Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Terungkap ! Seorang Ibu di Medan Sengaja Potong Empat Jari Untuk Hindari Hutang

Terungkap ! Seorang Ibu di Medan Sengaja Potong Empat Jari Untuk Hindari Hutang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Loading

Medan, Garda Indonesia | Sempat viral di media sosial, seorang wanita dibegal di jalan AR Hakim yang mengakibatkan keempat jari tangan kirinya putus. Dampak dari peristiwa tersebut, dirinya kehilangan uang Rp.4 juta dan tas dirampas begal pada Jumat, 1 Mei 2020; dikonfirmasi tidak benar oleh Polda Sumut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si didampingi Dir Krimum dan Kabid Humas Polda Sumut pimpin rilis pengungkapan kasus Laporan palsu bertempat di lobi Adhi Pradana Polda Sumut. Jumat, 15 Mei 2020.

Sebelumnya, telah dilakukan pemeriksaan saat penyelidikan dimulai di TKP Jalan AR Hakim; ternyata keterangan Ibu Erdina Sihombing tidak sesuai kenyataan. Tim bekerja keras mengumpulkan seluruh alat bukti di TKP, mulai dari pengecakan CCTV hingga saksi mata dan semuanya tidak terbukti.

Usai menyampaikan pers rilis, Kapolda Sumut berdialog dengan Ibu Erdina Sihombing (bermasker merah)

“Saat diinvestigasi ternyata peristiwa tersebut tidak pernah terjadi dan hari ini kita tetapkan bahwa tersangkanya adalah pelapor tersebut yaitu ES,” jelas Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut mengungkapkan motifnya adalah karena tekanan ekonomi dan dililit hutang agar mendapat klaim asuransi. “Jadi kejadian sebenarnya adalah Ibu Erdina Sihombing memotong jarinya sendiri dengan parang agar meyakinkan penyidik bahwa dia memang dibegal,” tegas Kapolda Sumut.

Sementara, kedua rekan tersangka saat ini statusnya adalah saksi karena membantu mengantar ke rumah sakit dan membuat laporan. Namun, Erdina Sihombing sudah di tetapkan sebagai tersangka laporan palsu. “Yang pasti ini adalah kasus pertama di lingkungan Polda Sumut dan saya bersyukur para penyidik tidak bisa ditipu,” tandas Kapolda Sumut.

Di akhir rilisnya, orang nomor satu di Polda Sumut mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan hal nekat seperti ini, karena dapat merusak diri sendiri dan membuat kamtibmas di Sumatra Utara menjadi tidak kondusif. (*)

Sumber berita dan foto (*/Leodepari)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korlantas Berlakukan Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan Selama KTT G20

    Korlantas Berlakukan Ganjil Genap di 10 Ruas Jalan Selama KTT G20

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Korlantas Polri mulai memberlakukan sistem ganjil genap pada tanggal 11—17 November 2022 di 10 (sepuluh) ruas jalan di Bali selama KTT G20. Sepuluh ruas jalan yang diberlakukan ganjil genap itu sepanjang Jalan By Pass Ngurah Rai hingga Nusa Dua. Ganjil genap diterapkan mulai pukul 06.00—22.00 WITA. Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman […]

  • Gubernur Viktor Upayakan Investasi Pendidikan Bagi Anak Pulau Semau

    Gubernur Viktor Upayakan Investasi Pendidikan Bagi Anak Pulau Semau

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Investasi adalah harga untuk sebuah kemajuan. Utamakan urus anak sekolah. Itu baru namanya bangkit, mendobrak budaya,” tegas Gubernur Viktor Laiskodat di hadapan 1.500 Warga Semau dan undangan yang hadir dari 14 desa dan secara khusus berdialog dan memotivasi 60 orang siswa SMAN 1 dan SMAN 2 Semau di Gereja Pokok Anggur […]

  • Empat Arahan Presiden Jokowi Tentang  Pengendalian Karhutla

    Empat Arahan Presiden Jokowi Tentang Pengendalian Karhutla

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memberikan empat arahan mengenai pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Arahan tersebut disampaikan olehnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 6 Agustus 2019. Di hadapan sejumlah kepala daerah dan perangkat kepolisian serta TNI dari […]

  • SPKLU PLN Topang Mobil Listrik Pemudik, Fungsinya Naik 5 Kali Lipat!

    SPKLU PLN Topang Mobil Listrik Pemudik, Fungsinya Naik 5 Kali Lipat!

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) sukses mendukung kelancaran arus mudik libur hari raya Idul Fitri 1445. Sebanyak 1.299 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 879 lokasi mampu memenuhi kebutuhan pengisian daya pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, penyediaan SPKLU memang menjadi salah satu fokus utama […]

  • Via Tenun, PLN Rajut Budaya Marapu dan Ekonomi Perempuan Sumba

    Via Tenun, PLN Rajut Budaya Marapu dan Ekonomi Perempuan Sumba

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Komunitas Karaja diinisiasi oleh perempuan muda Roswita Asti Kulla, sejak tahun 2019, berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelestarian budaya lokal.   Sumba Barat | PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN menyerahkan bantuan bahan baku kain tenun berupa 80 bantal/ball […]

  • “Sikap Sungkem Gibran” ke Habib Luthfi Jadi Sorotan Saat Doa Rajut Kebinekaan

    “Sikap Sungkem Gibran” ke Habib Luthfi Jadi Sorotan Saat Doa Rajut Kebinekaan

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Solo, Garda Indonesia | Gibran Rakabuming menghadiri acara silaturahmi kebinekaan dan doa bersama oleh Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya (Anggota Wantimpres) dengan para tokoh lintas agama se-Solo Raya guna merajut kebinekaan dalam bingkai NKRI, pada Senin pagi, 7 September 2020 di Lapangan Benteng Vasternberg. Acara yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya […]

expand_less