Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Milenial NTT Berdiskusi, Tantangan dan Peluang di Tahun 2021

Milenial NTT Berdiskusi, Tantangan dan Peluang di Tahun 2021

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 3 Jan 2021
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna menjawab tantangan dan peluang di tahun 2021, Rumah Milenial Indonesia wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat diskusi online pada Sabtu, 2 Januari 2021 dengan tema, “Tantangan dan Peluang di Tahun 2021.” Menjadi pemateri dalam diskusi tersebut adalah Sahat M. P Sinurat, Pendiri Rumah Millenial Indonesia, Sahat. M.P Sinurat; Aktivis dan pengusaha muda, Aulora Modok; Pengusaha Millenial, Stefanie Loemau dan Ningsi Bunga, Aktivis Lintas Agama serta diikuti oleh sekira 50-an peserta.

Diawali dengan sambutan dari Direktur Rumah Millenial Indonesia Wilayah NTT, Christo Kolimo, menegaskan bahwa semua orang menikmati saat berselancar dalam dunia digital. “Ditambah lagi dengan pandemi, membuat semua orang harus beradaptasi. Masa muda itu untuk senang-senang, saya pikir kurang pas, karena akan rugi sekali jika kita tidak memanfaatkan masa muda untuk berkiprah,” terangnya.

Melakukan suatu hal yang berguna, imbuh Christo, karena sekarang segala jenis kemudahan itu banyak seperti bermain media sosial (medsos), konten kreator, dan investasi.

“Investasi bukan hanya uang, tapi investasi buku, kesehatan, relasi, dan aset,” urai Direktur Rumah Millenial Indonesia Wilayah NTT ini dengan antusias seraya menambahkan melalui diskusi ini, berharap bisa mendapat pengalaman dan pengetahuan tentang tantangan dan peluang milenial di tahun 2021.

Pendiri Rumah Millenial Indonesia, Sahat. M.P Sinurat, dalam paparan materi, menyampaikan  4 (empat) pokok penting yakni sebagai anak muda milenial apa yang menjadi tujuan di tahun 2021. “Kedua, Kompetensi yang harus di siapkan para pemuda milenial dan ketiga, harus mampu membangun relasi atau jaringan untuk mencapai tujuan yang sudah dibangun,” jelas Sahat.

Yang keempat, imbuhnya, memperkuat karakter dan yakin dan percaya diri untuk menetapkan apa yang menjadi tujuan.

“Tantangan untuk milenial adalah akses informasi,” tandas Sahat sembari mengatakan NTT masuk daerah termiskin tertinggal dengan 13 kabupaten, oleh karena itu milenial harus mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Senada, disampaikan oleh Aulora Modok, anak muda millenial harus mencari kawan yang punya misi dan visi serupa, dan harus bisa mampu menjadi pelopor perubahan. “Di daerah NTT, banyak sekali SDM dan SDA, tetapi belum ada komunitas untuk menampung dan belum ada kerja sama yang baik. Saya sendiri bergerak di dunia pertanian sebagai Petani, karena masih ada 1,5 juta lahan tidur yang belum tersentuh di NTT,” ungkapnya.

Sementara, Stefanie Loemau menegaskan, pemuda milenial harus mampu menangkap  peluang dengan membangun usaha yang  memperdayakan warga sekitar. “Menjadi kuncinya adalah jangan pernah ragu untuk memulai sesuatu usaha dari diri sendiri,” terang pengusaha milenial yang menanam Sereh Merah seluas 10 hektar di Oelamasi, Kabupaten Kupang.

Pemateri keempat. Ningsi Bunga, dari Komunitas Peace Maker (KOMPAK), mengatakan bahwa pemuda milenial harus mampu membangun jejaring lintas agama, saling bekerja sama baik itu di media sosial dan lain sebagainya. “Yang terpenting adalah menjaga nilai-nilai agama di lintas daerah. Di Kupang ada Komunitas Peace Maker yang bergerak mengajak anak muda menularkan virus toleransi dari NTT untuk Indonesia,” tandasnya.

