Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Yohana, Inspirasi Dari Ufuk Timur (Peluncuran Buku Biografi Menteri PPPA)

Yohana, Inspirasi Dari Ufuk Timur (Peluncuran Buku Biografi Menteri PPPA)

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | “Eh kupu-kupu bawa kabar apa ka?”sapa Yohana pada kupu-kupu berwarna keemasan yang menerobos masuk melalui jendela rumah dinasnya di Kompleks Perumahan Dosen Universitas Cenderawasih Jayapura, Papua pada Selasa, 21 Oktober 2014.

Bagi warga Papua, kupu-kupu yang masuk ke beranda rumah dipercaya akan membawa kabar baik. Siapa sangka hanya berselang 15 menit kemudian Yohana menerima telepon dari Rumah Transisi. Instruksi dari seseorang bernama Andi sangat jelas bahwa Yohana harus segera terbang ke Jakarta untuk menemui Presiden terpilih 2014, Joko Widodo.

Selintas tulisan di atas terangkum dalam buku biografi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise berjudul Dunia Yohana, Inspirasi dari Ufuk Timur yang diluncurkan hari ini Kamis, 17 Oktober 2019.

Biografi yang ditulis oleh Yudhistira ANM Massardi ini mengeksplorasi kisah Menteri Yohana mulai dari kesehariannya sebagai dosen dan ibu tiga anak, masa-masa ketegangan sebelum akhirnya dilantik sebagai Menteri Perempuan pertama dari Papua hingga kesibukan beliau menangani isu perempuan dan anak di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Yudhistira ANM Massardi mampu mengungkap berbagai hal yang tidak banyak diketahui oleh orang awam tentang sosok Yohana, tugas-tugas penting Kemen PPPA sebagai kementerian koordinatif dan isu perempuan dan anak yang sangat strategis dan kritis.

Peluncuran buku biografi dikemas dalam bentuk temu wicara (talkshow) yang dipandu oleh Jurnalis Metro TV Prita Laura. Sosok Menteri Yohana bagi Prita Laura sendiri menorehkan kesan mendalam baginya saat mengikuti kunjungan kerja ke Afghanistan. ”Beliau adalah pejabat Indonesia pertama yang berkunjung ke Afghanistan, negara penuh konflik. Kunjungan terakhir pemerintah Indonesia ke Afghanistan dilakukan Presiden Pertama Sukarno pada tahun 1961. Kenekatan beliau akhirnya membawa inspirasi bagi perjuangan pemberdayaan perempuan Afghanistan, ”ungkap Prita.

Temu Wicara dengan Menteri PPPA, Yohana Yembise yang dipandu oleh Jurnalis Prita Laura

Ketua Komisi 8 DPR RI, Muhammad Ali Taher terkesan dengan kesederhanaan seorang Yohana Yembise. ”Menurut saya, beliau adalah Menteri paling sederhana. Tapi dibalik kesederhanaannya, beliau adalah sosok yang menyimpan optimisme merubah masa depan perempuan dan anak, seorang intelektual alam dengan karakter luar biasa, ”ungkap Ali Taher.

Senada dengan Ali Taher, Kak Seto (Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia) menilai Menteri Yohana adalah sosok yang lembut sekaligus tegas. ”Beliau inspirasi bagi saya, menghadapi berbagai kasus perempuan dan anak dengan tulus, penuh kasih tetapi juga tegas pada predator anak yang melanggar hak-hak anak Indonesia, ”ujar Kak Seto.

Di depan para undangan, Menteri Yohana menyatakan cukup bahagia dengan beberapa pencapaian Kemen PPPA antara lain disetujuinya Revisi terbatas UU No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan terkait pembatasan minimal usia pernikahan, menginisiasi lahirnya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, UU No.17 tahun 2016 tentang pemberatan hukuman untuk pelaku kekerasan seksual pada anak dengan metode suntik kimia/kebiri dan komitmen dari 520 Kabupaten/Kota menuju Kabupaten/Kota Layak Anak.

Di akhir jabatannya sebagai Menteri PPPA, Menteri Yohana menyatakan ingin pulang dan kembali mengajar di Papua. ”Saya adalah dosen dan saya terpanggil untuk kembali bergabung mengajar bersama kolega saya di Kampus Universitas Cendrawasih Jayapura. Saya tidak punya ambisi apa-apa. Saya terpanggil untuk ikut mempersiapkan generasi terbaik yang akan membangun Papua ke depan, ”pungkas Menteri Yohana.

