Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » “Catat Setiap Anak” Plan Indonesia Bantu Alat Kerja untuk Disdukcapil Nagekeo

“Catat Setiap Anak” Plan Indonesia Bantu Alat Kerja untuk Disdukcapil Nagekeo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 5 Agu 2020
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

Loading

Mbay, Garda Indonesia | Untuk mendukung percepatan pencatatan dokumen kependudukan terutama data anak, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) memberikan bantuan satu unit laptop dan dua unit printer untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nagekeo pada pada Senin, 3 Agustus 2020 di Mbay, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan alat kerja oleh Plan Indonesia yang diberikan pada masa pandemik Covid-19, bertujuan untuk mempercepat pendataan identitas anak baru dan menerbitkan akta kelahiran mereka. Selain itu, Plan Indonesia mengadakan peningkatan kapasitas Dinas Dukcapil untuk menyelenggarakan pembuatan akta kelahiran kolektif di Nagekeo.

Weke Andreas, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Nagekeo menyampaikan bahwa sekitar 11 persen anak umur 0—18 tahun anak di Nagekeo belum memiliki akta kelahiran. “Hingga bulan Desember 2020 kita memiliki target 95 persen dan saat ini sudah mencapai 89,4 persen yang memiliki akta kelahiran. Dukungan Plan Indonesia akan sangat membantu penyelenggaraan pelayanan catatan sipil yang lebih efektif dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Andreas.

Kadis Dukcapil Kabupaten Nagekeo saat menandatangani berita acara serah terima bantuan dari Plan Internasional

Kontribusi Plan Indonesia tersebut merupakan bagian dari proyek Catat Setiap Anak (Count Every Child Project) yang telah berlangsung di Kabupaten Nagekeo sejak tahun 2020—2023. Melalui proyek ini, Plan Indonesia melakukan riset tentang hak atas identitas dan kebangsaan. Plan Indonesia juga memfasilitasi lokakarya tingkat lokal untuk meningkatkan kesadaran berbagai pemangku kepentingan tentang hak identitas anak, terutama pentingnya menjangkau data anak perempuan yang terpinggirkan.

Eka Hadiyanto, Program Implementation Area Manager Plan Indonesia di Kabupaten Nagekeo menjelaskan bahwa pembuatan akta kelahiran merupakan bagian dari melindungi, menghargai, dan mengakui status anak sebagai bentuk pemenuhan hak anak atas identitas dirinya. “Anak yang tidak memiliki akta kelahiran dihadapkan pada sejumlah risiko, seperti pemalsuan identitas untuk berbagai kepentingan. Risiko lainnya terutama anak-anak di pedesaan yang tak memiliki akta kelahiran adalah menjadi sasaran empuk perdagangan anak,” urai Eka.

Melalui proyek ‘Catat Setiap Anak’, Plan Indonesia berupaya mendorong perbaikan proses tata kelola layanan catatan sipil dengan partisipasi proaktif dari Kelompok Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) melalui mekanisme perlindungan anak berbasis masyarakat di 15 desa dampingan di Kabupaten Nagekeo. (*)

Sumber berita dan foto (Publikasi Plan Internasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi Mati Pascaoperasi Ibu Hamil, Ombudsman Minta Audit Perinatal

    Bayi Mati Pascaoperasi Ibu Hamil, Ombudsman Minta Audit Perinatal

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Ombudsman NTT pada Senin, 24 Juni 2024 menerima informasi dan keluhan dari warga Kabupaten Lembata perihal kematian seorang bayi pascaoperasi ibu hamil. Bayi dari Desa Kolontobo, Kecamatan Ile Ape tersebut meninggal pascaoperasi setelah dirujuk dari Puskesmas Waipukang. Kepala Ombudsman Provinsi NTT, Darius Beda Daton mengatakan tentu saja kematian bayi dalam proses persalinan tidak […]

  • Sulit Air Bersih, YPKM & Kasogi Sumbang Sumur Bor ke Jemaat Nifukani TTS

    Sulit Air Bersih, YPKM & Kasogi Sumbang Sumur Bor ke Jemaat Nifukani TTS

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Persoalan kebutuhan air saat musim kemarau menjadi perhatian dan prihatin di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), kelangkaan air menjadi realitas yang dialami oleh masyarakat setiap musim kemarau. Kondisi tersebut yang mendorong Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas SoE Berbagi (KASOGI) tergerak hati untuk membantu meringankan beban dan memenuhi kebutuhan masyarakat […]

  • Banjir di Kalsel, KNPI Minta Bareskrim Periksa Perusahaan & Menteri LHK

    Banjir di Kalsel, KNPI Minta Bareskrim Periksa Perusahaan & Menteri LHK

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama, meminta Bareskrim Polri untuk segera memanggil perusahaan terkait banjir Kalimantan Selatan (Kalsel). Sebelumnya, Bareskrim telah menerjunkan tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipiter) untuk mengecek penyebab banjir yang terjadi di Kalsel. Dari hasil penelusuran, penyidik menemukan beberapa faktor penyebab […]

  • Abdullah Azwar Anas Dilantik Jadi Menteri PAN-RB, Ini Alasannya

    Abdullah Azwar Anas Dilantik Jadi Menteri PAN-RB, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo resmi melantik Abdullah Azwar Anas sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019—2024. Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 7 September 2022. Abdullah Azwar Anas dilantik berlandaskan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 91/P Tahun 2022 tentang […]

  • TPP Desa dari Kabupaten Belu NTT Peroleh Apresiasi Ketua DPR RI

    TPP Desa dari Kabupaten Belu NTT Peroleh Apresiasi Ketua DPR RI

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tenaga Pendamping Profesional Desa (TPP Desa) terbaik dari Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Maria Odilia Besin dan Charles Mau diapresiasi oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Kehadiran mereka beserta ratusan ribu TPP Desa di berbagai daerah lainnya telah membantu mempercepat program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Bersama ratusan ribu TPP […]

  • Pemerintah Indonesia Siapkan 12 Juta Masker dan Obat Covid-19

    Pemerintah Indonesia Siapkan 12 Juta Masker dan Obat Covid-19

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perkembangan data Covid-19, total kasus Covid – 19 per 20 Maret 2020 berjumlah 450 kasus. Jumlah kasus terbanyak berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta 267 kasus, Jawa Barat 55, Banten 43, Jawa Timur 26 dan Jawa Tengah 14. Kasus meninggal dunia mencapai 38 orang. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 […]

expand_less