Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 107 Tahun Melayani, Urai Sejarah Gereja Protestan Polycarpus Atambua

107 Tahun Melayani, Urai Sejarah Gereja Protestan Polycarpus Atambua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
  • visibility 343
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua, Garda Indonesia | Jemaat GMIT Polycarpus Atambua merupakan satu jemaat Protestan tertua di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia melayani sejak pemerintah Belanda memindahkan pusat administrasi sipil dan militer dari Atapupu. Jemaat GMIT Polycarpus berjumlah 4.277 jiwa yang menetap di hampir semua sudut kota Atambua.

Perjalanan pelayanan GMIT Polycarpus Atambua, telah mencapai usia 107 tahun berkiprah (berdiri sejak tahun 1916), usia yang tidak muda. Tentunya ada banyak karya pelayanan yang telah dihadirkan oleh para pendahulu gereja. Catatan-catatan penting dalam pelayanan para pendahulu, dapat memberi motivasi dan pembakar semangat bagi generasi masa kini untuk melayani lebih sungguh, dan menyatakan Shaloom Allah dalam pelayanan secara holistik di tanah Rai Belu.

Demikian diungkapkan Pdt. Dr. Ebenheazer Nuban Timo, M.A. dalam sesi seminar di Gereja Protestan Polycarpus Atambua pada Kamis, 25 Mei 2023 pukul 16.10 WITA—selesai.

Majelis Jemaat Polycarpus Atambua, imbuh Nuban Timo, merasa penting untuk mengumpulkan catatan-catatan sejarah, dari cerita-cerita tua-tua jemaat, dari dokumen-dokumen Gereja, menjadi sebuah narasi sejarah Jemaat Polycarpus Atambua, yang dapat dipertanggungjawabkan dan menjawab pertanyaan kapan sesungguhnya jemaat Polycarpus berdiri di Kota Atambua.

“Oleh karena itu, dalam Keputusan Persidangan Majelis Jemaat Polycarpus Atambua tahun 2021, diputuskan untuk dilaksanakan penulisan sejarah Gereja Polycarpus Atambua,” ujarnya Nuban Timo.

Adapun nama Polycarpus ini diberi oleh almarhum Uskup Mgr. Theodorus Sulama, SVD. Yang mana turut andil dalam karya pelayanan Gereja Polycarpus Atambua.

Dr. Drs.Yanuarius Seran, M.Hum. selaku dosen di STP. St. Petrus Keuskupan Atambua, juga bertugas dan berkarya di Paroki Sta. Theresia Kefamenanu, turut andil dalam seminar di Gereja Protestan Polycarpus Atambua. Ia hadir sebagai salah satu narasumber dan pemimpin gereja tua, memberikan pandangan sejarah berdirinya Gereja Protestan Polycarpus Atambua.

Romo Yanuarius Seran pun melontarkan pesan bahwa dengan berumurnya 107 tahun Gereja Polycarpus Atambua yang sedang dipersiapkan untuk dirayakan, mesti yakin bahwa hubungan generasi antar-umat beragama dengan saudara-saudara di GMIT Polycarpus Atambua semakin terbina, rukun, harmonis dan damai.

Hadir pula saat seminar yakni Welem Nunuhitu sebagai narasumber, para jemaat dan Pendeta GMIT Polycarpus Atambua, Mahasiswa STP. St. Petrus Keuskupan Atambua yakni: Barto Onrianus Siki, Angela Marisa Mau, Yustina Muti, Sr. Kornelia Sasi, Jeni Kabosu dan Ona Kobo.

Seminar diawali doa oleh Pdt. Mery Khatsia T. Lie Nitbani, S.Th. dan sapaan awal oleh Pdt. Agustaf P. Saek, S. Th. selaku Ketua Majelis GMIT Polycarpus Atambua kemudian membuka seminar. Ia juga mengucapkan terima kasih dan memberikan gambaran umum terkait proses penulisan perjalanan berdirinya gereja Polycarpus. Dipandu langsung Pdt. Melkias Takoy, S.H., seminar ini membeberkan masa lalu dari Gereja Polycarpus dan keberadaannya yang menjadi titik dalam menata masa depan.