Peter Yarangga, Ketua Dewan Adat Papua menyambut baik keinginan Menteri Yohana kembali ke kampus. ”Ibu Menteri adalah sosok perempuan yang mewakili perempuan hebat di tanah Papua masa depan, karena Papua bagian dari Indonesia dan Indonesia bagian dari dunia, ”ujar Peter.

Nurhayati Subakat, pendiri Paragon Technology and Innovation sebagai pendukung utama buku biografi menjelaskan Paragon mengambil inisiatif mewujudkan keinginan Menteri Yohana dan Kemen PPPA membuat buku biografi karena pihaknya melihat pencapaian Menteri Yohana dianggap adalah hal yang luar biasa dan perlu didokumentasikan agar menjadi bahan inspirasi masyarakat. (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hemat 15 Triliun, Prabowo Minta Potong Perjalanan Dinas Luar Negeri

    Hemat 15 Triliun, Prabowo Minta Potong Perjalanan Dinas Luar Negeri

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran perjalanan dinas pejabat dipotong, terutama perjalanan dinas luar negeri. Ia ingin perjalanan luar negeri para pejabat dikurangi 50 persen dari total anggaran yang terdata di kementerian atau lembaga masing-masing. “Saudara-saudara, hitungan kita perjalanan luar negeri saja itu, Indonesia ini perjalanan luar negeri pejabat-pejabat, USD 3 miliar. Saya minta […]

  • Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

    Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Banten merupakan provinsi di Indonesia yang terletak pada bagian paling barat Pulau Jawa dengan ibu kota di Kota Serang. Sebelum terjadi pemekaran daerah, provinsi ini sebelumnya pernah menjadi bagian dari wilayah Jawa Barat yang kemudian resmi dimekarkan pada tanggal 4 Oktober 2000. Wilayah Banten terletak di antara 5º7’50”-7º1’11” Lintang Selatan dan 105º1’11”-106º7’12” Bujur Timur, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 luas wilayah Banten adalah 9.160,70 km². Provinsi […]

  • Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Gabriel Goa,Ketua Satgas Anti Human Trafficking Golkar NTT melalui Jubir Riesta Megasari menyatakan bahwa target Mafia Human Trafficking saat ini mulai kembali mengincar calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Flores, Palue, Solor, Adonara, Lembata, dan Alor untuk dibawa ke Malaysia lewat jalur Timur yakni Nunukan. “Bujuk rayu yang mereka lakukan adalah […]

  • Robot Pembersih Pantai Harga Satu Miliar Mulai Beroperasi di Bali

    Robot Pembersih Pantai Harga Satu Miliar Mulai Beroperasi di Bali

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Loading

    Bebot bertenaga listrik ini dikendalikan dengan remote control dan mampu mencengkram hingga 10 cm ke dalam pasir untuk mengangkat serpihan sampah kecil yang sering terlewatkan.   Denpasar | Robot pembersih pantai bernama Bebot resmi mulai dioperasikan di Pantai Berawa, Badung, Bali, pada Selasa, 19 Agustus 2025. Inisiatif ini hadir sebagai langkah konkret dalam menangani masalah […]

  • PLN Entaskan Krisis Air Tiga Dusun di Desa Nubahaeraka Lembata

    PLN Entaskan Krisis Air Tiga Dusun di Desa Nubahaeraka Lembata

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Pemerintah Desa Nubahaeraka menyatakan kesiapan warga untuk menanggung biaya layanan listrik, mengingat sebelumnya mereka harus membeli air melalui truk tangki dengan harga yang cukup tinggi.   Lembata | Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) Kabupaten Lembata berhasil membuka kembali akses […]

  • MUI Ajak Masyarakat Berikhtiar Cegah Covid-19 Sesuai Fatwa MUI 14/2020

    MUI Ajak Masyarakat Berikhtiar Cegah Covid-19 Sesuai Fatwa MUI 14/2020

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi hal yang dapat menyebabkan terpapar penyakit, karena hal ini menjadi bagian dari menjaga tujuan pokok beragama (al-Dharuriyat al-Khams),” ujar Asrorun Niam Sholeh, MA., Sekretaris Komisi Fatwa MUI dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, pada Kamis, 19 Maret 2020. Majelis Ulama Indonesia […]

expand_less