Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Warga NTT di Bali Terdampak Covid-19 Resah, Perlu Perhatian Pemprov NTT

Warga NTT di Bali Terdampak Covid-19 Resah, Perlu Perhatian Pemprov NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Sekitar 11.000 warga NTT yang berdomisili di Provinsi Bali terdampak Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang berakibat pada hilangnya mata pencaharian dan penghasilan. Menyikapi kondisi tersebut, Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora pun prihatin dan telah memberikan bantuan sembako ala kadarnya, namun bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tidak bisa diperoleh terkait regulasi setempat.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora NTT Daerah Bali, Yulius Yosep Diaz melalui rilis yang diterima Garda Indonesia pada Rabu, 29 April 2020, mengatakan dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, IKB Flobamora juga ikut prihatin dengan kondisi warga NTT di Bali.

“Kami sudah membagikan sembako kepada warga NTT, karena bantuan yang diturunkan dari pemerintah Provinsi Bali itu hanya dibagikan kepada orang lokal yang notabene ber-KTP Bali saja. Karena warga perantauan dianggap “krama tamiu” (warga tamu/pendatang). Inilah inti persoalannya sehingga bantuan tersebut tidak diberikan kepada warga perantauan,” ungkap Yulius.

Maka dalam kondisi tersebut, beber Yulius, otomatis warga NTT, kini kelaparan karena tidak mempunyai pekerjaan lagi.

“Mau cari makan di mana?” tanya Ketua IKB Flobamora seraya berkata ketika ada niat untuk pulang ke NTT, namun tidak bisa karena semua akses ditutup oleh pemerintah bahkan kebijakan penutupan telah diberlakukan sejak Jumat, 17 April 2020.

Pertanyaannya dengan ada penutupan ini apa solusi dari pemerintah? “Kita berharap agar Pemrov NTT dan Bali harus berkoordinasi mencari jalan keluar untuk memulangkan warga NTT yang tidak mempunyai apa-apa lagi. Yang terpenting pemulangannya tetap mengikuti SOP Kesehatan. “Saya rasa yang pulang itu mau kok dikarantina sampai di kampung mereka masing-masing. Flobamora sangat siap sekali kalau diminta untuk mendata membantu Pemprov NTT untuk mendata warga yang terkena dampak,” harapnya.

Menanggapi keresahan warga perantauan asal NTT yang berdomisili di Bali saat ini yang terdampak Wabah pandemi Coronavirus atau Covid-19, Yulius Yosep Diaz menyampaikan telah mengantisipasinya, namun kurang responsifnya Pemerintah Provinsi dan Pemda se-NTT sehingga berbagai masalah muncul pasca Pandemi Covid-19.

“Saya kurang memahami kebijakan Gubernur NTT dan sebagian Pimpinan Daerah sekarang yang terkesan kurang responsif dengan keberadaan warga perantauan melalui paguyubannya. Padahal Paguyuban Flobamora sebelumnya ada pengakuan dari pemerintah NTT, dalam hal ini Gubernur-Gubernur terdahulu. Inilah yang menjadi kendala bagi kami di Flobamora untuk melalukan komunikasi,” bebernya.

Tentunya, lanjut Yulius, hal ini yang membuat kita susah untuk berkomunikasi dengan pemangku kebijakan di NTT. “Kita sudah beberapa kali bersurat dan meminta untuk audiensi tetapi tidak ada respons dari Pemprov NTT,” ungkapnya, pada Selasa malam, 28 April 2020 di kediamannya.

“Untuk diketahui, keberadaan IKB Flobamora di Bali telah banyak berbuat baik untuk kemanusiaan maupun terkait promosi pariwisata daerah asal di NTT. Inilah yang ingin disampaikan ke Pemprov NTT, bagaimanapun juga kita sudah ikut mempromosikan pariwisata NTT bahkan sampai ke tingkat internasional,” papar Ketua IKB Flobamora Bali seraya mengungkapkan keyakinannya bahwa Pemprov NTT tidak punya data berapa jumlah warga NTT yang ada di Bali.

Imbuh Yulius melanjutkan, “Kalau diminta, kita IKB Flobamora punya data sekitar 11 ribuan orang.”

Ketua IKB Flobamora pun mengingatkan bahwa banyaknya perantau di Bali itu karena tidak mempunyai lapangan pekerjaan di daerah asalnya di NTT. “Ini kan juga harus dipikirkan oleh pemerintah. Jangan kemudian di situasi seperti ini, membiarkan warga sengsara. Coba kita lihat aksi nyata dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengunjungi indekos para perantau yang tidak mudik untuk memberikan bantuan,” pintanya.

