Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Menteri PPPA : Bijak Berinternet, Hak Anak Terpenuhi Namun Tetap Terlindungi

Menteri PPPA : Bijak Berinternet, Hak Anak Terpenuhi Namun Tetap Terlindungi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menekankan pentingnya peran orang tua mendampingi anak dalam mengakses internet. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini, internet menjadi kebutuhan bagi anak dalam melaksanakan kegiatan belajar dari rumah.

“Perlindungan dan pemenuhan hak anak harus diwujudkan kapan saja dan di mana saja tidak terkecuali di dalam internet. Tugas kita semua untuk memastikan dan memberikan ruang aman, nyaman dan ramah bagi anak,” ujar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam Webinar ‘Keluarga Tangkas Berinternet’, pada Selasa, 21 Juli 2020 kerja sama Kementerian PPPA dengan Google Indonesia.

Menteri Bintang menambahkan, berbagai upaya perlindungan harus dilakukan untuk mewujudkan ruang digital aman bagi anak. Oleh karena itu, Menteri Bintang mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan proteksi diri anak agar mereka dapat memanfaatkan internet dengan bijak.

“Bagi orang tua, dampingilah anak-anak selama berinternet jadikan mereka partner diskusi yang setara dengan kita sehingga mereka memahami sisi positif dan negatif dari internet. Bagi para guru, manfaatkanlah teknologi internet dengan sebaik-baiknya sebagai sarana interaksi dan edukasi. Bagi anak-anak, selalu akses konten yang bermanfaat sesuai dengan usia kalian, jika merasa bingung atau ragu segeralah bertanya kepada orang tua atau guru kalian,” pinta Menteri Bintang.

Kementerian PPPA melalui Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi mengingatkan kemungkinan anak dengan atau tanpa sengaja mengunggah konten/gambar/video secara tidak langsung dapat meningkatkan kerentanan anak menjadi korban eksploitasi, salah satunya eksploitasi seksual online. Oleh karena itu, orang tua dan anak juga perlu mewaspadai potensi eksploitasi dan kekerasan pada anak terutama selama masa pandemi Covid-19.

Sejalan dengan pernyataan Menteri Bintang, Aktor, sekaligus Ayah dari 3 anak Darius Sinathrya dalam webinar juga menyatakan jika kunci utama pengawasan anak terhadap internet terletak pada orang tua.

Webinar ‘Keluarga Tangkas Berinternet’, pada Selasa, 21 Juli 2020 kerja sama Kementerian PPPA dengan Google Indonesia

“Menurut saya, peran orang tua sangatlah penting untuk mengajak anak berdialog secara terbuka, memberikan pemahaman untuk lebih bijak dalam berinternet; agar mereka pun bisa lebih mandiri, lebih jeli ketika berinternet, terlindungi dan tetap mendapatkan manfaat internet secara optimal. Apalagi di masa transisi ke ‘new normal’ seperti saat ini. Inilah saatnya kita bagi orang tua untuk mulai menerapkan kebiasaan digital yang baik,” Jelas Darius.

Di sisi lain, Kepala Kebijakan Publik dan Hubugan Pemerintah, Google Indonesia, Putri Alam menyebutkan keamanan dalam berinternet pada anak menjadi salah satu kekhawatiran orang tua saat ini. Apalagi di masa pandemi Covid-19, anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan mengakses internet.

“Internet membuka banyak peluang bagi anak untuk bermain, belajar dari rumah, bersosialisasi dan berkreativitas. Namun, tidak dipungkiri situasi ini juga membuat anak-anak rentan terhadap risiko keamanan online yang bahkan sering juga menimpa orang dewasa. Berdasarkan riset Report Digital Webbeing for Families yang buat Google bersama Fluent sebanyak 83 persen orang tua khawatir anak terpapar konten yang tidak layak atau negatif saat menggunakan teknologi digital,” jelas Putri.

Merasakan kekhawatiran yang serupa, Creator Generation Siberkreasi dan Co-founder ParenTalk, Nuca Bachri menghimbau kepada orang tua meningkatkan kewaspadaan dan lebih kritis terhadap informasi yang ada di internet.

