Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan SoE Dapat Vaksinasi Covid-19 Tahap I

Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan SoE Dapat Vaksinasi Covid-19 Tahap I

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | Rutan SoE kelas IIB menghelat vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang diperuntukkan bagi 204 warga binaan pemasyarakatan (WBP), 20 orang pegawai Rutan SoE dan keluarga menggunakan vaksin jenis AstraZaneca yang berlangsung di depan Rutan SoE, pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Kepala Rutan SoE Nixon G.L.Osingmahi, S.Sos., M.Hum. menyampaikan target vaksinasi tahap pertama untuk 240 orang, di antaranya 204 WBP, dan 20 pegawai dan sisanya  keluarga yakni istri dan anak-anak. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemda TTS dalam hal ini bapak Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Wakil DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, dan tenaga kesehatan yang sudah berusaha hingga Rutan SoE mendapat vaksin tahap pertama,” ucapnya.

Karutan SoE pun menyampaikan terima kasih kepada Kadis Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dr. Eirene Atte yang secara langsung memantau vaksinasi bersama seluruh kepala bidang, termasuk seluruh tenaga kesehatan dari Puskesmas Oenino yang sudah mau membantu vaksinasi kepada warga binaan.

Karutan SoE yang akrab disapa Nixon juga mengharapkan semoga dalam waktu dekat bisa mendapatkan vaksin tahap kedua. Ia  mengapresiasi seluruh warga binaan dan pegawai Rutan SoE yang mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan TTS, dr. Eirene Atte, mengatakan dosis yang dibawa sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan Kepala Rutan Soe, untuk seluruh warga binaan bersama pegawai.

Dokter Eirene menjelaskan, untuk vaksinasi Covid-19 jenis AstraZaneca dosis pertama minimal 1 (satu) bulan, kemudian  melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Ia pun mengimbau masyarakat di Kabupaten TTS untuk mengikuti vaksinasi guna mempercepat pengendalian Covid-19.

“Jangan takut divaksin. Walaupun banyak rumor di luar menyatakan ada efek samping, tapi manfaatnya lebih besar dari efek samping karena bisa mendapatkan imunitas yang baik. Sehingga walaupun terserang tetapi tetap bisa terkontrol,” terang dokter Eirene.

Walaupun sudah memperoleh vaksin pertama dan kedua, imbuh dokter Eirene,  harus menaati protokol kesehatan yakni tetap pakai masker, menjaga jarak.

“Bukan berarti sudah selesai vaksin lalu kita kebal dengan Covid-19, tetapi harus tetap menaati prokes,” tandas dokter Eirene. (*)

Penulis : Daud Nubatonis

Editor (+roni banase)

Foto (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi NTT, Dampak, dan Manfaat Bagi Perekonomian (Deflasi April & Mei 2023)

    Inflasi NTT, Dampak, dan Manfaat Bagi Perekonomian (Deflasi April & Mei 2023)

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yezua H.F.H Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Salah satu fokus pemerintah pada tahun 2023 adalah mengendalikan inflasi. Pemerintah menyadari bahwa perekonomian global di tahun 2023 masih menghadapi ketidakpastian meskipun sepanjang tahun 2022 perekonomian Indonesia masih tetap kuat dan dapat tumbuh. Hal ini menjadi modal pemerintah untuk menghadapi tantangan yang berat di masa yang akan […]

  • Biro Umum Setda NTT Budidaya Sorgum, Panen Perdana oleh Gubernur VBL

    Biro Umum Setda NTT Budidaya Sorgum, Panen Perdana oleh Gubernur VBL

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Biro Umum Setda NTT bekerja sama dengan Sejati Petani Sorgum Indonesia (Sepasi) menggarap dan menanam Sorgum varian Bioguma 3 di lahan tidur seluas 2 hektar di lokasi helipad samping rumah jabatan Gubernur NTT. Selain di lokasi tersebut, Sorgum juga ditanam di lahan tidur masing-masing 2 hektar di Takari dan Oesain Amarasi, […]

  • Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga atas meninggalnya 1 (satu) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Komodo Labuan Bajo (Rumah Sakit Rujukan Covid-19), pada Rabu, 25 Maret 2020 sekitar pukul 05.30 WITA,” ungkap Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Jelamu Ardu Marius kepada […]

  • Perairan NTT Dilanda Badai dari Australia? Ini Penjelasan Meteorologi Kupang

    Perairan NTT Dilanda Badai dari Australia? Ini Penjelasan Meteorologi Kupang

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, S.Si. memberikan penjelasan terkait banyaknya berita yang beredar di masyarakat mengenai badai Australia yang akan terjadi di Perairan selatan Rote Ndao dan Pulau Timor terhitung Kamis, 5— Senin, 9 Agustus 2021, dengan puncak kecepatan angin terjadi pada Minggu, 8 Agustus 2021 pukul […]

  • 3 Positif Covid-19 dari Kota Kupang Hasil Transmisi Lokal, Total 76 Kasus di NTT

    3 Positif Covid-19 dari Kota Kupang Hasil Transmisi Lokal, Total 76 Kasus di NTT

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Selasa siang, 19 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT, menyampaikan perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan penyampaian Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. “Hari ini bertambah 5 kasus Positif Covid-19 […]

  • Lempar Monyet & Bola Panas Formula-E : Tanggung Jawab Siapa?

    Lempar Monyet & Bola Panas Formula-E : Tanggung Jawab Siapa?

    • calendar_month Jum, 3 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Melihat lintasan historis even Formula-E ini, maka Gubernur (eksekutif) serta DPRD DKI Jakarta periode 2014—2019 plus ketujuh fraksi DPRD periode sekarang yang menolak interpelasi tentulah merupakan pihak paling bertanggung jawab! Tak boleh ada yang cuci-tangan, buang badan atau pura-pura bego. Naga-naganya sekarang ada yang mau lempar monyet atau bola panas ke […]

expand_less