Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dokter Agus Taolin Sorot Alat Cuci Darah Tak Terpakai di RSUD Atambua

Dokter Agus Taolin Sorot Alat Cuci Darah Tak Terpakai di RSUD Atambua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Bakal Calon Bupati Belu dr. Agustinus Taolin menyoroti Alat Cuci Darah yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua. Menurutnya, alat cuci darah itu ada sekitar dua atau tiga unit, dengan harga per unit diperkirakannya Rp.400.000.000,- (empat ratus juta rupiah), tetapi tidak digunakan sama sekali.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/01/dokter-agus-taolin-pilih-pemimpin-yang-tahu-tentang-masalah-kesehatan/

Disesalkannya, sudah ada dokter yang disekolahkan di Jawa tetapi setelah kembali, Pemkab Belu tetap tidak memberdayakan dan memanfaatkan alat tersebut hanya karena alasan air limbah. Demikian diungkapkan dr. Agus Taolin di Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, pada Senin 29 Juni 2020.

Di RSUD Atambua saat ini, lanjut dr. Agus Taolin, hanya ada satu dokter spesialis Anestesi (dokter yang membius pasien sebelum dioperasi). Akibatnya, ketika dokter spesialis bersangkutan cuti, dokter- dokter lain tidak bisa melakukan operasi terhadap pasien.

“Pada saat dokter itu pulang cuti, dokter kandungan, dokter bedah, seluruh dokter yang operasi, tidak bisa operasi orang karena hanya ada satu dokter (anestesi), tidak bisa didelegasikan,” jelas Agus Taolin sembari menambahkan bahwa pemerintah perlu memikirkan tentang betapa besar peran dokter di RSUD Atambua, dan karena itu harus dicukupkan.

Dokter Agus Taolin juga meminta kepada masyarakat yang anaknya sekolah dokter, mesti melanjutkan hingga jenjang dokter spesialis atau minimal dokter sub spesialisasi.

Dokter Agus Taolin menuturkan bahwa, pelayanan kesehatan di Atambua bukan di rumah sakit saja. Sewaktu dirinya mengunjungi Puskesmas Laktutus (Kecamatan Nanaet Dubesi), obat turun panas paracetamol saja tidak ada, padahal obat itu harganya sangat murah. Bahkan katanya, belum lama masalah Covid, petugas medis RSUD Atambua mengeluh soal ketiadaan Alat Pelindung Diri (APD), malahan oknum petugas medis itu langsung dipindahtugaskan.

“Pemimpin yang tidak paham tentang masalah kesehatan, hasilnya adalah membuat pelayanan kesehatan berada di bawah standar. Hasilnya adalah nyawa kita menjadi taruhan. Kita sakit tidak ada orang yang merawat kita. Kita ke rumah sakit tidak ada dokter, infus juga disuruh beli, sudah meninggal pun bayar dulu baru mayat keluar. Karena itu, lima tahun ke depan pilih pemimpin yang tahu tentang masalah kesehatan,” anjur dokter Agus Taolin.

Sementara, pimpinan RSUD Atambua, dr Batsheba Elena Corputty, MARS sedang dalam upaya konfirmasi oleh wartawan Garda Indonesia. (*)

Penulis  (*/HH) Foto utama (*facebook)
Editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada! 7 Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    Waspada! 7 Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis 7 (tujuh) kawasan rawan narkoba berdasarkan hasil pemetaan kawasan rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tahun 2019. Rilis kawasan dengan status waspada disampaikan oleh Kasie Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi NTT, Lia Novika Ulya, S.KM. dalam sesi […]

  • Kadis PUPR Belu Selaku Inspektur Listrik NTT Siap Tuntaskan Masalah Listrik

    Kadis PUPR Belu Selaku Inspektur Listrik NTT Siap Tuntaskan Masalah Listrik

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Vincent K. Laka juga selaku salah satu dari tiga Inspektur Ketenagalistrikan Indonesia untuk wilayah NTT dan memiliki SK Menteri, menyatakan siap berkoordinasi dengan pihak PLN Kabupaten Belu guna menyelesaikan masalah listrik di Desa Naitimu. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/07/16/wakil-bupati-belu-pemimpin-adalah-orang-yang-kedepankan-rasa-adil/ “Saya bisa panggil kepala PLN, periksa […]

  • WVI Donasi APD Covid-19 bagi Pemkot Kupang, Wali Kota Jefri : Terima Kasih

    WVI Donasi APD Covid-19 bagi Pemkot Kupang, Wali Kota Jefri : Terima Kasih

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wahana Visi Indonesia (WVI) terus memberikan respons dalam membantu penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia, terutama untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Di Nusa Tenggara Timur, anak-anak mengalami kerentanan yang tinggi karena minimnya akses akan sanitasi dan air bersih, terbatasnya fasilitas dan kapasitas orang tua untuk mengajar anak di rumah, hingga kerentanan […]

  • Resmikan Monumen Fatmawati, Presiden Jokowi : Ini Bukti Rasa Hormat Kita

    Resmikan Monumen Fatmawati, Presiden Jokowi : Ini Bukti Rasa Hormat Kita

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Bengkulu, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Ibu Agung Hj. Fatmawati Sukarno di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, pada Rabu, 5 Februari 2020. Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan hari lahir Ibu Fatmawati pada 5 Februari 1923. Dalam sambutannya, Presiden mengenang Ibu Fatmawati sebagai seorang tokoh pahlawan bangsa yang sangat berjasa, […]

  • Legenda Fatu Kopa

    Legenda Fatu Kopa

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Sonny Pellokila Fatu Kopa merupakan negeri di atas awan. Di sinilah, surga duniawi bagi kaum pencinta pesona alam. Lokasi Fatu Kopa terletak di sebelah tenggara Niki-Niki dan masuk dalam wilayah adat Amnuban. Secara administrasi, Fatu Kopa terletak dalam wilayah administrasi desa Fatukopa, kecamatan Fatukopa, kabupaten Timor Tengah Selatan, provinsi Nusa Tenggara Timur. Konon ceritanya […]

  • Dies Natalis Ke-67 Unpar, Jokowi : Pola Belajar Mahasiswa Harus ‘Hybrid’

    Dies Natalis Ke-67 Unpar, Jokowi : Pola Belajar Mahasiswa Harus ‘Hybrid’

    • calendar_month Sel, 18 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meyakini bahwa sumber daya manusia (SDM) yang unggul akan membawa Indonesia mampu bersaing dalam hal ekonomi digital. Untuk itu, Presiden meminta kepada pendidikan tinggi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar dari program pendidikan yang ditetapkan oleh universitas. “Berikan mahasiswa kesempatan untuk belajar kepada siapa saja, di […]

expand_less