Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » 5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
  • visibility 196
  • comment 0 komentar

Loading

Setiap tanggal 8 Juni, dunia memperingati Hari Laut Sedunia. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah pengingat akan peran vital samudra bagi kehidupan di Bumi dan tanggung jawab kolektif kita untuk menjaganya.

Laut, yang menutupi lebih dari 70 persen permukaan planet kita, sering kali hanya dipandang sebagai hamparan biru yang indah atau sumber daya perikanan. Namun, di balik permukaannya yang tenang maupun bergelora, tersimpan dunia yang penuh dengan keajaiban dan fakta-fakta menakjubkan yang jarang diketahui publik.

Jauh dari sekadar kumpulan air asin, lautan adalah sistem penopang kehidupan yang kompleks dan penuh misteri. Berikut adalah sejumlah fakta unik tentang laut yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan lembaga penelitian lainnya.

1. Paru-paru Dunia Sebenarnya

Selama ini, hutan hujan Amazon sering dijuluki sebagai “paru-paru dunia”. Namun, predikat tersebut sejatinya lebih pantas disematkan kepada lautan. Diperkirakan sekitar 50-80 persen produksi oksigen di atmosfer Bumi berasal dari organisme laut, terutama fitoplankton.

Melalui proses fotosintesis, triliunan organisme mikroskopis ini menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Artinya, setiap dua tarikan napas yang kita ambil, salah satunya berasal dari kebaikan samudra.

2. Rumah bagi Pegunungan Terpanjang di Dunia

Jika ditanya di mana pegunungan terpanjang di dunia, banyak yang akan menjawab Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Jawaban itu keliru. Jaringan pegunungan terpanjang di planet ini justru tersembunyi di dasar samudra.

Dikenal sebagai Punggungan Tengah Samudra (Mid-Ocean Ridge), sistem pegunungan bawah laut ini membentang sepanjang 65.000 kilometer mengelilingi bola dunia, hampir seluruhnya berada di bawah air. Jaringan vulkanik raksasa ini adalah tempat di mana lempeng tektonik Bumi terbentuk dan bergerak.

3. Lebih Misterius dari Permukaan Mars

Sebuah paradoks modern yang mencengangkan: manusia memiliki peta permukaan Mars dan Bulan dengan resolusi yang lebih tinggi daripada peta dasar laut kita sendiri. Hingga hari ini, lebih dari 80 persen wilayah lautan di Bumi sama sekali belum pernah dijelajahi, diamati, atau dipetakan oleh manusia.

Tantangan utama eksplorasi laut dalam adalah tekanan hidrostatis yang ekstrem, kegelapan abadi, dan suhu yang sangat dingin. Kegelapan ini menjadikan lautan sebagai “ruang angkasa” terakhir yang ada di planet kita sendiri, penuh dengan potensi penemuan spesies baru dan fenomena geologis yang belum pernah terbayangkan.

4. Galeri Seni Cahaya di Kegelapan Abadi

Pada kedalaman di mana sinar matahari tak mampu menembus, lautan memiliki caranya sendiri untuk menciptakan cahaya. Fenomena ini disebut bioluminesensi, di mana makhluk hidup menghasilkan cahayanya sendiri melalui reaksi kimia di dalam tubuhnya.

Dari ikan sungut ganda (anglerfish) yang menggunakan umpan bercahaya untuk menarik mangsa, hingga cumi-cumi dan ubur-ubur yang memancarkan cahaya untuk berkomunikasi atau sebagai mekanisme pertahanan diri. Dasar laut yang gelap gulita sesungguhnya adalah sebuah galeri seni alam yang hidup dan dinamis.

5. Arsip Sejarah Terbesar di Bumi

Dasar lautan adalah museum sejarah terbesar di dunia. Diperkirakan ada lebih dari tiga juta bangkai kapal yang tersebar di seluruh dasar samudra, mulai dari kapal-kapal kuno era Romawi hingga kapal perang dari Perang Dunia II.

Selain itu, sedimen di dasar laut menyimpan arsip iklim dan geologi Bumi yang membentang jutaan tahun ke belakang. Dengan mempelajari inti sedimen ini, para ilmuwan dapat merekonstruksi sejarah planet kita dengan detail yang luar biasa.

