Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ayah Tiada, Tak Bisa Pulang, Ini Ungkapan Hati Githa Mauk dari Tangerang Selatan

Ayah Tiada, Tak Bisa Pulang, Ini Ungkapan Hati Githa Mauk dari Tangerang Selatan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2020
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama 2 (dua) orang putri kandung Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu, Alm. Mauk Martinus, yang kini sedang bekerja di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten dan Kabupaten Sumba Tengah, tidak bisa menghadiri kedukaan di kampung halaman.

Baca juga : 

http://gardaindonesia.id/2020/05/03/dpc-demokrat-belu-berduka-ketua-fraksi-demokrat-dprd-belu-meninggal-dunia/

Hal ini disampaikan salah seorang putri almarhum Githa Mauk, Apoteker pada Eka Hospital di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten ketika dihubungi Garda Indonesia via sambungan telepon seluler pada Minggu, 3 Mei 2020 malam, tepat pukul 00.00 WITA.

“Tadi sempat telepon ke maskapai tapi katanya, orang tua kandung meninggal sekalipun tetap tidak bisa. Katanya, maskapai penerbangan di seluruh Indonesia ditutup sampai dengan tanggal 31 Mei. Andaikan bisa, rencana hari ini (3 Mei 2020, red) sudah harus berangkat. Ya, sudahlah kita pasrah saja, sambil berdoa semoga Bapak mendapatkan tempat terindah di sisi Tuhan,” ungkap jebolan S1 Farmasi Universitas Setia Budi Surakarta, Jawa Tengah 2017 itu dengan suara sedih dan lirih.

Kenangan Githa Mauk bersama Ayahanda, Alm. Mauk Martinus

Githa menuturkan, dirinya masih akan tetap berupaya untuk bisa datang ke kampung halaman, meskipun nantinya hanya bisa meratapi pusara sang ayah tercinta.

“Kalaupun nantinya sudah bisa pulang, pasti tidak bisa lagi mendapatkan jenazah bapak. Saya coba usahakan untuk bisa hadir di acara 40 malam nanti. Tapi, lihat dulu karena yang jelas, masih harus jalani masa karantina selama 14 hari sesuai protokol Covid-19. Kita akan sesuaikan dengan masa cuti,” sibaknya lagi dengan suara setengah menahan tangis.

Menurut Githa, komunikasi terakhir dengan ayahnya itu, sehari sebelum ayahnya dirawat di Rumah Sakit Katolik Marianum Halilulik.

Video Call terakhir itu, waktu bapak masih di rumah. Bapak bilang, NTT sudah zona merah, jadi jaga diri, rajin cuci tangan dan pakai masker,” kisah Githa meniru pesan perhatian ayahnya yang kini sudah tiada.

Selama di rumah sakit, lanjut Gita, tidak ada lagi komunikasi langsung dengan ayahnya. Dirinya hanya mengecek perkembangan kondisi kesehatan ayahnya lewat informasi dari adik dan kakaknya via telepon.

“Saya cek informasi di adik Toni. Waktu itu, saya dengar bapak sempat tanya ke adik bilang siapa yang telepon? Adik jawab, kakak Githa. Itu saja,” tandasnya mengakhiri.

Sementara, putri lainnya, Yuni Mauk yang saat ini sedang berada di Sumba Tengah, belum berhasil dikonfirmasi. (*)

Penulis : (*/HH)
Editor : (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayjen Terawan, Anak Tuhan yang Dibuang IDI Lalu Dipanggil Istana

    Mayjen Terawan, Anak Tuhan yang Dibuang IDI Lalu Dipanggil Istana

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Terawan Agus Purwanto, Sp. Rad (K) RI adalah sosok yang digadang-gadang menjadi menteri. Dia adalah anak Tuhan yang dibuang IDI karena dikenal dengan metode fenomenal yang terbukti berhasil dalam dunia kedokteran, yakni terapi ‘cuci otak’ untuk mengurangi gejala stroke. Metode ‘cuci otak’ ini bukan proses radikalisasi […]

  • Lansia, Komorbid, Penyintas Covid-19, dan Ibu Menyusui Bisa Divaksinasi

    Lansia, Komorbid, Penyintas Covid-19, dan Ibu Menyusui Bisa Divaksinasi

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menetapkan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan pada kelompok lansia, komorbid, penyintas Covid-19 dan ibu menyusui dengan syarat tertentu. Kondisi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/368/2021, tanggal 11 Februari 2021, tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid dan Penyintas Covid-19, serta Sasaran Tunda. Dengan kondisi tubuh […]

  • Komisi Informasi NTT : Baru 6 dari 41 OPD Isi ‘Self Assesment Quisioner’

    Komisi Informasi NTT : Baru 6 dari 41 OPD Isi ‘Self Assesment Quisioner’

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Guna melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik (Perki SLIP) dan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2022 tentang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik, beberapa pekan lalu Komisi Informasi telah melakukan sosialisasi tentang ketentuan umum monev […]

  • Layanan Kasih Himpunan Mahasiswa PAK STAKN: Memberi dari Keterbatasan

    Layanan Kasih Himpunan Mahasiswa PAK STAKN: Memberi dari Keterbatasan

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saling berbagi antara sesama sudah menjadi kodrat dalam kehidupan manusia, terutama sebagai mahasiswa yang selalu dituntut peka terhadap situasi sosial. Hal ini yang menjadi dasar bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Kristen (PAK) Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang, untuk berbagi bersama saudara-saudara di Kampung Pemulung. Minggu, 30 Juni […]

  • Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    Minta Restu, Cia Rondo Siap Harumkan Nama NTT di Ajang Putri Cilik 2020

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Liliane Gratia Imanuela Rondo atau yang akrab disapa Cia Rondo akan menjadi perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam ajang Finalis Puteri Cilik 2020 di Jakarta. Meski berusia masih sangat muda, dirinya siap mengharumkan nama Kota Kupang dan NTT di tingkat nasional. Cia Rondo tercatat sebagai siswi di SMP Katolik St. […]

  • Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

    Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Loading

    Lima mahasiswa melancarkan jurus gugatan ke MK. Sasarannya? Pasal 239 ayat (2) huruf d UU MD3, jurus lindung diri para sesepuh DPR yang selama ini membuat mereka kebal pedang rakyat. Jurus itu bernama “Hanya Partai yang Boleh Memecat”, ilmu sakti tingkat dewa yang membuat anggota dewan bisa tidur nyenyak sambil mengorok pakai AC 30 juta […]

expand_less