Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Bedah Rumah Bagi Warga Tak Mampu di Kota Kupang, Berlanjut di Tahun 2021

Bedah Rumah Bagi Warga Tak Mampu di Kota Kupang, Berlanjut di Tahun 2021

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 29 Des 2020
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore didampingi istrinya, anggota DPD RI Hilda Riwu Kore Manafe mengantar seorang janda lansia bernama Yuli Lenama-Riwu dan 1 anaknya untuk menempati rumah yang baru selesai dibangun di RT 03/RW 02, Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak pada Senin sore, 28 Desember 2020.

Warga setempat pun hadir menyaksikan penyerahan rumah tipe 36 tersebut.

Mewakili keluarga besar dan warga setempat, Melky Bulan menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah Kota Kupang untuk membangun rumah bagi warga tak mampu. Ia mengungkapkan warga setempat mensyukuri program pro rakyat ini.

“Sekiranya Tuhan memberikan hikmat, agar bapak sebagai pemimpin kota ini diberkati agar semua masyarakat Kota Kupang boleh menikmati berkat dan hikmat yang Tuhan sudah berikan kepada bapak,” ungkapnya.

Foto bersama Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Anggota DPD RI, Hilda Manafe, dan penerima bedah rumah

Wali Kota Jefri menyampaikan bantuan bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah agar warga bisa mendapat tempat hunian yang layak. Selain itu kualitas kehidupan warga pun bisa terukur secara baik.

Ia mengatakan, bantuan bedah rumah ini akan dilanjutkan pada tahun 2021. Dipastikan tetap memprioritaskan warga kurang mampu yang tidak memiliki rumah layak huni. “Masih banyak saudara-saudara kita yang harus kita bantu juga. Tugas tanggung jawab bapak lurah untuk kasih tahu ke kita, karena kita tidak punya mata yang tajam untuk melihat semua saudara-saudara kita,” ujarnya.

Wali Kota Jefri pun mengatakan sebagai pimpinan, dirinya tak mau hanya sekadar duduk diam dan mendengar lalu memerintah. Yang ia utamakan adalah bekerja dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi warganya. “Kita tidak bisa hanya duduk-duduk saja, dengar-dengar saja, tetapi kita harus ada aksi nyata di masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa rumah yang diberikan sudah dilengkapi dengan meja kursi, televisi, lemari serta tempat tidur. Perabotan ini bukan bantuan pemerintah, tapi bantuan pribadi dari Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry dan anggota DPD RI Hilda Riwu Kore Manafe. Selain itu, ada juga bantuan sembako dan uang yang bisa digunakan sehari-hari oleh penerima bantuan bedah rumah. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_Let)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi

    Bank NTT Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Ende, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan bahwa Bank NTT harus mampu menjadi motor penggerak atau lokomotif bagi kebangkitan perekonomian NTT, terutama pada sektor UMKM. Karena itu, setiap pimpinan daerah dan Bank NTT harus mampu bekerja sama dengan baik sehingga masyarakat bisa dipermudah dalam mengakses modal usaha. Penegasan ini disampaikan Gubernur […]

  • Indonesia Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan P4G pada 2022

    Indonesia Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan P4G pada 2022

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | P4G merupakan kerja sama untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan Partnering for Green Growth and the Global Goals (P4G) pada tahun 2022. Hal tersebut terungkap saat Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan Cho Myung-Rae di Istana […]

  • Bertemu Megawati, Pimpinan MPR RI Bahas Rekomendasi Tentang Amandemen

    Bertemu Megawati, Pimpinan MPR RI Bahas Rekomendasi Tentang Amandemen

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama pimpinan MPR RI menemui Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Ini merupakan kunjungan resmi pertama Pimpinan MPR RI ke para tokoh bangsa, khususnya yang pernah memimpin Indonesia. “Selain silaturahmi mengantarkan undangan pelantikan Presiden-Wakil Presiden […]

  • Tak Semua Pemda di NTT Respons Informasi Kekayaan Intelektual

    Tak Semua Pemda di NTT Respons Informasi Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki banyak sekali kekayaan khas produk daerah NTT yang memang benar-benar ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat dan memberikan dampak yang sangat besar dari merek suatu barang atau jasa dan indikasi geografis suatu daerah seperti dampak perlindungan hukum dan dampak ekonomis. “Indikasi geografis ini sangat bermanfaat dan penting […]

  • Hari Anak Indonesia (HAN) 2018: Anak Indonesia-Anak GENIUS

    Hari Anak Indonesia (HAN) 2018: Anak Indonesia-Anak GENIUS

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Pasuruan,gardaindonesia.id – Bertempat di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, ribuan anak bergembira merayakan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 yang diperingati setiap 23 Juli. Meski tidak dihadiri Presiden RI, Joko Widodo, namun tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk beraktivitas dalam arena bermain dan belajar yang telah disiapkan. Disambut tari Gandrung Banyuwangi dan Reog Ponorogo, […]

  • Posbakum Desa Jadi Solusi Sengketa Hukum di Nusa Tenggara Timur

    Posbakum Desa Jadi Solusi Sengketa Hukum di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Loading

    Andi Agtas menekankan berbagai persoalan hukum sering terjadi di tingkat desa/kelurahan dan tidak semuanya harus diselesaikan melalui jalur peradilan formal.   Kupang | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki 3.442 yang tersebar di 22 kabupaten/kota. Kondisi demografi ragam budaya hingga topografi kepulauan menjadi hambatan bagi aparat desa untuk menyelesaikan sengketa di tingkat desa/kelurahan menuju ke […]

expand_less