Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kemen PUPR Akan Bangun Huntara bagi Warga Petobo & Balaroa

Kemen PUPR Akan Bangun Huntara bagi Warga Petobo & Balaroa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 7 Okt 2018
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta,gardaindonesia.id – Wakil Presiden HM Jusuf Kalla menyebutkan butuh dua tahun untuk memulihkan kerusakan pascagempa yang disertai tsunami yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah seperti Kota Palu dan Kabupaten Donggala. “Pemulihan dilakukan secara bertahap yakni masa tanggap darurat dilanjutkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi,“. ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla saat meninjau progres penanganan tanggap darurat di Kota Palu, Jumat/5 Oktober 2018.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang turut dalam rombongan Wapres Jusuf Kalla mengatakan pemulihan tersebut termasuk fasilitas publik seperti rumah sakit, puskesmas, sekolah dan masjid.

Untuk ribuan rumah yang hancur akibat likuifaksi yang terjadi di Balaroa dan Petobo akan dilakukan relokasi. Saat ini sudah ada beberapa lokasi tanah milik Pemerintah yang bisa menjadi tempat relokasi penduduk. Namun menurut Menteri Basuki, lokasi tersebut masih akan didiskusikan dengan BMKG, Badan Geologi dan para pakar lainnya mengenai sisi keamanan dari kemungkinan terjadinya gempa di masa depan.

“Relokasi perlu dilakukan perencanaan dan persiapan yang matang. Oleh karenanya Pemerintah akan membangun hunian sementara (Huntara) yang ditargetkan rampung dalam 2 bulan. Makin cepat Huntara selesai, makin cepat penduduk bisa pindah dari tenda,” kata Menteri Basuki.

Hal ini berbeda dengan penanganan gempa di NTB yang tidak ada relokasi sehingga tidak dibangun hunian sementara. Titik-titik lokasi yang akan dibangun Huntara akan disepakati bersama dengan Pemerintah Kota Palu.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga menjelaskan dalam masa tanggap darurat, Kementerian PUPR fokus terhadap empat tugas yakni, membantu evakuasi korban bencana, penyediaan air bersih dan sanitasi, pembersihan kota dari puing-puing bangunan, dan penyelesaian masalah konektivitas.

“Untuk konektivitas saat ini jalan jalan sudah mulai terbuka dari mulai lintas barat, lintas tengah, lintas timur, dan perbaikan dua jembatan di jalan nasional, dengan terbukanya konektivitas, bantuan logistik sudah mulai lancar,” kata Danis beberapa waktu lalu.

Danis menambahkan, dalam menyediakan air bersih dan sanitasi bagi pengungsi, Kementerian PUPR juga telah menyediakan 22 Hidran Umum (HU) berkapasita masing-masing 2.000 liter yang tersebar di 18 titik.

Lokasi-lokasi HU diantaranya di Lapangan Watulempo, Halaman Balaikota, Bundaran Biromaru, Bundaran STQ, Makorem, Mesjid Raya, Mako Sabara Paboya, Lapangan Anoa, Lapangan Perdos, Lapangan Dayodara, GOR Srikandi, Kampung Siswa (Kel. Baiya), Kel. Patoloan Boya, BTN Lasonni, Mako Set Brimob Mamboro, Lapangan Bonja Vera di Kabupaten Donggala (2 unit), Lapangan Kawatuna (2 unit), dan Gedung RRI Palu (2 unit).

Untuk menyediakan air bersih, selain hidran umum dan mobil tangki air, Kementerian PUPR mengirimkan mobil IPA (Instalasi Pengolahan Air) yakni 2 unit dari Surabaya dan 1 unit Bekasi. Ketiga mobil telah tiba di Palu dan digunakan memenuhi kebutuhan air bersih pengungsi.

Untuk pembersihan Kota Palu dan Donggala dan pemulihan akses jalan, Kementerian PUPR telah mengerahkan alat berat. Total alat berat yang sudah beroperasi terdiri 26 excavator, 12 dump truck, 6 wheel loader, 6 buldozer, 1 unit rock breaker dan 1 unit backhoe loader. Jumlah alat berat akan ditambah yang dikirim dari kota-kota di Pulau Sulawesi.