Peringatan Hari Laut Sedunia menjadi momentum untuk merefleksikan kembali hubungan kita dengan samudra. Fakta-fakta di atas menunjukkan betapa sedikitnya yang kita ketahui, namun sudah sangat besar ketergantungan kita padanya.

Menjaga kelestarian laut dari ancaman polusi plastik, perubahan iklim, dan penangkapan ikan berlebih bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Sebab, melindungi lautan pada hakikatnya adalah melindungi masa depan peradaban manusia itu sendiri.(*)

Sumber (*/Herman Nara Sura/Ragam)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mie Instan Kulit Singkong Plus Kelor, Inovasi Siswa Regina Pacis

    Mie Instan Kulit Singkong Plus Kelor, Inovasi Siswa Regina Pacis

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Loading

    Inovasi mie instan dari kulit singkong dan daun kelor karya siswa Regina Pacis Jakarta membuktikan bahwa pangan sehat dan ramah lingkungan bisa berjalan beriringan.   Jakarta | Anda penyuka mie instan, kini bakal menerima asupan kaya vitamin dan nutrisi dari mie instan, pangan sehat dan ramah lingkungan. Bagi penikmat mie instan, ini merupakan kabar gembira […]

  • Presiden Jokowi Bakal Berkunjung ke Kesetnana Timor Tengah Selatan

    Presiden Jokowi Bakal Berkunjung ke Kesetnana Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menargetkan penurunan angka stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024.  Untuk  mewujudkan target tersebut, Pemerintah Provinsi NTT memberikan perhatian yang sangat serius untuk penanganan masalah stunting atau tengkes tersebut. Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Desa Kesetnana, Kecamatan Molo Selatan, Kabupaten Timor Tengah […]

  • Kisruh PPDB TA 2018: Ratusan Orang Tua Sangsikan Penerapan Sistem Zona

    Kisruh PPDB TA 2018: Ratusan Orang Tua Sangsikan Penerapan Sistem Zona

    • calendar_month Sen, 9 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Ratusan Orang Calon Murid mendatangi dan menduduki Halaman Kantor Dinas Pendidikan NTT, Senin/9 Juli 2018 Sejak pukul 07.00 pagi, mempertanyakan nasib anak mereka yang telah didaftarkan di beberapa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan Sekokah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kota Kupang NTT. Mereka mendatangi kantor dinas pendidikan sebagai bentuk aksi protes […]

  • Dari Insiden Jaket PSI Itu, Sampai Wacana Duet Ganjar-Anies

    Dari Insiden Jaket PSI Itu, Sampai Wacana Duet Ganjar-Anies

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Supporter kesebelasan di liga Inggris terkenal heboh, sampai-sampai ada yang nyelonong ke lapangan di tengah pertandingan. Motifnya macam-macam, ada yang sekedar cari perhatian dari bintang pujaannya, atau motif lainnya. Memang di luar rencana manajer pertandingan, tapi itu kerap terjadi di banyak stadion. Ada-ada saja. Memang bikin kaget ya, tapi itu tak […]

  • Target Pemerintah Indonesia : Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2024

    Target Pemerintah Indonesia : Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2024

    • calendar_month Ming, 21 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem di tanah air dapat mencapai nol persen pada tahun 2024 mendatang. Target tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju pada Kamis, 18 November 2021, di Istana Kepresidenan. “Tadi arahan bapak presiden terkait agenda kemiskinan disampaikan bahwa kemiskinan ekstrem […]

  • Kirab Obor Paskah Nasional 2019,Bakal Dideklarasi ‘Women as Peace Maker’

    Kirab Obor Paskah Nasional 2019,Bakal Dideklarasi ‘Women as Peace Maker’

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise bersama dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan melakukan pelepasan Kirab Obor Paskah Nasional 2019 menuju Tanah Poso, Minggu, 5 Mei 2019 petang di Balaikota Jakarta. Kirab Obor Paskah Nasional 2019 ini akan dibawa menuju Tanah Poso dan tiba di puncak acara […]

expand_less