Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Wali Kota Kupang Pecat Jabatan ASN & Honorer Dinas Perhubungan

Wali Kota Kupang Pecat Jabatan ASN & Honorer Dinas Perhubungan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
  • visibility 112
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, gardaindonesia.id | Wali Kota Kupang mengambil tindakan tegas dengan melakukan pemecatan dari jabatan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan Kota Kupang termasuk tenaga honorer (Jumat,18/1/2019).

Tindakan tegas tersebut diambil Wali Kota Kupang sebagai akibat dari adanya indikasi korupsi uang negara berupa uang parkir

“Semua ASN dipecat dari jabatannya termasuk honor diberhentikan”, ujar Wali Kota Kupang saat ditemui usai melaksanakan pembersihan sampah bersama Gubernur NTT Viktor Laiskodat beserta jajaran ASN lingkup Pemprov NTT di areal bundaran Undana (Sabtu,19/1/2019 pukul 09.30 WITA).

Baca juga:

http://gardaindonesia.id/2019/01/18/mutasi-19-pejabat-eselon-2b-pemkot-kupanginilah-daftar-nama-mereka/

Kepada media ini, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan bahwa semua ASN Dinas Perhubungan langsung dipindahkan dan non job dan langsung digantikan dengan orang baru

“Pecat sekarang langsung diganti orang baru”, ungkap Wali Kota Kupang.

Lanjut Wali Kota Jefry, selanjutnya ASN yang sudah dipecat di-rolling tanpa jabatan ke tempat lain

“Mereka dipecat bukan dari ASN namun dari jabatannya (non job)”, terang Jefri Riwu Kore

Saat ditanya mengenai penyebab pemecatan, Wali Kota Jefri menjelaskan bahwa terdapat indikasi mereka tidak mengikuti instruksi pimpinan, yang paling fatal mereka tidak menyetorkan hasil pungutan uang parkir ke bank namun menerima uang tunai

“Kita tidak mentolerir dinas menerima uang tunai dan tidak menyetorkan ke bank”, tegas Jefri Riwu Kore

Dengan gamblang Wali Kota Jefri menjelaskan bahwa mereka dari bawah hingga ke atas tidak mau dan menolak dan melawan perintah pimpinan

“Saya juga menemukan indikasi banyak pungutan parkir seharusnya masuk ke dalam pendapatan pemerintah kota, ternyata tindakannya masif dan adanya indikasi korupsi. Jika kita sudah tahu maka tak bisa ditolerir”, jelas Wali Kota Jefri

Terkait penataan juru parkir dan pengelolaan uang parkir,Wali Kota Jefry menjabarkan mengenai tata kelola parkir harus menggunakan seragam parkir, punya nama petugas parkir, pungutan parkir harus disetor ke bank dan menjaga kebersihan dan ketertiban lokasi parkir.

“Kami sudah warning (peringatan,red) sejak awal namun tak diindahkan malah mereka lakukan sub kontrak ke orang lain. Daripada pusing urus hal kecil sebaiknya kita ganti saja”, tutup Wali Kota Jefri.

 

Penulis dan editor (+rony banase)

Foto : penanusantara.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

    Alasan Presiden Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Ninoy Karundeng History in the making. Sejarah tengah berlangsung. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo ditunjuk sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz. Bagi Jokowi, Listyo amunisi baru, untuk mendukungnya mengubah sejarah Indonesia. Jokowi tahu betul tantangan melawan radikalisme, intoleransi, terorisme, peredaran narkoba, sampai kamtibmas yang dihadapi Indonesia dan Kapolri, beserta Panglima TNI, […]

  • Gubernur VBL Ajak Gereja Kolaborasi Tuntaskan Persoalan Pekerja Migran

    Gubernur VBL Ajak Gereja Kolaborasi Tuntaskan Persoalan Pekerja Migran

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua-Belu, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) turut hadir sebagai pembicara pada pertemuan pastoral ke-11 di Hotel Matahari, Atambua Kabupaten Belu, Rabu, 24 Juli 2019 yang dihelat oleh 8 (delapan) Keuskupan Wilayah Nusa Tenggara (NTT dan Bali) yang mengusung tema ‘Gereja Peduli Migran dan Perantau’. Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak pihak gereja […]

  • DPR RI Ketok Palu Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun

    DPR RI Ketok Palu Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan 80 juta anak Indonesia dengan melakukan terobosan progresif melalui pengesahan RUU Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. “Batas minimal umur perkawinan bagi perempuan dan laki-laki dipersamakan, yaitu 19 tahun,” ujar Menteri Pemberdayaan […]

  • 1 Tahun Pandemi di Indonesia, Momentum “Refocusing’ Kebijakan Dunia Usaha

    1 Tahun Pandemi di Indonesia, Momentum “Refocusing’ Kebijakan Dunia Usaha

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | 1 (satu) tahun lalu tepatnya pada Senin, 2 Maret 2020, Indonesia pertama kali mengonfirmasi kasus Covid-19. Saat itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang Indonesia positif terjangkit corona virus disease (Covid-19) yakni perempuan berusia 31 tahun dan ibu berusia 64 tahun. Kemudian, pandemi pun menyebar ke berbagai provinsi di Indonesia, […]

  • Polri-TNI : Pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 Optimal

    Polri-TNI : Pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 Optimal

    • calendar_month Ming, 26 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri dan TNI memastikan pengamanan perayaan malam Natal dan Tahun Baru 2022 berjalan optimal. Umat Kristiani dipastikan bisa menjalankan ibadah secara aman. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau persiapan perayaan malam Natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Turut pula hadir Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Ketua DPR RI Puan Maharani, hingga […]

  • Ahok Tolak Jadi Calon Gubernur NTT, Ini Alasannya

    Ahok Tolak Jadi Calon Gubernur NTT, Ini Alasannya

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama (BTP) dalam sesi temu wicara yang dihelat di halaman Kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Selasa, 13 Agustus 2019 pukul 17:00 WITA; menolak dicalonkan sebagai gubernur Provinsi NTT. Penolakan Ahok tersebut disampaikannya saat menjawab salah satu permintaan yang dirangkai dalam pertanyaan yang diajukan oleh […]

expand_less