Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Yohana, Inspirasi Dari Ufuk Timur (Peluncuran Buku Biografi Menteri PPPA)

Yohana, Inspirasi Dari Ufuk Timur (Peluncuran Buku Biografi Menteri PPPA)

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | “Eh kupu-kupu bawa kabar apa ka?”sapa Yohana pada kupu-kupu berwarna keemasan yang menerobos masuk melalui jendela rumah dinasnya di Kompleks Perumahan Dosen Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua pada Selasa, 21 Oktober 2014.

Bagi warga Papua, kupu-kupu yang masuk ke beranda rumah dipercaya akan membawa kabar baik. Siapa sangka hanya berselang 15 menit kemudian Yohana menerima telepon dari Rumah Transisi. Instruksi dari seseorang bernama Andi sangat jelas bahwa Yohana harus segera terbang ke Jakarta untuk menemui Presiden terpilih 2014, Joko Widodo.

Selintas tulisan di atas terangkum dalam buku biografi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise berjudul Dunia Yohana, Inspirasi dari Ufuk Timur yang diluncurkan hari ini Kamis, 17 Oktober 2019.

Biografi yang ditulis oleh Yudhistira ANM Massardi ini mengeksplorasi kisah Menteri Yohana mulai dari kesehariannya sebagai dosen dan ibu tiga anak, masa-masa ketegangan sebelum akhirnya dilantik sebagai Menteri Perempuan pertama dari Papua hingga kesibukan beliau menangani isu perempuan dan anak di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Yudhistira ANM Massardi mampu mengungkap berbagai hal yang tidak banyak diketahui oleh orang awam tentang sosok Yohana, tugas-tugas penting Kemen PPPA sebagai kementerian koordinatif dan isu perempuan dan anak yang sangat strategis dan kritis.

Peluncuran buku biografi dikemas dalam bentuk temu wicara (talkshow) yang dipandu oleh Jurnalis Metro TV Prita Laura. Sosok Menteri Yohana bagi Prita Laura sendiri menorehkan kesan mendalam baginya saat mengikuti kunjungan kerja ke Afghanistan. ”Beliau adalah pejabat Indonesia pertama yang berkunjung ke Afghanistan, negara penuh konflik. Kunjungan terakhir pemerintah Indonesia ke Afghanistan dilakukan Presiden Pertama Sukarno pada tahun 1961. Kenekatan beliau akhirnya membawa inspirasi bagi perjuangan pemberdayaan perempuan Afghanistan, ”ungkap Prita.

Temu Wicara dengan Menteri PPPA, Yohana Yembise yang dipandu oleh Jurnalis Prita Laura

Ketua Komisi 8 DPR RI, Muhammad Ali Taher terkesan dengan kesederhanaan seorang Yohana Yembise. ”Menurut saya, beliau adalah Menteri paling sederhana. Tapi dibalik kesederhanaannya, beliau adalah sosok yang menyimpan optimisme merubah masa depan perempuan dan anak, seorang intelektual alam dengan karakter luar biasa, ”ungkap Ali Taher.

Senada dengan Ali Taher, Kak Seto (Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia) menilai Menteri Yohana adalah sosok yang lembut sekaligus tegas. ”Beliau inspirasi bagi saya, menghadapi berbagai kasus perempuan dan anak dengan tulus, penuh kasih tetapi juga tegas pada predator anak yang melanggar hak-hak anak Indonesia, ”ujar Kak Seto.

Di depan para undangan, Menteri Yohana menyatakan cukup bahagia dengan beberapa pencapaian Kemen PPPA antara lain disetujuinya Revisi terbatas UU No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan terkait pembatasan minimal usia pernikahan, menginisiasi lahirnya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, UU No.17 tahun 2016 tentang pemberatan hukuman untuk pelaku kekerasan seksual pada anak dengan metode suntik kimia/kebiri dan komitmen dari 520 Kabupaten/Kota menuju Kabupaten/Kota Layak Anak.

Di akhir jabatannya sebagai Menteri PPPA, Menteri Yohana menyatakan ingin pulang dan kembali mengajar di Papua. ”Saya adalah dosen dan saya terpanggil untuk kembali bergabung mengajar bersama kolega saya di Kampus Universitas Cendrawasih Jayapura. Saya tidak punya ambisi apa-apa. Saya terpanggil untuk ikut mempersiapkan generasi terbaik yang akan membangun Papua ke depan, ”pungkas Menteri Yohana.

