Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » 5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Loading

Setiap tanggal 8 Juni, dunia memperingati Hari Laut Sedunia. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah pengingat akan peran vital samudra bagi kehidupan di Bumi dan tanggung jawab kolektif kita untuk menjaganya.

Laut, yang menutupi lebih dari 70 persen permukaan planet kita, sering kali hanya dipandang sebagai hamparan biru yang indah atau sumber daya perikanan. Namun, di balik permukaannya yang tenang maupun bergelora, tersimpan dunia yang penuh dengan keajaiban dan fakta-fakta menakjubkan yang jarang diketahui publik.

Jauh dari sekadar kumpulan air asin, lautan adalah sistem penopang kehidupan yang kompleks dan penuh misteri. Berikut adalah sejumlah fakta unik tentang laut yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan lembaga penelitian lainnya.

1. Paru-paru Dunia Sebenarnya

Selama ini, hutan hujan Amazon sering dijuluki sebagai “paru-paru dunia”. Namun, predikat tersebut sejatinya lebih pantas disematkan kepada lautan. Diperkirakan sekitar 50-80 persen produksi oksigen di atmosfer Bumi berasal dari organisme laut, terutama fitoplankton.

Melalui proses fotosintesis, triliunan organisme mikroskopis ini menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Artinya, setiap dua tarikan napas yang kita ambil, salah satunya berasal dari kebaikan samudra.

2. Rumah bagi Pegunungan Terpanjang di Dunia

Jika ditanya di mana pegunungan terpanjang di dunia, banyak yang akan menjawab Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Jawaban itu keliru. Jaringan pegunungan terpanjang di planet ini justru tersembunyi di dasar samudra.

Dikenal sebagai Punggungan Tengah Samudra (Mid-Ocean Ridge), sistem pegunungan bawah laut ini membentang sepanjang 65.000 kilometer mengelilingi bola dunia, hampir seluruhnya berada di bawah air. Jaringan vulkanik raksasa ini adalah tempat di mana lempeng tektonik Bumi terbentuk dan bergerak.

3. Lebih Misterius dari Permukaan Mars

Sebuah paradoks modern yang mencengangkan: manusia memiliki peta permukaan Mars dan Bulan dengan resolusi yang lebih tinggi daripada peta dasar laut kita sendiri. Hingga hari ini, lebih dari 80 persen wilayah lautan di Bumi sama sekali belum pernah dijelajahi, diamati, atau dipetakan oleh manusia.

Tantangan utama eksplorasi laut dalam adalah tekanan hidrostatis yang ekstrem, kegelapan abadi, dan suhu yang sangat dingin. Kegelapan ini menjadikan lautan sebagai “ruang angkasa” terakhir yang ada di planet kita sendiri, penuh dengan potensi penemuan spesies baru dan fenomena geologis yang belum pernah terbayangkan.

4. Galeri Seni Cahaya di Kegelapan Abadi

Pada kedalaman di mana sinar matahari tak mampu menembus, lautan memiliki caranya sendiri untuk menciptakan cahaya. Fenomena ini disebut bioluminesensi, di mana makhluk hidup menghasilkan cahayanya sendiri melalui reaksi kimia di dalam tubuhnya.

Dari ikan sungut ganda (anglerfish) yang menggunakan umpan bercahaya untuk menarik mangsa, hingga cumi-cumi dan ubur-ubur yang memancarkan cahaya untuk berkomunikasi atau sebagai mekanisme pertahanan diri. Dasar laut yang gelap gulita sesungguhnya adalah sebuah galeri seni alam yang hidup dan dinamis.

5. Arsip Sejarah Terbesar di Bumi

Dasar lautan adalah museum sejarah terbesar di dunia. Diperkirakan ada lebih dari tiga juta bangkai kapal yang tersebar di seluruh dasar samudra, mulai dari kapal-kapal kuno era Romawi hingga kapal perang dari Perang Dunia II.

Selain itu, sedimen di dasar laut menyimpan arsip iklim dan geologi Bumi yang membentang jutaan tahun ke belakang. Dengan mempelajari inti sedimen ini, para ilmuwan dapat merekonstruksi sejarah planet kita dengan detail yang luar biasa.