Dari hasil diskusi ini, diharapkan mampu menyumbang ide pengetahuan dan sharing pengalaman untuk anak milenial agar lebih maju dan berkembang di Nusa Tenggara Timur dan Indonesia. Rumah Milenial Indonesia wilayah NTT juga mengajak anak-anak muda bergabung untuk berkarya bagi NTT.(*)

Sumber berita dan foto (*/tim)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpro Bangunan RS Marianum Kimbana Enggan Beri Daftar Tenaga Buruh

    Pimpro Bangunan RS Marianum Kimbana Enggan Beri Daftar Tenaga Buruh

    • calendar_month Sel, 26 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pimpro pembangunan RS Marianum Kimbana, Fredrikus Bele terkesan enggan memberikan daftar nama para tenaga buruh beserta alamatnya sesuai KTP, ketika diminta Garda Indonesia pada Senin, 25 Oktober 2021, pukul 10.37 WITA. “Ok, sebentar saya minta admin buatkan dan kirim,” respons Fred Bele via pesan whatsapp, tetapi tidak dipenuhinya meski sudah ditunggu […]

  • Wartawan NTT Palce Amalo Raih Juara 1 PLN Journalist Award 2022

    Wartawan NTT Palce Amalo Raih Juara 1 PLN Journalist Award 2022

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para wartawan lingkup Nusa Tenggara Timur (NTT) patut berbangga, pasalnya salah satu wartawan senior meraih juara pertama dalam ajang bergengsi PLN Journalist Award 2022. Bertema, “Transisi Energi Dorong Pemanfaatan Energi Ramah Lingkungan” melibatkan 1.003 karya jurnalistik se-Indonesia dan terpilih 24 karya jurnalistik terbaik. Palce Amalo, wartawan Media Indonesia yang mahir mengetik […]

  • Ramadan 2026, PLN Helat Tur Kendaraan Listrik di Pulau Flores

    Ramadan 2026, PLN Helat Tur Kendaraan Listrik di Pulau Flores

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere | Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur menghelat tur kendaraan listrik pada Rabu, 11 Februari 2026 dengan rute dari Kantor PLN UP3 Flores Bagian Timur di Maumere menuju PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran PLN dalam […]

  • Kapolsek Raimanuk: Laporan Perusakan Rumah Sudah Diterima SPKT Polres Belu

    Kapolsek Raimanuk: Laporan Perusakan Rumah Sudah Diterima SPKT Polres Belu

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dugaan tindakan perusakan rumah oleh massa terhadap rumah milik Clara Balok dan Gabriel Manek (alm.) di Dusun Motamauk, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah dilaporkan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belu pada Senin, 2 Maret 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/03/02/rumah-warga-desa-mandeu-di-belu-rusak-diserang-massa/ Berdasarkan hasil konfirmasi media […]

  • Israel Gugat Indonesia ke Pengadilan Olahraga Dunia Gegara Ini photo_camera 1

    Israel Gugat Indonesia ke Pengadilan Olahraga Dunia Gegara Ini

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 2.656
    • 0Komentar

    Loading

    Federasi Senam Israel menilai keputusan Indonesia melanggar prinsip non-diskriminasi dalam olahraga internasional dan menuntut keadilan bagi atletnya. Jakarta | Ketegangan antara Indonesia dan Israel kini merambah dunia olahraga internasional. Federasi Senam Israel resmi menggugat Indonesia ke Court of Arbitration for Sport (CAS) di Swiss, setelah pemerintah Indonesia menolak menerbitkan visa bagi atlet Israel yang dijadwalkan […]

  • 2.675 Rumah Rusak & 30 Orang Meninggal Akibat Gempa Maluku M6,5

    2.675 Rumah Rusak & 30 Orang Meninggal Akibat Gempa Maluku M6,5

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku, Garda Indonesia | BPBD Provinsi Maluku mencatat total rumah rusak mencapai 2.675 unit per 29 September 2019 malam. Dari jumlah tersebut, 852 di antaranya mengalami rusak berat. Agus Wibowo, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB dalam rilisnya pada Minggu, 29 September 2019 menyampaikan bahwa kerusakan rumah tertinggi berada di Kabupaten Maluku Tengah, […]

expand_less