Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Para Kepala Suku di Pegunungan Tengah Papua Dukung Otsus Diperpanjang

Para Kepala Suku di Pegunungan Tengah Papua Dukung Otsus Diperpanjang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Feb 2021
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Papua, Garda Indonesia | Kepala-kepala suku yang tergabung dalam RKPT (Rukun Keluarga Pegunungan Tengah) Kabupaten Keerom, Provinsi Papua menyatakan dukungan untuk keberlangsungan Otonomi Khusus (Otsus) bagi tanah Papua terkait Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otsus Papua.

Para kepala suku yang hadir menyatakan dukungannya agar program Otsus di Papua harus tetap dilanjutkan, karena sangat berdampak positif bagi masyarakat Papua baik dibidang pendidikan, kesehatan, pembangunan dan kesejahteraan.

Hal ini ditegaskan Simon Kossay, Kepala Suku yang menjadi Ketua RKPT. “Pada hari ini tanggal 20 Februari 2021, kami 13 orang kepala suku di Pegunungan Tengah duduk bersama ingin menyampaikan dukungan kepada pemerintah tentang kelanjutan Otsus jilid II,” tegasnya seraya meminta pemerintah mengubah beberapa poin agar ke depan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan lebih tepat sasaran untuk orang asli Papua.

Kepala-kepala suku yang tergabung dalam RKPT (Rukun Keluarga Pegunungan Tengah) Kabupaten Keerom, Provinsi Papua

Menurut Simon, percepatan pembangunan yang dilakukan pemerintah sudah bagus tetapi belum merata hingga wilayah pedalaman. “Kami mengapresiasi sikap dari Presiden Joko Widodo yang sering hadir di Papua, dan kami berharap agar warga kami yang berada di pedalaman dan daerah terpencil tak luput dari perhatian” harapnya.

Vincentius Himan selaku sekretaris RKPT juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang telah melayani orang Papua lebih dari 21 tahun dan ke depan berharap kalau bisa seluruh jabatan di pemerintahan Papua hingga kelurahan diisi oleh orang asli Papua. “Ke depan, keterlibatan tokoh masyarakat adat dan agama juga penting dilibatkan dalam penerapan Otsus agar pelaksanaan lebih transparan,” pintanya.

Kami mendorong pemerintah, tandas Simon, untuk mengaudit Program Otsus agar masyarakat lega dan tidak hanya dirasakan oleh orang-orang tertentu.

Para kepala suku yang tergabung dalam FKPT Keerom hadir dalam kesempatan itu antara lain, Simon Kossay Ketua RKPT, Vincentius Himan Sekretaris RKPT, Kepala Suku Mee Piet Giay, Kepala Suku Membramo Tengah dan Keerom Pius Wanimbo, Kepala Suku Yahukimo, Markus Asso; Kepala Suku Tolikora, Paleli Enembe; Sekretaris II RKPT Wim Mabel dan Wakil RKPT Y. Riantus.W. (*)

Sumber berita dan foto (*/tim)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada!, 2 Hari Kedepan di Tahun Baru 2019 Bakal Hujan Lebat & Petir

    Waspada!, 2 Hari Kedepan di Tahun Baru 2019 Bakal Hujan Lebat & Petir

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kupang memperkirakan 2 hari kedepan (2—3 Januari 2019) bakal hujan sedang-lebat disertai kilat/petir. Perkiraan tersebut disampaikan oleh Forcaster Nanik Tresnawati pada Selasa, 1 Januari 2019 pada pukul 17.50 WITA berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang. Menurut Nanik, kondisi hujan sedang-lebat dan […]

  • Statistik Sektoral & Desa Cantik untuk Perencanaan Pembangunan Daerah Akurat

    Statistik Sektoral & Desa Cantik untuk Perencanaan Pembangunan Daerah Akurat

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua H.F.H. Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Pembangunan di Indonesia merupakan serangkai upaya secara bertahap yang dilaksanakan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan yang adil dan merata berdasarkan Pancasila. Untuk itu, perlu penyusunan rencana pembangunan yang berkualitas berdasarkan data yang akurat. Tanpa data yang akurat, tujuan pembangunan tidak akan tepat sasaran. Data […]

  • Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

    Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

    • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung-Jabar, gardaindonesia.id | Hujan dengan Intensitas Tinggi mengakibatkan jebolnya tanggul di wilayah Pasir Jati Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada hari Sabtu, 9 Februari 2019 Pukul 22.00 WIB. Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dari hasil pemantauan kejadian Bencana alam pada hari Minggu 10 Februari 2019 di Kabupaten Bandung wilayah Provinsi Jawa Barat, banjir […]

  • Pakai Masker, Bupati Belu: Kita Terlindungi 95 Persen dari Virus Covid–19

    Pakai Masker, Bupati Belu: Kita Terlindungi 95 Persen dari Virus Covid–19

    • calendar_month Sab, 26 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia  | “Ini langkah yang paling baik karena masker bisa menghindari virus Covid – 19 sampai 95 persen. Artinya, jika kita selalu pakai masker berarti kita terlindungi 95 persen,” sebut Bupati Belu, Agustinus Taolin, Sp.PD–KGEH, FINASIM saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid–19 Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), di lantai I […]

  • Juli-September Alami Deflasi; Kepala BPS Akui Andil TPID & Satgas Pangan

    Juli-September Alami Deflasi; Kepala BPS Akui Andil TPID & Satgas Pangan

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Gardaindonesia.id-Selama kurun waktu Juli-September 2018, Provinsi NTT mengalami deflasi yangmana Juli deflasi 0,13 persen; Agustus deflasi 0,45 persen; dan September 2018 alami deflasi sebesar 0,69 persen karena adanya penurunan Indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran yaitu: bahan makanan, kesehatan dan transportasi. Komoditas yang mendorong deflasi diantaranya kangkung -0,17 angkutan Udara -0,11 Ikan tongkol -0,10 […]

  • Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    Demo 29 Agustus, Sejumlah Daerah Ricuh dan Memakan Korban

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, menyerukan agar semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.   Jakarta | Aksi demonstrasi besar-besaran pada Jumat, 29 Agustus 2025 yang dihelat di berbagai daerah di Indonesia berujung ricuh dan menimbulkan kerusuhan parah. Bentrokan antara aparat kepolisian dengan massa aksi tidak terhindarkan, […]

expand_less