Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 5 Pesan Presiden Jokowi untuk Pekerja dan Industri Konstruksi

5 Pesan Presiden Jokowi untuk Pekerja dan Industri Konstruksi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Program besar pembangunan infrastruktur berkeadilan di Tanah Air memberi kesempatan kerja bagi para pekerja konstruksi. Program tersebut memang tak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari para tenaga kerja konstruksi Indonesia.

Namun, di balik kesempatan itu, turut pula melekat sebuah tanggung jawab besar bagi para pekerja dan industri konstruksi. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat Pembukaan Pameran Konstruksi Indonesia 2018 di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Oktober 2018.

Setidaknya, ada 5 (lima) catatan Presiden bagi program pembangunan.
Pertama, mengenai keamanan bagi para pekerja dan penggunanya yang mesti diprioritaskan.
“Jangan sampai ada lagi kasus bangunan roboh atau kecelakaan kerja yang fatal. Perhatian lebih serius harus diberikan terhadap proyek-proyek yang dikerjakan di daerah rawan baik daerah rawan bencana, gempa, longsor, banjir, dan bencana alam lainnya,” kata Presiden.

Kedua, Terkait dengan lingkungan hidup, Kepala Negara mengingatkan bahwa pembangunan harus memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan. Keselamatan lingkungan tak boleh diabaikan hanya untuk kepentingan pembangunan.
“Jangan sampai infrastruktur yang dibangun tidak ramah lingkungan. Jangan sampai merusak lingkungan. Pembangunan yang dikerjakan harus memenuhi prinsip-prinsip dan prosedur yang terkait dengan keselamatan lingkungan. Hati-hati masalah ini,” ucapnya.

Ketiga, berkaitan dengan dampak pembangunan bagi kehidupan sosial dan kemasyarakatan, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa setiap pembangunan selalu membawa pergeseran sosiokultural dan ekonomi masyarakat. Untuk itu, pembangunan yang dilakukan hendaknya diarahkan kepada peningkatan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
“Setiap proyek pembangunan harus semakin memperkuat fondasi yang baik, fondasi sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Jangan sebaliknya justru merusak fondasi sosial dan ekonomi di masyarakat setempat,” tuturnya.

Keempat, Tak kalah pentingnya dengan sejumlah hal di atas, kemajuan teknologi harus terus diikuti dan diantisipasi oleh industri konstruksi. Dengan itu, pelaku industri tak perlu khawatir akan tertinggal.
“Beberapa tahun ini dunia konstruksi global juga ramai soal 3D printing Membangun rumah hanya 24 jam. Membangun jembatan bisa sangat cepat. Bahkan nanti dengan 3D printing bisa membangun satu kawasan industri hanya dalam hitungan bulan. Bisa terjadi,” ujar Kepala Negara.

Terakhir, mengenai pembiayaan, Kepala Negara kembali mengingatkan bahwa infrastruktur di seluruh Tanah Air tak mungkin dibangun hanya dengan mengandalkan APBN. Untuk itu, diperlukan kreativitas pembiayaan untuk dapat membiayai pembangunan infrastruktur secara merata.

“Jangan kita monoton tergantung terus pada APBN. Ada kerja sama pemerintah dengan badan usaha,” kata Presiden.

 

(*/Bey Machmudin-Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gejolak di TVRI, Helmy Yahya & Seluruh Direksi Tetap Akan Laksanakan Tugas

    Gejolak di TVRI, Helmy Yahya & Seluruh Direksi Tetap Akan Laksanakan Tugas

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia tengah dirundung konflik internal, hal tersebut mencuat dalam surat No. 1582 /1.1/TVRI/2019 tanggal 5 Desember 2019, yang diterbitkan pada hari yang sama pasca bergulirnya surat keputusan Dewan Pengawas No. 3 Tahun 2018 yang diantar kepada direksi melalui surat No. 241/ DEWAS/TVRI/2019 tangal 5 Desember 2019. […]

  • Rumah Komunikasi Stunting, Pola Pengabdian Dosen Undana di TTS

    Rumah Komunikasi Stunting, Pola Pengabdian Dosen Undana di TTS

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Skema pun dibentuk Prof. Intje Picauly dan tim guna menekan prevalensi stunting di TTS sebagai salah satu penyumbang stunting di Nusa Tenggara Timur.   Soe | Tindakan menekan angka prevalensi stunting bukan hanya menjadi ranah pemerintah, perlu upaya kolaboratif dari unsur pentahelix termasuk akademisi perguruan tinggi. Layaknya dilakukan lima dosen Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang […]

  • RSUP di Kota Kupang Mulai Dibangun, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTT

    RSUP di Kota Kupang Mulai Dibangun, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTT

    • calendar_month Kam, 3 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pembangunan rumah sakit UPT vertikal Kementerian Kesehatan atau Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) untuk Wilayah NTT yang terletak di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang; diawali dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad. (K) RI pada Kamis, 3 […]

  • Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Dialog Bersama Presiden Jokowi

    Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Dialog Bersama Presiden Jokowi

    • calendar_month Sel, 24 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, gardaindonesia.id – Presiden Joko Widodo mengingatkan perlunya langkah antisipasi terhadap perubahan-perubahan cepat dunia yang sekarang juga sedang melanda semua negara. Menurut Presiden, revolusi Industri 4.0 yang perubahannya sudah diprediksi, dan menurut McKinsey Global Institute perubahannya 3.000 kali lebih cepat dari revolusi yang pertama ini harus disadari dan diantisipasi. Salah satunya menyiapkan sumber daya manusia […]

  • Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

    Cinta Tanpa Syarat Bank NTT bagi Baduta Stunting Saat Valentine Day

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT membuktikan kecintaannya tak hanya kepada nasabah melainkan masyarakat NTT, maka seluruh pegawai, hingga ke level komisaris, direksi dan komite, berbagi kepada ribuan anak berusia di bawah dua tahun (Baduta), yang saat ini menyandang predikat sebagai bayi stunting. Segenap personil Bank NTT menyisihkan gajinya  untuk berbagi kepada anak-anak stunting. Tak […]

  • Presiden Jokowi Bakal Berkunjung ke Kesetnana Timor Tengah Selatan

    Presiden Jokowi Bakal Berkunjung ke Kesetnana Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menargetkan penurunan angka stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024.  Untuk  mewujudkan target tersebut, Pemerintah Provinsi NTT memberikan perhatian yang sangat serius untuk penanganan masalah stunting atau tengkes tersebut. Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Desa Kesetnana, Kecamatan Molo Selatan, Kabupaten Timor Tengah […]

expand_less