Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Wakil Wali Kota Kupang : Tidak Ada Izin Pesta Selama PPKM Level IV

Wakil Wali Kota Kupang : Tidak Ada Izin Pesta Selama PPKM Level IV

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man menegaskan tidak ada izin untuk menyelenggarakan pesta dan acara yang berpotensi timbulkan kerumunan selama PPKM Level IV. Penegasan tersebut disampaikannya dalam rapat evaluasi PPKM Level IV tingkat Kota Kupang, yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, pada Kamis, 19 Agustus 2021.

Evaluasi ini sebagai tindak lanjut atas Evaluasi PPKM Level IV untuk Wilayah Papua, Maluku dan NTT bersama Menko Perekonomian dan sejumlah menteri terkait, sehari sebelumnya. Turut hadir dalam evaluasi tersebut, Kapolres Kupang Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Kalak BPBD, Kadis Perindag Kota Kupang, Kasat Pol PP Kota Kupang, para Kapolsek, Danramil, Camat beserta Kasie Trantib masing-masing.

Dokter Herman Man pun mengakui penerapan 5M di Kota Kupang masih belum optimal. Mobilisasi warga masih sangat tinggi dan menjadi sorotan pusat dalam evaluasi. Kerumunan warga, pesta dan acara semacamnya masih terus terjadi. Hampir setiap hari tim patroli gabungan Pemda dan TNI-Polri menemukan masih ada warga yang selenggarakan pesta dan harus ditertibkan bahkan dibubarkan.

“Ada laporan warga berani buat pesta karena mengaku sudah dapat izin. Karena itu saya tegaskan tidak ada izin untuk selenggarakan pesta atau acara apa pun selama PPKM Level IV,” tegas Wakil Wali Kota Kupang.

Selain pesta, ia mengemukakan ada beberapa pelanggaran yang masih dilakukan warga terkait protokol kesehatan, di antaranya soal pemakaian masker yang belum semua warga taati, jumlah pengunjung di mall dan pasar modern yang melampaui batas ketentuan serta belum semua pedagang kuliner yang menjalankan ketentuan take away.

Suasana rapat evaluasi PPKM Level IV tingkat Kota Kupang, yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, pada Kamis, 19 Agustus 2021. Foto oleh pkp

Belum disiplinnya warga, menurut dr. Hermanus Man mengakibatkan kasus positif Covid-19 di Kota Kupang belum menurun secara signifikan, masih di seputar angka ratusan. Secara epidemologi penularan Covid-19 di Kota Kupang masih tinggi, dibuktikan dari angka tes yang masih tinggi. Namun diakuinya tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 mengalami kenaikan yang menunjukkan upaya penanganan sudah lebih baik ditunjang oleh ketersediaan obat dan oksigen.

Kepada para camat, dr. Hermanus Man mengimbau untuk berkoordinasi dengan lurah-lurah di wilayahnya untuk mengaktifkan posko Covid-19 baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Para camat diminta untuk menjalin komunikasi dengan Kapolsek dan Danramil di wilayahnya untuk bersama melakukan pengawasan di wilayahnya.

“Jika tidak mampu ditangani di tingkat kelurahan dan kecamatan bisa minta bantuan gugus tugas tingkat Kota Kupang untuk patroli bersama. Dalam patroli nanti akan disertakan juga petugas untuk melakukan testing pada oknum yang menimbulkan kerumunan,” tegas Wakil Wali Kota Kupang.

Mengenai Posko Gugus Tugas, dr. Hermanus Man minta agar dilakukan pembenahan khususnya personel dengan melibatkan petugas dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Kominfo Kota Kupang untuk pelaporan dan penyajian data, agar nantinya informasi pendataan kasus, kematian, kesembuhan, BOR, tracing, testing, bansos dan vaksinasi per wilayah keluar dari satu pintu.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya P. T. Binti, S.IK pada kesempatan yang sama minta agar gugus tugas di tingkat kelurahan dan kecamatan ditingkatkan efektivitasnya. Petugas dari Kepolisian dan TNI siap memberikan dukungan. Kepada tim patroli, Kapolresta mengimbau untuk tidak segan dan takut dalam menegakkan aturan menertibkan warga yang belum taat prokes. Kapolresta juga memberi apresiasi kepada jajaran Dinas Perhubungan bersama petugas dari TNI dan Polri yang selama ini sudah bergerak menegakkan PPKM level IV dan penyekatan di pintu-pintu gerbang masuk Kota Kupang. (*)