Peringatan Hari Laut Sedunia menjadi momentum untuk merefleksikan kembali hubungan kita dengan samudra. Fakta-fakta di atas menunjukkan betapa sedikitnya yang kita ketahui, namun sudah sangat besar ketergantungan kita padanya.

Menjaga kelestarian laut dari ancaman polusi plastik, perubahan iklim, dan penangkapan ikan berlebih bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Sebab, melindungi lautan pada hakikatnya adalah melindungi masa depan peradaban manusia itu sendiri.(*)

Sumber (*/Herman Nara Sura/Ragam)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Getol Usul Cetak Uang Rp.600 Triliun, Apa Maumu?

    DPR Getol Usul Cetak Uang Rp.600 Triliun, Apa Maumu?

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh  Dr. Jerry Massie M.A., Ph.D Partai-partai di DPR tak bertaji dan kehilangan roh membela rakyat. Periode ini menjadi terburuk dalam sejarah. Desakan mencetak uang Rp.600 triliun akan berakibat fatal. Ini program tanpa kajian komprehensif. Mereka seakan lupa saat pencetakan uang pada 1998 lalu, berdampaknya inflasi cukup tinggi yakni 70%, Dolar AS Tembus Rp.17.000. Biaya […]

  • Sinergi PLN – Himbara Permudah Masyarakat Punya Motor Listrik

    Sinergi PLN – Himbara Permudah Masyarakat Punya Motor Listrik

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) bersama himpunan Bank Negara (Himbara) bersinergi guna mempermudah masyarakat dalam memperoleh bantuan pemerintah untuk memiliki motor listrik. Himbara yang berkolaborasi dalam upaya percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) ini terdiri dari; Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan […]

  • Rotary Kupang TimorRaya D3420 Berbagi & Melayani di Panti Asuhan Syalom 

    Rotary Kupang TimorRaya D3420 Berbagi & Melayani di Panti Asuhan Syalom 

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Rotary Kupang TimorRaya D3420 sebuah Organisasi Sosial Kemanusiaan Dunia yang berada dalam naungan Rotary Internasional mengadakan Kegiatan “Berbagi & Melayani Melebihi Diri Sendiri “ di Panti Asuhan Syalom Jalan H.R.Koroh Km.8 Kel.Sikumana Kec.Maulafa Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu/28 Juli 2018 petang. Bersama Interact dan Rotaract Fortuna Kupang melakukan aksi positif […]

  • Hingga 14 April, Korban Meninggal Akibat Badai Seroja NTT Capai 181 Orang

    Hingga 14 April, Korban Meninggal Akibat Badai Seroja NTT Capai 181 Orang

    • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jumlah korban meninggal akibat bencana alam siklon tropis (Badai Seroja) yang memorak-porandakan wilayah NTT, kini mencapai 181 jiwa. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT (Aula El Tari) pada Rabu, 14 April 2021. “Berdasarkan data dari lapangan […]

  • Jubir BNPB Terima Penghargaan ‘The First Responders 2018’

    Jubir BNPB Terima Penghargaan ‘The First Responders 2018’

    • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Juru Bicara (Jubir) Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menerima penghargaan The First Responders 2018. Penghargaan ini diberikan oleh harian terkemuka yang bermarkas di Singapura, The Straits Times pada 29 November 2018. Sutopo mendapatkan penghargaan The First Responders karena upayanya dalam menginformasikan kepada media massa baik lokal dan internasional sejak awal […]

  • Tapak Kepemimpinan Victory-Joss di Atas Kanvas Politik NTT

    Tapak Kepemimpinan Victory-Joss di Atas Kanvas Politik NTT

    • calendar_month Kam, 31 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Catatan Seorang Sahabat Tanggal 17 Agustus 2023, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor Bungtilu Laiskodat menyampaikan pidato hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Rupanya pidato perayaan HUT ke-78 RI itu merupakan pidato terakhirnya sebagai Gubernur NTT. Menggunakan momentum ini, Victor Bungtilu Laiskodat, menyampaikan pamit kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur. ”Saya bersama Bapak Wakil Gubernur beserta […]

expand_less