Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Pasien Sembuh Covid-19 di 34 Provinsi Cenderung Meningkat

Pasien Sembuh Covid-19 di 34 Provinsi Cenderung Meningkat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 5 Jun 2020
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Juru Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa pasien sembuh dari Covid-19 cenderung semakin mengalami peningkatan. Hal tersebut tentunya menjadi hasil patut untuk disyukuri.

“Ini yang harus kita syukuri, bahwa sekarang semakin cenderung banyak yang jadi sembuh,” kata Yuri dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Jumat, 5 Juni 2020.

Menurut rekapitulasi data akumulasi yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kasus sembuh pada hari ini ada penambahan 551 orang, sehingga totalnya menjadi 9.443.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 2.751 disusul Jawa Timur sebanyak 1.207 Jawa Barat 764, Sulawesi Selatan 673, Jawa Tengah 407 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 9.443 orang.

“Kalau kita lihat, memang Jawa Timur hari ini melaporkan 141 positif, tetapi ada 118 sembuh. DKI Jakarta melaporkan 76 positif, tetapi ada 144 orang sembuh. Banten melaporkan ada 24 kasus baru, namun yang sembuh 45,” kata Yuri.

“Sumatera Barat 13 kasus baru, 21 orang sembuh. Jawa Barat 12 orang kasus baru, 45 orang sembuh. Kalimantan Barat ada 3 kasus baru, 15 orang sembuh. Kemudian kita lihat Papua Barat hari ini melaporkan dua orang kasus baru, namun ada 17 kasus sembuh pada hari ini,” imbuhnya.

Kemudian menurut Yuri, data tersebut juga sekaligus memberikan suatu gambaran bahwa sebagian besar masyarakat sudah semakin menyadari dan melaksanakan pentingnya upaya pencegahan terhadap penularan Covid-19.

“Kita sudah melihat tentang disiplin masyarakat untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun dengan air yang mengalir. Kita sudah mulai melihat banyak sekali masyarakat, bahkan kita mulai melihat adanya masyarakat yang menegur orang lain, apabila tidak menggunakan masker di luar rumah,” jelas Yuri.

Hal itu menurutnya merupakan upaya yang dibangun oleh masyarakat atau komunitas untuk bersama-sama menyadari, bahwa semua orang harus mampu menciptakan rasa aman. Bukan hanya untuk pribadi, akan tetapi juga untuk lingkungan sekitar.

“Dan kita juga melihat, bahwa dengan aktivitas masyarakat yang sekarang ini mulai terlihat, namun kasusnya tidak meningkat, ini artinya sudah mematuhi juga disiplin untuk menjaga jarak,” kata Yuri.

Dia menambahkan bahwa dalam kondisi kondisi tertentu, ada beberapa hal yang memang tidak memungkinkan masyarakat untuk menjaga jarak aman. Akan tetapi Yuri telah melihat bahwa masyarakat masih dapat menyesuaikan kondisi tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang lain.

“Memang dalam kondisi tertentu, kadang-kadang tidak mungkin untuk melaksanakan jaga jarak. Paling tidak satu meter, namun mereka melindungi dengan menggunakan masker, melindungi dengan kemudian mencuci tangan setelah berada di tempat yang berdesak-desakan, dan berusaha untuk tidak menjadi sakit. Ini yang menjadi penting,” jelas Yuri.

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per Jumat, 5 Juni 2020, sebanyak 703 sehingga totalnya menjadi 29.521 orang. Kemudian untuk kasus meninggal bertambah 49 orang sehingga totalnya menjadi 1.770.

Ada pun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 380.973 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 101 laboratorium, Tes Cepat Melokuler (TCM) di 62 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 186 lab. Secara keseluruhan, 256.810 orang telah diperiksa dan hasilnya 29.521 positif (kumulatif) dan 227.289 negatif (kumulatif).

Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 49.320 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 13.592 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 420 kabupaten/kota di Tanah Air. (*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Raih 19 Penghargaan di ‘Indonesian SDGs Award 2022’

    PLN Raih 19 Penghargaan di ‘Indonesian SDGs Award 2022’

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) berkomitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan berbagai program yang telah dijalankan. Komitmen dan langkah nyata tersebut membawa perusahaan milik negara ini dianugerahi 19 penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2022. ISDA 2022 merupakan ajang pemberian penghargaan yang diberikan kepada perusahaan atau institusi atas kontribusinya dalam pencapaian tujuan […]

  • Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Audisi ajang pencarian bakat penyanyi ‘The Voice Indonesia 2019’ mulai digelar. Khusus di Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal dilaksanakan di 2 Kota yakni Kota Kupang dan Kota Maumere. Di Kota Kupang bakal digelar pada Sabtu, 13 April 2019 di Sotis Hotel pada pukul 08.00 WITA—selesai Informasi ini disampaikan oleh Produser Promo […]

  • PLN Akan Berikan Kompensasi untuk Pemadaman Listrik di Jabodetabek

    PLN Akan Berikan Kompensasi untuk Pemadaman Listrik di Jabodetabek

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, PLN akan terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/08/05/listrik-padam-di-jabodetabek-presiden-jokowi-jangan-sampai-terjadi-lagi/ “Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan, saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 MW”, ungkap Plt Direktur Utama (Dirut) […]

  • Pernyataan Menkopolhukam Terkait Pembakaran Bendera ‘Kalimat Tauhid’

    Pernyataan Menkopolhukam Terkait Pembakaran Bendera ‘Kalimat Tauhid’

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia(Menkopolhukam) Wiranto, memberikan pernyataan terkait pembakaran bendera bertuliskan ‘Kalimat Tauhid’ yang diyakini sebagai simbol HTI. Sesuai putusan pengadilan, ormas HTI sudah dilarang keberadaannya di Indonesia. Dalam rapat koordinasi di kantor Kemenkopolhukam, Selasa, 23 Oktober 2018, Wiranto mengatakan, peristiwa pembakaran itu akibat penggunaan Kalimat Tauhid dalam […]

  • PJC Gandeng IMO-Indonesia & DPW Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik

    PJC Gandeng IMO-Indonesia & DPW Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Sab, 23 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Pekanbaru-Riau, Garda Indonesia | PJC (Pekanbaru Journalist Center) bersama IMO-Indonesia DPW Provinsi Riau mengadakan pelatihan jurnalis bagi para pewarta, demikian dikatakan Direktur Pendidikan Journalistik Center Pekanbaru, Drs. Wahyudi El Panggabean MH kepada para pewarta, Sabtu/23/02/2019. Wahyudi, menuturkan bahwa giat pelatihan ini diadakan selama 22—23 Februari 2019 dengan Tema “Menulis/Editing Berita – Menulis Tajuk Rencana” yang […]

  • Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

    Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Resiliensi berkelanjutan merupakan kemampuan mewujudkan lingkungan yang tangguh dalam menghadapi bencana baik secara struktural maupun non-struktural. Tidak hanya memiliki kesiapan infrastruktur tahan bencana yang memadai namun juga kapasitas masyarakat yang sadar dan tangguh terhadap bencana.   Jakarta | Program SIAP SIAGA mendorong upaya penyelarasan pengetahuan di antara pelaku kebencanaan dan perubahan iklim lintas daerah dan […]

expand_less