“Jaman sekarang itu dibutuhkan critical thinking (berpikir kritis), di mana kita harus mengasah sifat-sifat kritis kita. Kita harus punya keraguan dan beberapa layer pertanyaan untuk memastikan konten yang kita akses bermanfaat dan aman bagi kita atau tidak. Critical thinking membuat kita lebih berhati-hati terutama untuk menjaga dan melindungi anak,” ujar Nuca.

Guna meningkatkan keamanan anak berselancar di internet, Kepala Hubungan Publik Asia Tenggara, Ryan Rahardjo membagikan beberapa tips. “Tips nomor satu yang harus kita jaga adalah kata sandi, kedua kita juga tetap harus hati-hati terhadap pesan yang sering sekali meminta informasi pribadi, dan ketiga jangan memberikan data pribadi orang lain tanpa izin orang tersebut,” ujar Ryan. (*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Semua Pemda di NTT Respons Informasi Kekayaan Intelektual

    Tak Semua Pemda di NTT Respons Informasi Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki banyak sekali kekayaan khas produk daerah NTT yang memang benar-benar ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat dan memberikan dampak yang sangat besar dari merek suatu barang atau jasa dan indikasi geografis suatu daerah seperti dampak perlindungan hukum dan dampak ekonomis. “Indikasi geografis ini sangat bermanfaat dan penting […]

  • Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Parcel Natal Demi Jaga Integritas

    Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Parcel Natal Demi Jaga Integritas

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Loading

    Pigai mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian HAM harus dijaga melalui pelayanan publik yang bersih. Menurutnya, komitmen tersebut perlu dijalankan bersama oleh seluruh jajaran kementerian.   Jakarta | Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan tidak berkenan menerima segala bentuk parcel dalam rangka perayaan Natal. Pigai menegaskan akan menolak seluruh bingkisan Natal yang dikirimkan kepadanya. Sikap […]

  • Jubir BNPB Terima Penghargaan ‘The First Responders 2018’

    Jubir BNPB Terima Penghargaan ‘The First Responders 2018’

    • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Juru Bicara (Jubir) Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menerima penghargaan The First Responders 2018. Penghargaan ini diberikan oleh harian terkemuka yang bermarkas di Singapura, The Straits Times pada 29 November 2018. Sutopo mendapatkan penghargaan The First Responders karena upayanya dalam menginformasikan kepada media massa baik lokal dan internasional sejak awal […]

  • Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

    Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT sebagai transisi dari Universitas PGRI NTT, pada Jumat, 3 Mei 2019 pukul 07.00—selesai di Aula El Tari Kupang, mewisuda 751 wisudawan dari 11 Prodi dan 5 Fakultas. Sebelumnya, pada wisuda perdana, Jumat,28 September 2018 di tempat yang sama, UPG 1945 NTT mewisuda 588 wisudawan dari […]

  • Pelajar SMAN 6 dan SMPN 12 Kupang Jadi Duta Keselamatan Listrik

    Pelajar SMAN 6 dan SMPN 12 Kupang Jadi Duta Keselamatan Listrik

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Para pelajar diberikan materi tentang sistem transmisi listrik, bahaya kelistrikan, serta simulasi penggunaan listrik yang aman di rumah dan sekolah.   Kupang | PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (PLN UPT) Kupang berbagi pengetahuan tentang kelistrikan dan keselamatan kepada para pelajar melalui program edukasi “PLN Go to School.” Program ini diselenggarakan di dua sekolah, SMP Negeri […]

  • Kunjungi Mulut Seribu, Gubernur VBL Hadiah 10 Pemuda Kursus Bahasa Inggris

    Kunjungi Mulut Seribu, Gubernur VBL Hadiah 10 Pemuda Kursus Bahasa Inggris

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Rote-NTT, Garda Indonesia | Mulut Seribu, perairan laut eksotik yang terletak di Pulau Rote Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bakal menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas dibawah kepemimpinan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) Pada, Senin, 29 April 2019, Gubernur Viktor Laiskodat mengunjungi kawasan Mulut Seribu Rote Ndao menggunakan speedboat; didampingi Kepala Dinas […]

expand_less