Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » ‘One in Two’ Konsep Isolasi Mandiri dan Stop Covid-19 ala Pemkot Kupang

‘One in Two’ Konsep Isolasi Mandiri dan Stop Covid-19 ala Pemkot Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam rapat bersama sejumlah perangkat daerah terkait penanganan Covid-19 pada Selasa, 2 Februari 2021 di aula rumah jabatan Wakil Wali Kota Kupang, menyampaikan konsep penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Kupang.

Di hadapan Asisten Pemerintahan  & Kesra Sekda Kota Kupang, Agus Ririmasse, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang,  Yanuar Dally, serta sejumlah OPD terkait yang tergabung dalam satuan gugus tugas Covid-19 Kota Kupang; dokter Herman Man menamakan konsep tersebut sebagai 1 in 2 (one in two).

Menurut dokter Hermanus Man, konsep One In Two memadukan peranan gugus tugas Covid-19 di tingkat kelurahan dan petugas pemantau isolasi mandiri dari puskesmas dengan. Dalam konsep ini, pasien positif Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah atau orang tanpa gejala (OTG) akan diawasi oleh dua pihak tersebut.

Secara khusus kepada Garda Indonesia pada Rabu, 3 Februari 2021, dokter Herman Man, menegaskan titik tekan dari gugus tugas bertanggung jawab terhadap 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dan tugas kedua yakni membantu puskesmas untuk melaksanakan 3T; testing (pemeriksaan), tracing (penelusuran kontak) dan treatment (perawatan/isolasi) di wilayahnya masing-masing.

Sehingga satu OTG ada dua pihak yang memantau, imbuh dokter Herman Man, yakni gugus tugas kelurahan dan puskesmas karena masih dalam isolasi mandiri di rumah. “Karena ada pembagian tugas sehingga dinamakan one in two,” jelasnya.

Selanjutnya, di sekeliling OTG ada kontak. “Agar kontak tidak menyebarkan kepada orang lain, maka gugus tugas menerapkan 3M untuk membendung dan secara medis isolasi mandiri datang untuk penerapan 3T di bawah koordinasi Camat,” urainya.

Satu OTG pun, tegas dokter Herman Man, harus diamati dan terpenting adalah kontak. “Karena yang berpotensi positif Covid-19 adalah kontak, sementara OTG sudah jelas positif,” terangnya.

Agar proses 3T dapat berjalan, urai dokter Herman Man, bakal diterapkan insentif bagi gugus tugas di tingkat kelurahan. “Meski hanya ada sedikit anggaran, insentif harus ada di tingkat operasional karena dari puskesmas ke OTG telah ada anggaran. Sementara dari gugus tugas kelurahan ke OTG dan ke Camat yang belum ada,” ungkapnya.

Terkait anggaran yang bakal digunakan dari biaya tak terduga (BTT) sebesar Rp. 5 Miliar. “Jadi proses biaya tak terduga telah disiapkan. Dinas Kesehatan dan BPBD Kota Kupang membuat telaan bahwa memang dari segi Covid-19 sebagai darurat dan berstatus bencana, sehingga selanjutnya Wali Kota Kupang membuat SK Penetapan Kota Kupang darurat bencana,” tandasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/Humas/PKP Pemkot Kupang)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kukuhkan Bunda PAUD Belu, Julie Laiskodat Pinta Proses Akreditasi PAUD

    Kukuhkan Bunda PAUD Belu, Julie Laiskodat Pinta Proses Akreditasi PAUD

    • calendar_month Ming, 30 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bunda PAUD Nusa Tenggara Timur (NTT) Julie Sutrisno Laiskodat mengukuhkan Dra. Freny Indriani Yanuarika menjadi Bunda PAUD Kabupaten Belu bersama 7 (tujuh) Bunda PAUD lainnya secara virtual, yakni Bunda PAUD Kabupaten TTU, Malaka, Sumba Barat, Sumba Timur, Ngada, Manggarai dan Manggarai Barat. Pengukuhan yang diikuti Bunda PAUD Kabupaten Belu dari rumah […]

  • Hanya di Kota Kupang, Lomba Tutur Adat Anak Pakai Bahasa Inggris

    Hanya di Kota Kupang, Lomba Tutur Adat Anak Pakai Bahasa Inggris

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Tutur adat yang dilakukan orang Timor (suku yang mendiami pulau Timor, red) memiliki arti sejarah, yang mana dilakukan pada acara atau ritus tradisional, seperti upacara perkawinan, penerimaan tamu dan upacara adat lainnya. Tutur adat atau Natoni dilakukan dengan cara berpidato atau juga saling menjawab yang dilakukan oleh beberapa orang. Penggunaan […]

  • Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 Susuri 5 Pulau Terpencil di NTT

    Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 Susuri 5 Pulau Terpencil di NTT

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat Ekspedisi Rupiah Berdaulat dengan menyusuri kawasan 3 T (terdepan, terpencil, dan terluar) dalam kawasan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 6 (enam) hari sejak tanggal 20—25 Mei 2023. Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 merupakan layanan penyediaan uang Rupiah Layak Edar melalui kas keliling dan […]

  • Figur Frans Lebu Raya Panutan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu

    Figur Frans Lebu Raya Panutan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Salah satu agenda safari politik calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) di Kabupaten Flores Timur adalah berziarah ke makam mantan Gubernur NTT 2 (dua) periode, Frans Lebu Raya pada Rabu, 11 September 2024. Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu bertolak dari kampung Waeburak sekitar pukul 6.30 Wita menuju ke lokasi […]

  • Ratusan Anak Merauke Papua Selatan Kecanduan Lem Aibon

    Ratusan Anak Merauke Papua Selatan Kecanduan Lem Aibon

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Loading

    Trik kecil Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah membuahkan hasil, anak-anak dengan rela mengeluarkan lem aibon dari dalam pakaian mereka masing-masing.   Merauke | Perjuangan Pemerintah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, melawan penyakit sosial tak sehat ratusan anak-anak kecanduan menghirup aroma lem aibon/fox/castol, intensif dilakukan Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah. Dirinya beserta Dinas Sosial Kabupaten Merauke […]

  • Menjelajah Nada di Timor?

    Menjelajah Nada di Timor?

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Ifana Tungga Dua Pertanyaan. Ketika pertama kali mendengar nama proyek Jelajah Nada Timor yang dikerjakan oleh SHAGAH bersama tim produksi, ada dua pertanyaan yang muncul dalam kepala saya. Di tengah bisingnya kota, kerasnya dentuman musik dari pengeras suara, kemudahan akses ribuan genre musik lewat banyaknya platform, apa bisa menjelajah nada di Timor? Mengapa perlu […]

expand_less