Jemaat pun berterima kasih kepada Pdt. Dr. Ebenheazer Nuban Timo, M.A. bersama tim kerja Majelis Jemaat Polycarpus Atambua yang telah berupaya, mengumpulkan data, merangkai keping-kepingan cerita para tua-tua jemaat. Membuka kembali dokumen gereja Polycarpus Atambua dan merangkainya menjadi sebuah cerita sejarah, yang berguna bagi gereja dan penerus gereja dalam melanjutkan karya pelayanan di Kota Atambua.(*)

*/Penulis: Koka Masan

Editor: Roni Banase

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Kupang Terima CSR 250 Juta dari Bank NTT

    Pemkot Kupang Terima CSR 250 Juta dari Bank NTT

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh menghadiri sekaligus membuka kostum karnaval dan tarian etnis kontemporer program Ramai Skali Bank NTT tahun 2022 bertema “Bank NTT Break The Limit, Pandemic Can’t Stop Us”  di alun-alun Kota, Kelurahan Kelapa Lima pada Sabtu, 15 Oktober 2022 pukul 17.00 WITA—selesai. Pada even Ramai […]

  • Dewan Penasihat PB Perbakin: “Tindak Tegas Pelaku Aksi Koboi di Kemang!”

    Dewan Penasihat PB Perbakin: “Tindak Tegas Pelaku Aksi Koboi di Kemang!”

    • calendar_month Kam, 26 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Senjata Api Bela Diri IKHSA se-Indonesia (PERIKSHA), Bambang Soesatyo, mengecam keras aksi arogan pengendara Lamborghini bernama Abdul Malik yang menembakkan senjata api kepada dua pelajar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 21 Desember 2019. Aksi koboi yang dilakukan Abdul Malik jelas […]

  • Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

    Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

    • calendar_month Ming, 22 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kebangkitan ekonomi dapat diwujudkan dengan menggerakkan sektor riil melalui kelembagaan yang menjadi penciri Indonesia yaitu koperasi. Provinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT) adalah provinsi yang memiliki jumlah anggota koperasi terbesar di Indonesia sebanyak 4.202 unit (52%), dengan jumlah yang aktif 3.846 unit (91,52%), dan jumlah anggota 2.158.059 orang (data per Agustus 2020). […]

  • Komisaris BPD se-Indonesia Ajak Berkunjung ke Labuan Bajo

    Komisaris BPD se-Indonesia Ajak Berkunjung ke Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Pertemuan para komisaris Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia sudah berakhir, dan para bankir telah kembali ke provinsi mereka, namun ada yang menarik untuk disimak dalam pertemuan pengurus maupun anggota Forum Komunikasi Dewan Komisaris BPD se-Indonesia Timur pada 3-4 Agustus 2022 di Labuan Bajo. Mereka benar-benar terkesima dengan keindahan alam Labuan […]

  • KRI Ahmad Yani Angkut Bantuan PSMTI & GSKI Bagi Korban Bencana Sabu Raijua

    KRI Ahmad Yani Angkut Bantuan PSMTI & GSKI Bagi Korban Bencana Sabu Raijua

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bantuan dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) NTT dan Gereja Suara Kebenaran Injil (GSKI) Tanggap Bencana bagi pengungsi korban Badai Seroja di Kabupaten Sabu Raijua, diangkut oleh KRI Ahmad Yani dari Pelabuhan Lantamal VII Kupang menuju ke Pelabuhan Seba. Komandan Lantamal VII, Laksamana Pertama (Laksma) I Gusti Kompiang Aribawa kepada […]

  • ‘Ovos Omnes’ – Devosi Bagi Wafatnya Yesus Kristus

    ‘Ovos Omnes’ – Devosi Bagi Wafatnya Yesus Kristus

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    ‘Ovos Omnes’ – Devosi Bagi Wafatnya Yesus Kristus                                             Oleh Helmy Tukan, S.Pd Larantuka-NTT, Garda Indonesia | Sebuah refleksi Hari Raya Paskah (Wafatnya Isa Almasih atau Yesus Kristus) dituangkan penulis dalam ritual sakral yang […]

expand_less