Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Via Tenun, PLN Rajut Budaya Marapu dan Ekonomi Perempuan Sumba

Via Tenun, PLN Rajut Budaya Marapu dan Ekonomi Perempuan Sumba

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
  • visibility 171
  • comment 0 komentar

Loading

Komunitas Karaja diinisiasi oleh perempuan muda Roswita Asti Kulla, sejak tahun 2019, berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelestarian budaya lokal.

 

Sumba Barat | PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN menyerahkan bantuan bahan baku kain tenun berupa 80 bantal/ball benang kepada Komunitas Karaja di Dusun 1, Desa Watukarere, Kecamatan Loli, Sumba Barat. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UIW NTT pada Kamis, 24 Juli 2025.

Komunitas Karaja, diinisiasi oleh perempuan muda Roswita Asti Kulla, sejak tahun 2019, berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelestarian budaya lokal. Para perempuan di komunitas ini mendalami 25 proses pembuatan kain, mulai dari pengolahan kapas, pewarnaan alami dari kulit kayu, hingga proses menenun. Semua tahapan dilakukan dengan kearifan lokal dan semangat keberlanjutan.

Desa Watukarere, dengan 22 Kepala Keluarga dan 437 jiwa, mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Dalam keseharian, para ibu aktif mencari bahan-bahan alami di alam sekitar untuk diolah menjadi benang dan kain tenun. Bantuan benang dari PLN ini akan dipilah, dicuci, dan diwarnai secara alami oleh para perempuan, menjadi bagian penting dari rantai produksi kain tradisional mereka.

Roswita Asti Kulla, penggagas dan penggerak Komunitas Karaja, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PLN. “Syukur dan terima kasih atas bantuan ini. Ini adalah bukti nyata bahwa perempuan saling mendukung perempuan (women support women). Budaya, keberlanjutan, dan kerajinan tangan berjalan bergandengan untuk kehidupan yang lebih baik. Semoga PLN terus menjangkau tempat-tempat pelosok negeri,” ungkapnya penuh harap.

Lebih dari sekadar pelatihan keterampilan, komunitas ini juga menjadi ruang aman dan produktif bagi perempuan, terutama dalam menghadapi isu-isu kerentanan sosial, termasuk kekerasan terhadap perempuan. Filosofi Marapu, sebagai nilai luhur warisan leluhur Sumba, menjadi inspirasi spiritual dan budaya yang menguatkan misi komunitas ini untuk terus bertahan dan berkembang.

Mama- mama yang tergabung dalam Komunitas Karaja Dusun sementara menenun kain Sumba. Foto : tim PLN

Acara penyerahan bantuan turut dihadiri oleh pengurus dan anggota PIKK PLN UIW NTT. Kehadiran ibu-ibu dari PIKK PLN UIW NTT membawa suasana hangat dan penuh semangat kekeluargaan, yang disambut haru oleh masyarakat setempat.

Ketua PIKK PLN UIW NTT, Ibu Endang Eko Sulistyono, mengatakan pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya adalah bagian penting dari misi keberlanjutan PLN. “Melalui penyaluran bantuan ini, kami berharap Komunitas Karaja semakin berkembang dan mampu menjadi contoh penggerak lokal yang mengangkat potensi daerah. Kehadiran PIKK juga mencerminkan semangat kepedulian sesama perempuan yang saling menguatkan, “ungkapnya.

F. Eko Sulistyono, General Manager PLN UIW NTT, menegaskan PLN terus berkomitmen dalam pemberdayaan perempuan berbasis budaya dan komunitas, agar perempuan tidak hanya menjalankan rutinitas sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga dapat berkreasi dan mengembangkan talenta yang dimiliki untuk membantu ekonomi keluarga. Dengan peningkatan ekonomi rumah tangga, kesejahteraan sosial pun akan meningkat.

Melalui langkah nyata ini, PLN berharap dapat terus memperkuat kontribusinya dalam membangun masyarakat yang mandiri, berbudaya, dan berdaya saing di pelosok Nusantara.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Edhy Kunjungi Lokasi Budidaya Ikan Sistem Bioflok di Desa Mata Air

    Menteri Edhy Kunjungi Lokasi Budidaya Ikan Sistem Bioflok di Desa Mata Air

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Kelautan dan Perikanan dan Gubernur NTT bersama rombongan mengunjungi Budidaya Ikan Sistem Bioflok di Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang pada Sabtu, 29 Agustus 2020. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/08/29/kunjungan-di-kupang-menteri-edhy-imbau-masyarakat-cerdas-kelola-perikanan/ Di hadapan kelompok masyarakat, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo mengatakan Budidaya Ikan Sistem Bioflok ini sebagai pijakan awal […]

  • Gerilya Ibu Bangsa Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

    Gerilya Ibu Bangsa Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Jum, 4 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Dahulu para muda-mudi merebut kemerdekaan dari penjajah tanpa pamrih, maju di garda terdepan penuh dengan percaya diri dan hanya tekad merdeka atau mati. Hal tersebut bukan hanya slogan, namun telah bergelora di dalam hati,” ungkap Sumartini Tjokrodimulyo (92 tahun) ketika mengenang pengalamannya saat ikut terlibat peristiwa Bandung Lautan Api. Sumartini dengan […]

  • Plt Ketua PN Kelas 1B Atambua Ungkap Sejumlah Inovasi Layanan Publik

    Plt Ketua PN Kelas 1B Atambua Ungkap Sejumlah Inovasi Layanan Publik

    • calendar_month Jum, 17 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pengadilan Negeri Kelas 1B Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengedepankan pelayanan inovasi ATM (amati, tiru, dan modifikasi), salah satunya program layanan “Hakim Masuk Desa” seperti layanan TNI ‘ABRI Masuk Desa’ (sekarang: TMMD, red.). Peran hakim dalam program layanan ‘Hakim Masuk Desa’, terang Decky, hakim berlaku sebagai narasumber untuk […]

  • Listrik Menyala 24 Jam di Lelogama, Upaya PLN Menerangi Kabupaten Kupang

    Listrik Menyala 24 Jam di Lelogama, Upaya PLN Menerangi Kabupaten Kupang

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang, Garda Indonesia | Masyarakat Desa Fatumetan, Leloboko, Oelbanu, Oh Aem dan Kelurahan Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Serta Desa Fatumonas, Binafun, Bonmuti dan Bitobe Kecamatan Amfoang Tengah, dalam waktu dekat akan menikmati listrik 24 jam, di mana sebelumnya listrik menyala hanya 12 jam. PLN UPPK (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Kupang telah berhasil melakukan komisioning test […]

  • Bupati Sadewo Dilempari Sandal Saat Demo Pati

    Bupati Sadewo Dilempari Sandal Saat Demo Pati

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyebut eskalasi aksi semakin memanas karena adanya pihak yang diduga menjadi provokator.   Pati | Aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, pada Rabu, 13 Agustus 2025 berakhir ricuh dan memakan korban jiwa. Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Kericuhan pecah sekitar pukul 11.00 […]

  • Keluarga Besar Putra Putri Polri Daerah NTT Bantu Korban Badai Seroja

    Keluarga Besar Putra Putri Polri Daerah NTT Bantu Korban Badai Seroja

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badai Siklon Tropis Seroja yang meluluhlantakkan 15 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada rentang waktu tanggal 3—5 April 2021 memutuskan jaringan listrik, telekomunikasi, kerusakan fasilitas umum, rumah-rumah penduduk hanyut terseret banjir bandang, dan mengakibatkan 181 orang meninggal dunia dan sekitar 45 orang hilang. Duka yang bertepatan dengan perayaan […]

expand_less