Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur 2 NTT: “Jadilah MTQ yang 100 persen NTT dan Islam“

Gubernur 2 NTT: “Jadilah MTQ yang 100 persen NTT dan Islam“

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 3 Okt 2018
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id-“Saudara/i berhasil bukan hanya karena dapatkan juara, tapi terutama ketika mampu menggunakan nilai-nilai spiritual Al-Quran dalam hidup harian. Terapkan prinsip luhur Lakum Dinukum Waliyadiin (Bagimu agamamu, bagiku agamaku) dalam hidup persaudaraan harmonis dengan sesama yang lain, ” ujar Gubernur 2 NTT Josef Nae Soi, saat menerima Perwakilan Kontingen MTQ Nasional asal NTT dan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Al-Quran (LPTQ) NTT di ruang kerjanya, Rabu/3 Oktober 2018.

Gubernur 2 NTT, Drs. Josef A. Nae Soi meminta para peserta lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional asal NTT untuk menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, sosial dan memperkenalkan NTT. “Jadilah MTQ yang 100 persen NTT dan 100 persen Islam,” pesan Josef Nae Soi.

Gubernur Josef meminta para peserta lomba untuk memperkenalkan dan mengharumkan NTT di ajang nasional tersebut. “Siapkan diri secara matang. Juallah kompetensi dan juallah NTT, “imbuh Wagub Nae Soi dalam kesempatan itu. Lebih lanjut Wagub Nae Soi berharap, para peserta tidak hanya mengejar juara. Tetapi terutama menerapkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan bersama.

Ketua LPTQ NTT sekaligus ketua rombongan, Jamal Ahmad dalam laporannya mengungkapkan, peserta MTQ Nasional asal NTT adalah para juara dari MTQ Tingkat Provinsi NTT di Larantuka, Flores Timur pada bulan Mei lalu. “Mereka telah menjalani Training Center (TC) selama seminggu di bawah asuhan pelatih dari Jawa Barat. Mereka juga dibina untuk menjadi generasi Al-Quran yang cinta Indonesia dan tidak mudah terprovokasi, “jelas Jamal.

Lebih lanjut Jamal mengatakan, jumlah kafilah atau kontingen NTT sebanyak 27 orang. Mereka akan berlomba pada 5 (lima) cabang lomba MTQ yakni Tilawah (Baca), Hifdzil (Hafal), Fahmil (Cerdas cermat), Khath (kaligrafi atau seni lukis huruf Arab) dan Syahril (pidato) Al-Quran. “Saat parade pembukaan, kontingen NTT akan usung patung komodo dan visi kebangkitan NTT serta mengenakan topi Ti’i Langga, “pungkas Sekretaris Korpri NTT tersebut.

MTQ XXVII Tingkat Nasional akan berlangsung di Medan Sumatera Utara. Dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi pada malam hari Minggu/7 Oktober 2018. Kontingen NTT akan bertolak ke Medan, Kamis (4/10/18). Gubernur Josef akan hadir pada acara pembukaan di Medan. (*/humas)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Isu Korban Jiwa Demo Pati, Polisi Pastikan Nihil Tewas

    Heboh Isu Korban Jiwa Demo Pati, Polisi Pastikan Nihil Tewas

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Di tengah panasnya aksi, beredar kabar adanya korban tewas. Namun, Polda Jawa Tengah memastikan informasi tersebut tidak benar.   Jawa Tengah | Kericuhan mewarnai demonstrasi besar di Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu, 13 Agustus 2025, saat massa menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Aksi memanas hingga terjadi pelemparan botol air mineral dan sandal ke […]

  • Komunikasi Hasil Kegiatan Statistik, Sebuah Refleksi

    Komunikasi Hasil Kegiatan Statistik, Sebuah Refleksi

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yezua Abel, Statistisi pada BPS Provinsi NTT Komunikasi hasil kegiatan statistik menjadi jembatan antara statistisi dan pengguna data sehingga produk statistik yang dihasilkan dapat diterima, dipahami dan dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan. Dalam tahap diseminasi data, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan manajemen rilis produk statistik kepada pengguna yakni pemerintah dan masyarakat luas mencakup semua kegiatan […]

  • Gubernur VBL Himbau Tumbuhkan Gotong Royong dalam Keluarga

    Gubernur VBL Himbau Tumbuhkan Gotong Royong dalam Keluarga

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Loading

    Soa-Ngada, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hadir dan memberikan sambutan pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47, Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gelar Teknologi Tepat Guna(TTG) ke-5 di Desa Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Kamis, 2 Mei 2019. “Gotong […]

  • ‘109 Check Point’ Arus Balik, Pemudik Wajib Punya Surat Bebas Covid-19

    ‘109 Check Point’ Arus Balik, Pemudik Wajib Punya Surat Bebas Covid-19

    • calendar_month Sab, 15 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono memastikan akan ada pengetatan arus balik Lebaran 2021. Sebanyak 109 check point atau penyekatan disiapkan di seluruh wilayah Indonesia guna memastikan para pemudik membawa surat swab antigen atau PCR Swab sebelum memasuki ibu kota DKI Jakarta. Adapun jumlah 109 check point ini […]

  • Kejaksaan Agung Sita Tanah Johnny Plate Seluas 11,7 Hektar

    Kejaksaan Agung Sita Tanah Johnny Plate Seluas 11,7 Hektar

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim Penyidik dan Tim Pelacakan Aset Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan penyitaan terhadap tanah milik tersangka Johnny G Plate (JGP) seluas 11,7 hektar. Penyitaan dilakukan pada Rabu, 7 Juni 2023 sekitar pukul 10:00—17:00 WITA, bertempat di Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun Tim Penyidik […]

  • Budi Arie Tegaskan Projo Bukan Relawan Pro Jokowi

    Budi Arie Tegaskan Projo Bukan Relawan Pro Jokowi

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Loading

    Budi Arie juga mengungkap rencana perubahan logo Projo agar tidak terkesan mengkultuskan seseorang.   Jakarta | Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa nama Projo bukanlah singkatan dari Pro Jokowi seperti yang selama ini dikenal publik. Ia menjelaskan, nama Projo berasal dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi. “Projo itu artinya negeri dan rakyat. Jadi […]

expand_less