuan berupa alat kebersihan, tandon dan pompa air 

Selain penanaman 100 anakan pohon, PT PLN (Persero) UIP Nusra menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan dan tandon serta pompa air kepada lembaga pendidikan dan gereja di Desa Lifuleo. Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata bantuan sosial bagi masyarakat sekitar kawasan PLTU Timor 1 agar dapat menunjang kebutuhan sekolah, gereja, dan kawasan ekowisata.

Pantai Oesina mulai dikelola sejak 2015 dan digagas oleh Bengkel Apek, sebuah LSM yang memberi perhatian pada pengembangan UMKM dan potensi pariwisata. Selain lokasinya yang berada di sekitar kawasan PLTU Timor 1, Pantai Oesina juga dipilih karena merupakan objek wisata alam bahari dengan kekayaan berupa keindahan asri dan hasil laut untuk keberlangsungan hidup masyarakat.

Hanya saja, Pantai Oesina dinilai rentan terhadap bencana alam seperti erosi pantai, tsunami, dan bencana alam lainnya. Oleh karena itu perlu adanya pelestarian vegetasi pantai untuk mencegah dan memitigasi ancaman bencana alam tersebut.

Vegetasi merupakan kumpulan dari beberapa jenis tumbuhan yang tumbuh bersama-sama pada suatu tempat membentuk suatu kesatuan di mana individunya saling tergantung satu sama lain. Vegetasi pantai memiliki peranan penting untuk memberikan manfaat dan ketahanan bagi masyarakat setempat melalui jasa ekosistem yang tersedia.

Penanaman pohon merupakan upaya untuk memulihkan, memelihara, dan meningkatkan kondisi alam agar dapat terus berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Kegiatan penanaman pohon diklasifikasikan ke dalam kegiatan penghijauan terutama untuk kawasan terbangun seperti perumahan.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan PLN telah berkomitmen untuk menjalankan program TJSL secara berkelanjutan selaras dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN.

“Program TJSL bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah operasional serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah maupun masyarakatnya di wilayah operasional kami,” ujar General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan.(*)

Sumber (*/Tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Indoor Farming’, Apakah Tepat Untuk Dipraktekkan di Indonesia?

    ‘Indoor Farming’, Apakah Tepat Untuk Dipraktekkan di Indonesia?

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis : Raka Andika Cahyo Putra Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah di seluruh wilayah negeri. Namun sayangnya, kita sebagai warga Indonesia masih banyak yang menggunakan hasil impor. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan dalam pengolahan sumber daya alam serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten. Dengan […]

  • Tambak Udang Raksasa Dibangun di Sumba Timur, Investasi Rp7,2 Triliun

    Tambak Udang Raksasa Dibangun di Sumba Timur, Investasi Rp7,2 Triliun

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Loading

    Berbekal luas lahan sekitar 2.150 hektare, kawasan tambak di Sumba Timur ini ditargetkan mampu menghasilkan 55 ton per hektare per siklus, dengan proyeksi produksi mencapai 52.800 ton udang per tahun.   Jakarta | Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernilai investasi […]

  • Kinerja Pencegahan KPK, Firli : Takaran Tak Hanya dari Unit Korsupgah

    Kinerja Pencegahan KPK, Firli : Takaran Tak Hanya dari Unit Korsupgah

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi H. Firli Bahuri angkat suara terkait pemberitaan tentang hasil audit BPK atas kinerja pencegahan KPK yang tengah beredar. Dalam media statement yang diterima redaksi, pada Minggu sore, 11 Juli 2021, Ketua KPK H. Firli menyampaikan beberapa hal, bahwa : Pertama, audit yang dimaksud adalah pemeriksaan dengan tujuan […]

  • ‘Hacker Data’ Sasar 10 Kementerian Jadi Atensi Polri

    ‘Hacker Data’ Sasar 10 Kementerian Jadi Atensi Polri

    • calendar_month Sel, 14 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri akan berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian atau Lembaga yang dikabarkan mengalami peretasan atau upaya pembobolan jaringan internal oleh hacker dari China. Diketahui, upaya peretasan itu sekiranya menyasar pada 10 kementerian dan lembaga Pemerintah Indonesia, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN). Hal itu, dilaporkan oleh peneliti keamanan internet The Record, Insikt Group. “Ya dikoordinasikan ke kementerian tersebut,” […]

  • Banjir Landa 53 Kecamatan di Sulsel, 8 Tewas, 4 Hilang & Ribuan Warga Mengungsi

    Banjir Landa 53 Kecamatan di Sulsel, 8 Tewas, 4 Hilang & Ribuan Warga Mengungsi

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Sulsel, gardaindonesia.id | Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang dan gelombang pasang telah menyebabkan sungai-sungai meluap sehingga banjir di wilayah Sulawesi Selatan pada Selasa, 22/1/2019 siang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan data sementara tercatat 53 kecamatan di 9 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami banjir yaitu di […]

  • Pemda Belu Resmi Luncurkan Pengobatan Gratis Pakai KTP

    Pemda Belu Resmi Luncurkan Pengobatan Gratis Pakai KTP

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Daerah Belu di bawah kepemimpinan Bupati, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD–KGEH, FINASIM. dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. meluncurkan secara resmi program pengobatan gratis kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Puskesmas Haliwen, pada Senin, 26 Juli 2021. “Oleh karena itu, hari ini kita hadir di […]

expand_less