Peter Yarangga, Ketua Dewan Adat Papua menyambut baik keinginan Menteri Yohana kembali ke kampus. ”Ibu Menteri adalah sosok perempuan yang mewakili perempuan hebat di tanah Papua masa depan, karena Papua bagian dari Indonesia dan Indonesia bagian dari dunia, ”ujar Peter.

Nurhayati Subakat, pendiri Paragon Technology and Innovation sebagai pendukung utama buku biografi menjelaskan Paragon mengambil inisiatif mewujudkan keinginan Menteri Yohana dan Kemen PPPA membuat buku biografi karena pihaknya melihat pencapaian Menteri Yohana dianggap adalah hal yang luar biasa dan perlu didokumentasikan agar menjadi bahan inspirasi masyarakat. (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Berkendara Motor Hingga Hirup Udara Segar di Danau Toba

    Jokowi Berkendara Motor Hingga Hirup Udara Segar di Danau Toba

    • calendar_month Kam, 3 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Toba, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor saat kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Sumatera Utara pada Rabu, 2 Februari 2022. Dari Simpang Sibisa, Kabupaten Toba, Presiden mengenakan jaket hijau bertuliskan Go20, menunggangi motor modifikasi Kawasaki W175 menuju Kawasan Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun. Tampak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar […]

  • Bupati Ande Agas Didemo Mahasiswa HIPMMATIM Kupang

    Bupati Ande Agas Didemo Mahasiswa HIPMMATIM Kupang

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kebijakan Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas menuai protes dan kritikan dari puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pelajar Mahasiswa Manggarai Timur (HIPMMATIM) Kupang yang melakukan aksi unjuk rasa pada Kamis, 21 November 2019 dengan melakukan long march dari Taman Nostalgia Kota Kupang dan menuju Gedung DPRD NTT. Beberapa kebijakan yang […]

  • PLN & Bupati Sikka Serahkan BLT dan Token Listrik Gratis di Desa Wolonterang

    PLN & Bupati Sikka Serahkan BLT dan Token Listrik Gratis di Desa Wolonterang

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Sebagai bentuk kerja nyata, pada Kamis, 25 Juni 2020, PLN UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Flores Bagian Timur bersama Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos berkunjung ke Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Token Listrik Gratis kepada masyarakat sekitar […]

  • Imbauan Gereja Katolik Merespons Wabah Pandemik Covid-19

    Imbauan Gereja Katolik Merespons Wabah Pandemik Covid-19

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gereja Katolik Indonesia menyerukan imbauan kepada Umat Katolik di tengah wabah pandemik Covid-19. Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta Romo V. Adi Prasojo Pr. juga menyampaikan beberapa poin mengenai dukungan gereja terhadap penanganan Covid-19. Setelah menyepakati dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rm. Adi Prasojo menyatakan beberapa poin dukungan Gereja Katolik Indonesia. […]

  • Teh Kelor – Suguhan Resmi bagi Tamu Pemerintah Provinsi NTT

    Teh Kelor – Suguhan Resmi bagi Tamu Pemerintah Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Pemprov NTT telah mencanangkan suguhan Teh Kelor (marungga-red) atau moringa oleifera bagi para tamu jajaran pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pengamatan media ini semua tamu yang memadati ruang tunggu Gubernur 2 (Wakil Gubernur) disuguhi ‘Teh Kelor’ yang kaya akan manfaat, (Rabu pagi,7/11/18). Nampak para tamu sangat takjub dan menikmati suguhan teh kelor […]

  • Dana Bantuan Rumah Sederhana Sehat di Belu, Nama Janda Tua Tak Diusulkan

    Dana Bantuan Rumah Sederhana Sehat di Belu, Nama Janda Tua Tak Diusulkan

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia| Nasib malang menimpa Kristina Hoar, seorang janda tua di Dusun Siarai, Desa Raifatus, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Informasi yang dihimpun Garda Indonesia di rumah ibu tua berdinding seng bekas pada Jumat, 24 Juli 2020; menyebutkan bahwa Kristina Hoar hidup seorang diri di gubuk reyot itu lantaran tidak […]

expand_less