Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Jokowi Pinta Sosialisasi ‘New Normal’ Secara Masif kepada Masyarakat

Presiden Jokowi Pinta Sosialisasi ‘New Normal’ Secara Masif kepada Masyarakat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meminta agar protokol mengenai new normal atau tatanan normal baru yang sudah disiapkan Kementerian Kesehatan dapat segera disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Pengenalan yang lebih dini dan masif dari protokol tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat agar tetap produktif dan aman di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai persiapan pelaksanaan Protokol Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 27 Mei 2020.

“Tatanan normal baru yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan ini agar disosialisasikan secara masif sehingga masyarakat tahu apa yang harus dikerjakan baik mengenai jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan dilarang berkerumun dalam jumlah yang banyak,” ujarnya.

Sehari sebelumnya Kepala Negara telah meninjau kesiapan menuju tatanan normal baru dengan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di sarana publik dan perniagaan. Pelaksanaan pendisiplinan digelar di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota dengan melibatkan anggota TNI dan Polri yang akan senantiasa mengingatkan masyarakat untuk berdisiplin menerapkan protokol kesehatan selama pandemi.

“Aparat dari TNI dan Polri telah diterjunkan ke titik-titik keramaian di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota dalam rangka persiapan pelaksanaan tatanan normal baru yang akan kita lihat dari angka-angka dan fakta-fakta di lapangan, utamanya yang berkaitan dengan R0 dan Rt. Apabila ini nanti efektif, kita akan gelar dan lebarkan lagi ke provinsi dan kabupaten/kota yang lain,” kata Presiden.

Tatanan normal baru produktif dan aman tersebut, Presiden melanjutkan, nantinya akan terlebih dahulu dimulai di beberapa provinsi dan kabupaten kota dengan indikator R0 yang sudah di bawah satu. Angka indikator di bawah satu tersebut dapat dipahami bahwa penularan dan pertumbuhan kasus Covid-19 semakin melambat dan cenderung dapat dikendalikan.

“Kita coba di beberapa provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki R0 yang sudah di bawah satu dan pada sektor-sektor tertentu yang kita lihat di lapangan bisa mengikuti tatanan normal baru yang ingin kita kerjakan,” tuturnya.

Selain itu, yang tak kalah penting, Kepala Negara menegaskan untuk memastikan tingkat kesiapan setiap daerah dalam mengendalikan virus ini sebelum bersiap menuju fase produktif dan aman sebagai sebuah normal baru. Bagi daerah yang diketahui memiliki angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, Presiden meminta jajaran terkait untuk memberi perhatian khusus dan melakukan pengujian sampel serta pelacakan yang agresif dengan diikuti isolasi yang ketat untuk menekan kurva penularan.

“Saya kemarin sudah perintahkan kepada Gugus Tugas, Panglima TNI, dan Kapolri untuk di Jawa Timur misalnya agar ditambah bantuan aparat di sana agar bisa menekan kurvanya sehingga tidak naik lagi dan memasifkan pengujian sampel, pelacakan yang agresif terhadap yang PDP maupun ODP, dan melakukan isolasi yang ketat. Ini kita lakukan pada provinsi-provinsi yang kurvanya masih naik,” tandasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi: Usia 75 Tahun RI untuk Lahirkan Lompatan Besar

    Presiden Jokowi: Usia 75 Tahun RI untuk Lahirkan Lompatan Besar

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 215 negara di dunia tengah menghadapi masa sulit akibat pandemi Covid-19. Peringatan 75 tahun Indonesia Merdeka pun digelar di tengah suasana tersebut. Namun, hal tersebut tidak boleh sampai mengurangi rasa syukur kita dalam memperingati kemerdekaan negara Indonesia dan menjadikannya momentum perbaikan diri untuk lompatan kemajuan. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/08/14/berbusana-adat-sabu-presiden-jokowi-pidato-di-sidang-tahunan-mpr-ri/ Hal itu […]

  • Pesan Natal Ketua MPR RI : Kemajemukan Harus Jadi Kekuatan Utama Bangsa

    Pesan Natal Ketua MPR RI : Kemajemukan Harus Jadi Kekuatan Utama Bangsa

    • calendar_month Rab, 25 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perayaan Hari Raya Natal harus dijadikan momentum untuk memperkuat Semangat Kebinekaan. Kemajemukan agama yang ada di dalam masyarakat Indonesia, harus dijadikan sumber kekuatan utama Bangsa Indonesia. Sikap toleransi dan dukungan merupakan ruang kekeluargaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sehingga, kemajemukan yang ada di dalam masyarakat Indonesia bukan menjadi sumber pemecah belah. […]

  • Kebutuhan Garam Nasional 4,4 Juta Ton, NTT Mampu Turunkan Impor Garam

    Kebutuhan Garam Nasional 4,4 Juta Ton, NTT Mampu Turunkan Impor Garam

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Agus Suparmanto memuji potensi garam yang ada di NTT. Potensi garam yang dimiliki NTT diyakini dapat menurunkan kuota impor garam untuk kebutuhan nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Mendag Agus Suparmanto saat melakukan kunjungan kerja di Nunkurus, Kupang Timur Kabupaten Kupang, pada Jumat, 24 Juli 2020. “Saya […]

  • Anita Gah Apresiasi Tugas & Pengabdian Para Kader Posyandu

    Anita Gah Apresiasi Tugas & Pengabdian Para Kader Posyandu

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Anita Jacoba Gah Anggota DPR RI Komisi X bertemu dengan para kader posyandu dari 4 (empat) Kelurahan yakni Fatufeto, Manutapen, Mantasi dan Airmata dalam Rapat Dengar Pendapat di Aula Patikawa Kelurahan Fatufeto, Rabu/23/1/2019 pukul 18.00 WITA—selesai. Kepada para Kader Posyandu tersebut Anita Gah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas segala […]

  • NTT Terpilih Jadi Lokasi Peringatan Harlah Ke-96 Nahdatul Ulama

    NTT Terpilih Jadi Lokasi Peringatan Harlah Ke-96 Nahdatul Ulama

    • calendar_month Ming, 6 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 tahun 2022 dirayakan secara berbeda. Harlah ini berlangsung dari tanggal 31 Januari sampai 17 Februari 2022 di 4 (empat) lokasi yakni Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur, Palembang Provinsi Sumatera Selatan dan Bangkalan Madura, Provinsi Jawa Timur. Ketua Umum Pengurus […]

  • PLTMH Lokomboro Kurang Pasokan Listrik, Pemda SBD & PLN Kembangkan Pembangkit

    PLTMH Lokomboro Kurang Pasokan Listrik, Pemda SBD & PLN Kembangkan Pembangkit

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    Pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) adalah pembangkit listrik skala kecil yang memanfaatkan energi air untuk menghasilkan listrik, dengan kapasitas terpasang di bawah 100 kilowatt (kW).   Tambolaka | Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah untuk peningkatan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat, Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, melakukan kunjungan kerja ke pembangkit listrik […]

expand_less