Sumber dan foto (*/PKP_ans)

Editor dan foto utama (+roni banase)

 

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Indonesia Lakukan Tes Cepat dan Siapkan 2 Juta Obat Covid-19

    Pemerintah Indonesia Lakukan Tes Cepat dan Siapkan 2 Juta Obat Covid-19

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dari hari ke hari pemerintah terus melakukan langkah-langkah cepat dalam menangani penyebaran pandemi Covid-19 yang telah melanda lebih dari 180 negara di dunia. Langkah tersebut antara lain dengan dilakukannya tes cepat atau rapid test sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini apakah seseorang terpapar virus korona penyebab Covid-19. “Hari ini pemerintah telah […]

  • 107 Tahun Melayani, Urai Sejarah Gereja Protestan Polycarpus Atambua

    107 Tahun Melayani, Urai Sejarah Gereja Protestan Polycarpus Atambua

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Jemaat GMIT Polycarpus Atambua merupakan satu jemaat Protestan tertua di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia melayani sejak pemerintah Belanda memindahkan pusat administrasi sipil dan militer dari Atapupu. Jemaat GMIT Polycarpus berjumlah 4.277 jiwa yang menetap di hampir semua sudut kota Atambua. Perjalanan pelayanan GMIT Polycarpus Atambua, […]

  • Aman dari Peretas! Lacak Penyebaran Covid-19 via Aplikasi PeduliLindungi

    Aman dari Peretas! Lacak Penyebaran Covid-19 via Aplikasi PeduliLindungi

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memastikan bahwa aplikasi anak negeri yang dibuat untuk membantu melacak penyebaran virus corona, PeduliLindugi, aman dari ancaman peretas (hacker). “Aplikasi ini aman dan dikembangkan oleh anak bangsa sendiri. Sudah bisa di-download di Play Store and App […]

  • Dicekal Lagi; 3 Calon TKI Asal Kab Kupang

    Dicekal Lagi; 3 Calon TKI Asal Kab Kupang

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Lagi, hari ini, Kamis/13 September 2018 pukul 09.05 Wita bertempat di Bandara El Tari Kupang telah dicekal dan digagalkan 3 (tiga) orang Calon tenaga kerja non prosedural asal Kabupaten Kupang dan 1 (satu) orang perekrut asal Kota Palangkaraya-Provinsi Kalimantan Tengah; oleh Satgas pam Bandara El Tari. Menurut rencana, calon tenaga kerja tersebut akan […]

  • Ketum IMO : Rutan ‘Justice Collaborator’ Harus Jadi Prioritas Negara

    Ketum IMO : Rutan ‘Justice Collaborator’ Harus Jadi Prioritas Negara

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Ikatan Media Online (Ketum IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail menyambut baik rencana pembangunan rumah tahanan (rutan) khusus bagi justice collaborator. Rencana yang semula diajukan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo ini sebelumnya telah disetujui oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Namun, hingga kini […]

  • Sulamu Jadi Rumah Bersama Tanpa Hoaks & Radikalisme, Juga Rumah Kelor & Garam

    Sulamu Jadi Rumah Bersama Tanpa Hoaks & Radikalisme, Juga Rumah Kelor & Garam

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Sulamu-Kab.Kupang, Garda Indonesia | Cara berpikir kita harus menjadi critical thinking. Berpikir kritis untuk untuk menanggapi berita hoaks. Harus bisa memilih mana informasi yang baik di media massa. Hal tersebut dikatakan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam sambutannya di Pembukaan Sidang Klasis Sulamu 2, yang dilangsungkan di Gereja Jemaat Betesda, Desa Oeteta Kecamatan Sulamu, Kabupaten […]

expand_less