Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Kementerian PPPA Perkuat Fungsi UPTD PPA Guna Tangani Kasus Kekerasan

Kementerian PPPA Perkuat Fungsi UPTD PPA Guna Tangani Kasus Kekerasan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian PPPA mendapat tambahan fungsi sebagai penyedia layanan rujukan akhir bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Sedangkan penyedia layanan penanganan korban kekerasan perempuan dan anak di daerah dilakukan oleh Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang merupakan bentukan pemerintah daerah sebagai amanat UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dengan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi urusan konkuren wajib non layanan dasar.

Saat ini, Kementerian PPPA sementara berupaya membangun sinergi pemberian layanan korban kekerasan perempuan dan anak pusat dan daerah melalui penguatan UPTD PPA. Maka, melalui diskusi bersama Forum Pengada Layanan (FPL) Bagi Perempuan Korban Kekerasan diharapkan mendapat gambaran riil di lapangan proses pemberian layanan tersebut.

“Kemen PPPA mendapat tambahan fungsi sebagai penyedia layanan rujukan akhir bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Ini bukanlah kepentingan dari Kemen PPPA saja, tetapi harus diartikan sebagai komitmen bersama bagi pemerintah untuk menciptakan sistem yang ramah bagi seluruh rakyat Indonesia dari segala bentuk kekerasan,” ujar Menteri Bintang membuka kegiatan diskusi yang dilakukan secara virtual pada Jumat, 24 Juli 2020.

Berbicara tentang kekerasan terhadap perempuan, Menteri Bintang tidak memungkiri jika selama masa pandemi Covid-19, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat. Menteri Bintang berasumsi jumlah kasus kekerasan tersebut secara riil mungkin lebih banyak dari yang dilaporkan. Oleh karena itu, Menteri Bintang berharap memperoleh rekomendasi terbaik dari FPL guna memperkuat kapasitas UPTD PPA di daerah.

Diskusi virtual tentang penguatan UPTD PPA pada Jumat, 24 Juli 2020.

“Kami (pemerintah) ingin lebih banyak mendengarkan karena teman-teman FPL inilah yang ada di lapangan. Mereka bisa memberikan data-data riil dan konkret terkait permasalahan yang terjadi, yang nanti kita bisa carikan solusi bersama. Melakukan upaya bersama, sinergi, bahu-membahu, saling menguatkan, khususnya dalam pendampingan kekerasan yang selama ini dilakukan oleh teman-teman Forum Pengada Layanan,” jelas Menteri Bintang.

Dalam diskusi bersama Menteri Bintang, banyak gambaran terkait tantangan dan hambatan yang dibagikan oleh lembaga-lembaga yang tergabung dalam FPL, terutama dalam kerja-kerja pendampingan dan pemulihan terhadap perempuan korban kekerasan di seluruh Indonesia.

“Dengan kasus dan angka kekerasan yang cukup tinggi, memang dibutuhkan UPTD PPA yang kuat di semua wilayah, baik provinsi ataupun kabupaten. Juga akses rumah aman ini juga penting dikawal, Bu. Itu rekomendasi kami dan tentunya terkait komitmen Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujar perwakilan Lembaga Women’s Crisis Centre, Dian Mutiara Malang.

“Tantangan berikutnya, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) layanan dari segi kuantitas dan kualitas, terutama para psikolog dan tenaga administrasi juga perlu diperhatikan,” tambah Ika Putri Dewi dari Yayasan Pulih.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Jajaran direksi dan komisaris Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) telah menindaklanjuti keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan dan RUPS luar biasa (RUPS-LB) pada 8 Mei 2024 yang menyetujui rencana pembentukan kelompok usaha bank (KUB) dengan Bank DKI. Plt, Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing dalam sesi perayaan HUT ke-62 […]

  • Dewan Pers Kecam Aparat Gebuk Wartawan Saat Demo RUU Pilkada

    Dewan Pers Kecam Aparat Gebuk Wartawan Saat Demo RUU Pilkada

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya | Dewan Pers mengecam praktik kekerasan yang dilakukan aparat keamanan kepada wartawan saat peliputan aksi demonstrasi elemen masyarakat dan mahasiswa menolak revisi UU Pilkada di DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 24 Agustus 2024. Tak hanya itu, pers mahasiswa juga menjadi korban kekerasan aparat yang seharusnya melindungi dan menertibkan saat meliput aksi massa […]

  • Banjir Landa Boalemo di Provinsi Gorontalo, 2.208 Jiwa Terdampak

    Banjir Landa Boalemo di Provinsi Gorontalo, 2.208 Jiwa Terdampak

    • calendar_month Ming, 27 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Gorontalo, gardaindonesia.id | Hujan deras menyebabkan banjir melanda beberapa desa di Kecamatan Taliamuta dan Kecamatan Botumeito Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo pada Sabtu, 26/1/2019 pukul 14.00 WITA. Sutopo Purwo Nugroho, Kapusdatin Humas BNPB menyampaikan lokasi dampak banjir di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Boalemo dengan dampak langsung di beberapa kecamatan antara lain Kec. Taliamuta; Desa Mohungo; Desa Ayuhulalo; […]

  • Potret Pertanian NTT Selama 10 Tahun – ‘Sama Sa Atau Lebe Bae?’

    Potret Pertanian NTT Selama 10 Tahun – ‘Sama Sa Atau Lebe Bae?’

    • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Jumlah usaha pertanian perorangan (UTP) hasil Sensus Pertanian 2023 mencapai 902 ribu unit atau turun 2,85 persen dibanding ST2013. Sedangkan jumlah rumah tangga usaha pertanian (RTUP) mengalami kenaikan menjadi 873 ribu rumah tangga dari 780 ribu rumah tangga atau naik 12,10 persen dari tahun 2013. Jumlah petani […]

  • Munas VI Apeksi, Presiden Tekan Empat Langkah Pemda Atasi Pandemi

    Munas VI Apeksi, Presiden Tekan Empat Langkah Pemda Atasi Pandemi

    • calendar_month Kam, 11 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada Kamis, 11 Februari 2021, di Istana Negara; Presiden Joko Widodo mengajak pemerintah kota untuk melakukan sejumlah langkah luar biasa dan mendesak terkait penanganan pandemi Covid-19 beserta dampak yang mana dibutuhkan gerak dan langkah luar biasa dari seluruh pihak. […]

  • Ledakan Bom di Polrestabes Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban

    Ledakan Bom di Polrestabes Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ledakan terjadi di Polrestabes Medan, Sumatra Utara, pada Rabu pagi, 13 November 2019. Ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri. Belum diketahui adakah korban lain yang jatuh selain pelaku peledakan. Pihak berwenang masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/11/13/bom-bunuh-diri-di-medan-pelaku-gunakan-atribut-ojek-online/ Menyikapi ledakan di Polrestabes Medan, Ketua Lembaga Perlindungan […]

expand_less