“Semoga Pemprov dan Pemda di NTT melakukan hal yang sama,” harap Ketua IKB Flobamora NTT Daerah Bali. (*)

Sumber berita dan foto (*/BFT/DPS/Gre/Don)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Implementasi Kartu Prakerja, Daftar ‘Online’ di April Pekan Kedua

    Percepat Implementasi Kartu Prakerja, Daftar ‘Online’ di April Pekan Kedua

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Program Kartu Prakerja Komite Cipta Kerja telah mempersiapkan Program Kartu Prakerja bagi para pencari kerja dan pekerja formal/informal yang terkena dampak langsung dari berkurangnya aktivitas ekonomi nasional saat pandemi Virus Korona (Covid-19) dengan memulai pendaftaran secara online mulai minggu kedua April 2020. Pelaksanaan dan penyesuaian fokus dari Program Kartu Prakerja tersebut […]

  • KSMM Helat Seleksi Cerdas Cermat Matematika Serentak Se-Daratan Timor & Rote Ndao

    KSMM Helat Seleksi Cerdas Cermat Matematika Serentak Se-Daratan Timor & Rote Ndao

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM), Prodi Matematika FKIP Undana melaksanakan seleksi serentak lomba Cerdas Cermat Matematika (CCM) XII se-daratan Timor, Flores Timur dan Rote Ndao pada tingkat Sekolah Dasar (SD). Seleksi dilakukan di pada Sabtu, 10 Agustus 2019, di 5 (lima) kabupaten dan Kota Kupang. Ketua panitia pelaksana CCM XII se-Daratan […]

  • Delapan Anak Buah Purbaya Kena OTT KPK, Sindiran Prabowo Maut

    Delapan Anak Buah Purbaya Kena OTT KPK, Sindiran Prabowo Maut

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Benar-benar maut sindiran Prabowo di hadapan Menkeu Purbawa soal pegawai pajak yang nakal. Beberapa hari kemudian delapan pegawai pajak yang notabene anak buah Purbaya kena OTT KPK. Mari kita marah. Jangan ditahan. Negara ini terlalu sering meminta kita sabar, sementara kesabarannya sendiri sudah lama bangkrut. Saya ini rakyat jelata yang taat. […]

  • Bupati/Wabup Sabu Raijua & Lembata Dilantik di Masa Pandemi ke Endemi

    Bupati/Wabup Sabu Raijua & Lembata Dilantik di Masa Pandemi ke Endemi

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Drs. Nikodemus Rihi Heke, M.Si. dan Yohanis Uly Kale, A.Md sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2021—2024 dan Dr. Thomas Ola Langoday, S.E. M.Si. dilantik sebagai Bupati Lembata sisa masa jabatan periode 2017—2022, oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mewakili Presiden RI Joko Widodo pada Kamis pagi, 16 September […]

  • Gempa bumi 5,3 SR Guncang Morotai, 800 Warga Mengungsi

    Gempa bumi 5,3 SR Guncang Morotai, 800 Warga Mengungsi

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku Utara, gardaindonesia.id | Telah terjadi gempa dengan kekuatan 5.3 SR pada Kamis, 7 Februari 2019 pukul 17.03.07 WIB. Pusat gempa 37 km tenggara Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara. Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menuturkan, gempa terasa kuat sekitar 3—4 detik di Kab. Kep. Morotai. “Masyarakat panik dan keluar dari rumah masing-masing. Gempa tidak […]

  • Sumpah Pemuda, Ketua KPK : Esensi, Peran Pemuda Zaman ‘Now’ untuk Bangsa & Negara

    Sumpah Pemuda, Ketua KPK : Esensi, Peran Pemuda Zaman ‘Now’ untuk Bangsa & Negara

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hari ini Rabu, 28 Oktober 2020, kita segenap rakyat Indonesia kembali memperingati Hari Sumpah Pemuda, hari di mana seluruh bangsa dan tumpah darah Indonesia di mana pun berada, bersatu padu dalam sebuah sumpah, ‘Sumpah Pemuda’, yang dicetuskan oleh para pemuda dan pemudi pada masa pergerakan kemerdekaan. Di masa itu, para pemuda-pemudi […]

expand_less