Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Warga dan Pelaku Usaha Tak Taat Aturan Covid-19, Camat & Lurah Sosialisasi

Warga dan Pelaku Usaha Tak Taat Aturan Covid-19, Camat & Lurah Sosialisasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Menyikapi penyebaran Covid-19 di Kota Kupang dan menindaklanjuti rapat bersama Pemerintah Provinsi NTT tentang penanganan Covid-19 di wilayah Pemkot Kupang, maka Sekda Kota Kupang, Fahrensy P. Funay,  melakukan pertemuan dan memberikan arahan kepada para Camat dan Lurah di di podium upacara Kantor Wali Kota Kupang pada Jumat pagi, 29 Januari 2021.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Agus Ririmasse, memberikan pengarahan kepada para Camat dan Lurah yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Elvianus Wairata, Kadis Kesehatan, drg. Retnowati, dan beberapa pimpinan perangkat daerah terkait dan turut dihadiri Kasat Polisi Pamong Praja Provinsi NTT, Cornelis Wadu; Sekda meminta dukungan Camat dan Lurah untuk lebih giat menyosialisasikan tindakan pencegahan Covid-19 di wilayah masing-masing.

Karena perkembangan pandemi Covid-19 di Kota Kupang kian bertambah setiap hari. Untuk itu, Sekda minta kerja sama Camat dan Lurah agar lebih ditingkatkan. “Kita semua dituntut kerja sama baik Camat dan Lurah, tidak kenal waktu baik pagi, siang sampai malam hari untuk terus melakukan sosialisasi kepada warga,” ujarnya.

Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay saat memberikan arahan kepada Camat dan Lurah

Evaluasi yang dilakukan terhadap surat edaran yang dikeluarkan Pemkot, terang Sekda Funay, ternyata di lapangan, masih banyak warga dan pelaku usaha yang tidak taat aturan. Karena itu, perlu memberikan kesadaran kepada warga masyarakat termasuk para pelaku usaha bahwa situasi perkembangan pandemi covid-19 di Kota Kupang saat ini sangat memprihatinkan.

“Mohon dukungan camat dan lurah bisa berikan kesadaran. Keadaan di Kota Kupang sudah emergency, sudah darurat. Masih banyak masyarakat yang tidak taat protokol kesehatan bahkan menganggap remeh, padahal sudah banyak yang meninggal karena Covid-19,” tuturnya.

Di samping pandemi covid-19, Sekda juga meminta para Camat dan Lurah untuk fokus pada penanganan demam berdarah dengue (DBD) di Kota Kupang terutama di musim hujan saat ini. Kepada para Lurah agar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Para Lurah menggerakkan RT dan RW di wilayahnya masing-masing untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan termasuk penanganan sampah. Lurah harus proaktif dalam melakukan kerja bakti bersama RT, RW dan warga masyarakat untuk membersihkan lingkungan,” ucapnya.

Terkait hasil rapat bersama dengan pemerintah provinsi NTT dan pemkot Kupang tentang penanganan Covid-19 di Kota Kupang, Sekda menyampaikan atas instruksi Wakil Gubernur, akan dilakukan kerja sama kedua tim untuk melakukan penertiban di masyarakat.(*)

Sumber berita dan foto (*/Pkp_ghe)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Tuan Rumah, NTT Pendukung Utama KTT ASEAN 2023

    Jadi Tuan Rumah, NTT Pendukung Utama KTT ASEAN 2023

    • calendar_month Rab, 3 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi  (KTT) ASEAN  atau ASEAN SUMMIT Tahun 2023. Masyarakat NTT dihimbau untuk mendukung penyelenggaraan KTT ASEAN di Labuan Bajo yang berlangsung pada 9—11 Mei 2023. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pada jumpa pers bersama wartawan di Kantor […]

  • Perimbangan Penatimor dalam Berita Perkosaan

    Perimbangan Penatimor dalam Berita Perkosaan

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Perimbangan Penatimor dalam Berita Perkosaan Oleh Mira Natalia Pellu Ketua Dewan Pers periode 2016—2019, Yosep Adi Prasetyo (Antara, 2018) mengatakan bahwa Indonesia memiliki media massa paling banyak di dunia yakni 47.000 media massa. Dari jumlah tersebut di antaranya, 2.000 media cetak, 674 radio, 523 televisi termasuk lokal, dan lebihnya media siber. Dari jumlah tersebut dapat […]

  • Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

    Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

    • calendar_month Sen, 20 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Tanah bagi masyarakat; memiliki makna multidimensional, karena tanah tidak saja mengandung aspek fisik, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, budaya, politik dan aspek hukum. Dari sisi ekonomi, tanah merupakan sarana produksi yang dapat mendatangkan kesejahteraan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Yudi Kurniadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plh. Kakanwil, Erwyn F. […]

  • Ritual Lonto Leok Tanda Dukungan Warga Mocok untuk PLTP Ulumbu

    Ritual Lonto Leok Tanda Dukungan Warga Mocok untuk PLTP Ulumbu

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai | Warga Gendang Rebak, desa Mocok-Poco Leok bersepakat dukung langkah pemerintah pusat melalui PT. PLN dalam rangka rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 Poco Leok. Lonto leok dalam rangka musyawarah dan mufakat dalam kebiasaan orang Manggarai, untuk menyelesaikan persoalan umum terkait adat di rumah adat (Mbaru Gendang), sehingga keputusan […]

  • PKKMB Mahasiswa Baru PNK;Berorientasi Revolusi Industri 4.0

    PKKMB Mahasiswa Baru PNK;Berorientasi Revolusi Industri 4.0

    • calendar_month Sel, 14 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id-Politeknik Negeri Kupang (PNK) dalam Tahun Akademik 2018/2019 menyelenggarakan Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 13—15 Agustus 2018 Pukul 08.00-16.40 wita di Kampus PNK. Ketua Panitia PKKMB, Melsiana R.F.Saduk, S.T.,M.T., saat mendampingi Direktur Politeknik Negeri Kupang (PNK) dalam pembukaan Kegiatan PKKBM, Senin/13 Agustus 2018, menyampaikan, […]

  • Menteri PPPA Apresiasi Penanganan Korban Bencana Anak, Perempuan & Lansia

    Menteri PPPA Apresiasi Penanganan Korban Bencana Anak, Perempuan & Lansia

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga memberikan apresiasi atas penanganan terpadu yang telah dilakukan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di 3 (tiga) provinsi terdampak bencana banjir yakni DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Hal ini disampaikan Menteri Bintang usai meninjau kondisi pengungsi di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, […]

expand_less