Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 22 Tahun, 68 KK di Belu Tak Punya Lahan Garap, Bene Hale Sumbang Jagung

22 Tahun, 68 KK di Belu Tak Punya Lahan Garap, Bene Hale Sumbang Jagung

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Belu – NTT, Garda Indonesia |  Ketua fraksi Golkar DRPD Belu, Benediktus Hale memulai masa reses pertama di tahun 2022, mengunjungi dan membagi hasil kebunnya sendiri berupa ratusan kilo gram jagung ke masyarakat RT 8 dan 9, Dusun Raihenek, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 6 Maret 2022.

Bene Hale menjelaskan, bahwa jagung yang dibagi itu adalah hasil kerja kelompok binaan Partai Golkar, Kelompok Tani Fatukfia di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak.

“Jadi, mereka yang terima jagung itu semuanya warga eks Timtim yang tidak memiliki lahan untuk bercocok tanam. Mereka punya niat berkebun tetapi tidak ada lahan. Terhadap kesulitan ini, maka kita memberikan dari apa yang kita punya, bukan dari kelebihan melainkan dari kekurangan kita,” katanya Bene Hale sembari mengimbau kepada masyarakat lokal sekitar yang kebetulan mempunyai lahan yang tidak terpakai agar berkenan memberikan kepada warga eks yang sangat membutuhkan.

Selain itu, Bene Hale juga secara tegas meminta Pemda Belu melalui dinas teknis untuk segera memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat Dusun Raihenek.

Kurang Akses Listrik

Ada pun keluhan lain ketika berdiskusi usai penyerahan sumbangan tersebut, bahwa hingga saat ini kelompok warga yang terdiri dari 68 (enam puluh delapan) kepala keluarga (KK) itu belum mendapatkan kecukupan akses listrik. Karena itu, Bene Hale pun berharap pemerintah daerah tergerak untuk memberikan perhatian, termasuk akses jalan layak menuju lokasi permukiman sepanjang tiga kilo meter.

Ketua RT 8, Dusun Raihenek, Abrao Do Santos yang dihubungi via sambungan ponsel pada Selasa, 8 Maret 2022, menuturkan bahwa dari total 68 KK, hanya 11 (sebelas) KK yang menikmati listrik tetapi masih dalam kondisi memprihatinkan, arus listriknya sangat lemah. Selain itu, jalan sepanjang 3 (tiga) kilo meter menuju lokasi dusun, aksesnya masih melalui jalan tani persawahan. Bahkan saat ini jalan tersebut sudah putus sehingga mengakibatkan kendaraan roda empat tidak bisa melewati. Hal lain yang lebih ironis, bahwa sudah selama 22 (dua puluh dua) tahun sejak meninggalkan Timtim dan menetap di wilayah Belu, kelompok warga Dusun Raihenek ini belum memiliki lahan pertanian. Warga memiliki keinginan bertani untuk memenuhi kebutuhan pangan, namun tidak memiliki uang untuk membeli lahan.

“Tiang dan kabel sudah masuk di Dusun Raihenek, tapi arusnya sangat lemah sehingga hanya 11 KK saja yang terlayani. KK lain mau tarik juga tapi dari PLN tidak bisa layani karena arusnya sangat lemah. Mereka 11 KK ini juga lampunya mati hidup, padahal beban pemakaian arus dalam rumah sudah dikurangi dengan hanya dipakai untuk lampu,” kisah pilu Abrao Do Santos sembari berharap kiranya pemerintah daerah mau peduli untuk memberikan solusi dengan memperhatikan persoalan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada bapak dewan Bene Hale yang sudah memberikan bantuan makanan berupa jagung untuk masyarakat Dusun Raihenek,” papar Abrao. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Mulai Oktober, Pemprov NTT Ajak Petani Optimalkan Lahan

    Hujan Mulai Oktober, Pemprov NTT Ajak Petani Optimalkan Lahan

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT mengajak seluruh masyarakat NTT untuk mempersiapkan dan mengoptimalkan lahan-lahan yang tersedia untuk berproduksi melalui program TJPS Pola Kemitraan. Sesuai perkiraan BMKG, musim hujan di NTT diprediksi akan dimulai pada akhir Oktober 2022. “Sesuai dengan hasil koordinasi dengan BMKG, musim hujan di NTT diperkirakan akan terjadi di dasarian […]

  • Bank NTT Bangun Lopo Dia Bisa di Pulau Koja Doi Kabupaten Sikka

    Bank NTT Bangun Lopo Dia Bisa di Pulau Koja Doi Kabupaten Sikka

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | “Kita merasa terpanggil menjadi bagian dari penggerak ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan dukungan sumber daya manusia dan sumber daya alam di Koja Doi dapat memberikan kami (bank NTT, red) kesempatan berada di tengah-tengah masyarakat,” ujar Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho saat meresmikan Lopo Dia Bisa di […]

  • Tantangan dan Peluang Produksi Benih Jagung Hibrida di NTT

    Tantangan dan Peluang Produksi Benih Jagung Hibrida di NTT

    • calendar_month Sel, 18 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Emmanuel Richardo, SP, Pengawas Benih Tanaman Muda Anggota Ikatan Pengawas Benih Tanaman Indonesia Produktivitas pertanian khususnya jagung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam satu dekade terakhir masih sangat rendah di kisaran 2,633 ton/ha jika dibandingkan dengan produksi nasional yaitu 5,241 ton/ha. Salah satu penyebab rendah produktivitas jagung tersebut adalah masih rendahnya penggunaan benih […]

  • Badai Siklon Lulu Lantak Sabu Raijua, Porak Poranda Rumah & Kantor

    Badai Siklon Lulu Lantak Sabu Raijua, Porak Poranda Rumah & Kantor

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Badai Siklon Tropis Seroja diprediksi 6—9 knots dengan kekuatan maksimum di sekitar sistemnya sebesar 30—70 knots, memorak-porandakan fasilitas umum, perkantoran, perumahan masyarakat sejak pukul 23.00 WITA pada Minggu, 4 April 2021 hingga pukul 08.00 WITA pada Senin, 5 April 2021, di wilayah Kota Kupang mengakibatkan putusnya jaringan listrik PLN. Selanjutnya, […]

  • Seminar Peluang Usaha OMK HYK Bimoku Pecut ‘Entrepreneurship’

    Seminar Peluang Usaha OMK HYK Bimoku Pecut ‘Entrepreneurship’

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik (OMK) Kapela Hati Kudus Yesus (HKY) Bimoku, Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui, Keuskupan Agung Kupang menggelar seminar kewirausahaan pada Sabtu, 12 Juni 2021, pukul 19.00 WITA—selesai, bertempat di aula Kapela Hati Kudus Yesus Bimoku, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mengusung tema “Peluang Wirausaha Bagi Kaum Muda Masa […]

  • Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, menyerukan agar semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.   Jakarta | Aksi demonstrasi besar-besaran pada Jumat, 29 Agustus 2025 yang dihelat di berbagai daerah di Indonesia berujung ricuh dan menimbulkan kerusuhan parah. Bentrokan antara aparat kepolisian dengan massa aksi tidak terhindarkan, […]

expand_less