Alat berat untuk evakuasi korban dan pembersihan puing-puing di Hotel Roa-roa dioperasikan 1 unit rock breaker. Di permukiman Balaroa dioperasikan 5 ekcavator, 1 buldozer, 1 dump truk dan 1 wheel loader dan Perumahan Petobo sebanyak 7 ekcavator, 1 dump truck dan 1 back hoe loader.

Dalam pemulihan akses jalan di Kebon Kopi sebanyak 7 ekcavator, 5 buldozer, 5 dump truck dan 1 wheel loader. Di ruas Loli – Taman Ria Tipodan Bulili dioperasikan 1 ekcavator dan 1 wheel loader. Untuk ruas jalan Juanda – Diponegoro di Kota Palu dioperasikan 5 ekcavator, 5 dump truck dan 3 wheel loader dan 1 ekcavator di Sigi dan Langaleso. (*/Biro KomPub PUPR)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Potensi Banjir & Longsor 5 hari ke depan di Jawa,Bali & NTT

    Waspada Potensi Banjir & Longsor 5 hari ke depan di Jawa,Bali & NTT

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memantau dan menganalisis curah hujan yang menunjukkan bahwa sebagian wilayah Jawa telah diguyur hujan selama beberapa pekan terakhir yang menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan longsor. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, (Senin,26/11/18) menjelaskan bahwa adanya sirkulasi angin tertutup di Laut Jawa yang […]

  • Pemadam Bergilir di Alor, PLN Berupaya Pulihkan Sistem PLTD Fanating & Kadelang

    Pemadam Bergilir di Alor, PLN Berupaya Pulihkan Sistem PLTD Fanating & Kadelang

    • calendar_month Kam, 11 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Alor, Garda Indonesia | PLN terus berupaya memulihkan secara bertahap gangguan pada sistem kelistrikan Alor. Sejak tanggal 6 November 2021 pukul 17:00 WITA, terjadi gangguan pada sistem pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Fanating dan PLTD Kadelang. Hal ini membuat daya mampu pembangkit berkurang, dengan perkiraan beban padam 750 kW sehingga menyebabkan pemadaman bergilir. Beberapa upaya […]

  • “Bank NTT Terus Jadi Berkat” Ini Doa Agen Mobile Banking di Atambua

    “Bank NTT Terus Jadi Berkat” Ini Doa Agen Mobile Banking di Atambua

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Doa dan harapan agar Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT terus bertumbuh, dirasakan tidak saja oleh pemegang saham, pengurus serta para pelaku bisnis kelas atas. Kali ini, doa itu datang dari seorang agen mobile banking Bank NTT, yakni Nyonya Lidya Yanti Taolin. Baginya, Bank NTT harus terus bertumbuh dan hadir […]

  • Arus Balik Pasca-Lebaran, 400 Orang Reaktif Covid-19 dari 90 Ribu Pemudik

    Arus Balik Pasca-Lebaran, 400 Orang Reaktif Covid-19 dari 90 Ribu Pemudik

    • calendar_month Sab, 22 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Indramayu, Garda Indonesia | Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat sebanyak 400 orang reaktif Covid-19 ketika terjaring tes antigen secara acak melakukan arus balik menuju wilayah Jabodetabek hingga pada Kamis, 20 Mei 2021. Dari jumlah data secara nasional yang dihimpun, tes swab antigen telah dilakukan kepada 90.341 orang. “Arus balik dari tanggal 15—20 hasil rapid […]

  • Kunker ke Belu, Julie Sutrisno Laiskodat Tinjau Aktivitas PAUD & PKK

    Kunker ke Belu, Julie Sutrisno Laiskodat Tinjau Aktivitas PAUD & PKK

    • calendar_month Kam, 27 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dekrasnasda/ TP PKK/ Bunda PAUD Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis 27 Mei 2021. Tiba di rumah jabatan Bupati Belu pukul 09.15 WITA, Julie Sutrisno Laiskodat disambut Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, Dra. Freni Indriani Yanuarika, Wakil Ketua Rinawati […]

  • Pertamina Berantas Pengepul BBM Bersubsidi di NTT

    Pertamina Berantas Pengepul BBM Bersubsidi di NTT

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Aktivitas pengepul BBM bersubsidi ini menjadi mata pencaharian sebagian masyarakat khususnya Kota Waingapu, Sumba Timur dan saat ini jumlah penjualan eceran BBM bersubsidi semakin banyak di pinggir jalan.   Waingapu | Beberapa pekan terakhir, marak antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur, mulai dari Belu hingga […]

expand_less