Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Jiwasraya ke IFG Life: Inti Soal, Bagaimana Nasib Nasabah Pensiunan Itu?

Jiwasraya ke IFG Life: Inti Soal, Bagaimana Nasib Nasabah Pensiunan Itu?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Sementara para terdakwa kasus Jiwasraya masih berkutat dalam tahapan persidangan yang masuk tahap kasasi, nasib para nasabah Jiwasraya masih terombang-ambing.

Apa maksudnya terombang-ambing?

Tak menentu arah, bagaimana nasib jaminan pensiunnya? Apakah masih seperti yang dulu saat diikat janji bersama (akad) asuransi? Sehingga sepanjang perjalanan kariernya mereka rela dipotong sebagian penghasilannya demi sebuah jaminan di hari tuanya.

Skema restrukturisasi yang sementara ini berjalan masih menjadi polemik publik. Terutama tentu bagi sekitar 2 juta nasabah tanggungannya. Bayangkan saja, yang dimaksud dengan skema restrukturisasi ini adalah mengembalikan uang nasabah, tapi dengan “menyesuaikan ketersediaan dana” di perusahaan.

Jadi, jumlah uang yang bakal diterima nasabah nanti sangat tergantung “ketersediaan dana”. Nah loh! Caranya, semua polis yang akan direstrukturisasi itu akan dialihkan ke perusahaan asuransi baru, yakni Indonesia Financial Group (IFG) Life.

Belakangan kita mengetahui bahwa dalam program restrukturisasi Jiwasraya ini, pemenuhan hak nasabahnya akan diambil alih oleh Indonesia Financial Group (IFG) Life. Dan kabarnya Jiwasraya sendiri akan ditutup (dilikuidasi).

Untuk keperluan itu, pemerintah telah menyiapkan dana Rp.22 triliun yang disalurkan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk mendirikan IFG Life ini. Namun, kok ini kesannya lebih bernuansa menggeser masalah ketimbang menyelesaikan masalah. Shifting the problem, not solving the problem!

Pertanyaannya, mengapa dana Rp.22 triliun itu tidak diberikan saja pada Jiwasraya untuk melanjutkan bisnis dan memenuhi semua hak nasabah? Kenapa pula mesti ada perusahaan baru yang menerima modal baru dari uang rakyat?

Lalu, mengapa Jiwasraya harus ditutup? Bukankah salah urus ini adalah skandal petingginya, bahkan disinyalir ada ulah penguasa dan kroninya di masa lalu yang cawe-cawe di situ? Wallahualam!

Ironis sekali, alih-alih menguntungkan, model restrukturisasi seperti ini jelaslah sangat merugikan para nasabah pensiunan itu.

IFG Life adalah anak usaha PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI yang sengaja dibentuk demi menampung polis Jiwasraya hasil restrukturisasi. Nah, melalui IFG Life inilah dana nasabah tadi akan dikembalikan (sesuai ketersediaan dana) dengan cara dicicil.

Dicicil? Iya dicicil. Dan bukan hanya itu.

Tambahan penderitaan pula, dana nasabah itu akan disesuaikan dari sisi suku bunganya dan kemudian akan dihitung kebutuhan top up klaim apabila memang manfaat itu akan diteruskan di IFG Life.

Opsi mencicil dana nasabah itu artinya,

Pertama, pengembalian penuh namun polis dicicil selama 15 tahun. Namun bila nasabah tidak setuju dan ingin mendapatkan pengembalian lebih cepat, maka diperlukan penyesuaian tunai atau hair cut terlebih dulu.

Kedua, opsi cicilan selama lima tahun dengan catatan ada penyesuaian nilai tunai.

Ketiga, jika nasabah memang ingin uang cash, maka itu akan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan.

Sekali lagi, jika dengan saksama dicermati, bukankah model restrukturisasi Jiwasraya seperti ini justru hanya merugikan nasabah? Misalnya, kabarnya akan ada pemotongan simpanan dana nasabah sampai 40%. Waduh, kalau ini sampai terjadi bukan main sengsaranya nasabah itu.

Termasuk juga soal Jiwasraya yang bakal menghentikan pengembalian dana nasabah yang jatuh tempo dan lalu mengembalikan dengan cara cicilan maksimal 15 tahun tanpa bunga. Namun, jika para pemegang polis menolak restrukturisasi ke IFG Life maka akun mereka tetap di Jiwasraya, namun pembayaran polis mereka akan menggunakan nilai aset Jiwasraya yang tersisa tanpa menjamin waktu pengembaliannya. Duh!

Dan lagi, proses likuidasi seperti ini bakal memakan waktu yang panjang, amat panjang. Perlu kesabaran tingkat dewa untuk menjalani proses seperti ini. Waduh, memang berat konsekuensi model restrukturisasi seperti ini. Berat bagi para nasabah pensiunan itu.

Di sini, kita ingin mengingatkan, agar para Direksi Jiwasraya bisa melakukan proses restrukturisasi ini secara transparan dan manusiawi. Jangan sampai segala opsi restrukturisasi ini dirancang tanpa melibatkan nasabah.

Jangan sampai merugikan rakyat sebagai nasabah, pensiunan pula lagi.

Ingatlah, sebagian besar dari mereka itu berasal kelompok ekonomi menengah ke bawah. Serta banyak di antara mereka yang tak punya dana lain selain yang ditaruh di Jiwasraya.

Hanya itulah harapan topangan hidup mereka di hari tuanya.

Rabu, 17 Maret 2021

Penulis merupakan Direktur Kajian Ekonomi, Kebijakan Publik & SDA Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB)

Foto utama oleh infobanknews.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya, ini sekadar sketsa, gambar yang belum jadi, masih coretan awal, meraba-raba. Tapi bukannya tanpa dasar. Survei elektabilitas yang barusan dilakukan oleh Nusantara Strategic Network (NSN) cukup menarik. Surveinya spesifik di area Jakarta, dan metodenya tatap muka langsung dengan 400 responden. Biasanya berbagai lembaga survei akan melakukannya dengan metode sambungan telepon […]

  • Wali Kota Jefri Janji Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Ina Djara

    Wali Kota Jefri Janji Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Ina Djara

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Di tengah pandemi Covid-19, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore tetap memperhatikan kondisi warga, di sela-sela tugas padat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang. Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Ibu Hilda Riwu Kore – Manafe, Wali Kota Jefri menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah yang sangat […]

  • Kebijakan PPnBM Dongkrak Penjualan Otomotif Hingga 60 Persen Lebih

    Kebijakan PPnBM Dongkrak Penjualan Otomotif Hingga 60 Persen Lebih

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Industri otomotif merupakan salah satu industri yang terkena dampak sangat besar karena pandemi Covid-19 di tahun 2020. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi pajak penjualan barang mewah atau PPnBM bagi sejumlah mobil yang memenuhi syarat. Kondisi tersebut disampaikan Presiden Jokowi usai meninjau pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) di […]

  • Presiden Jokowi Kaji Usulan Pemekaran Wilayah di Papua dan Papua Barat

    Presiden Jokowi Kaji Usulan Pemekaran Wilayah di Papua dan Papua Barat

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyetujui aspirasi yang disampaikan oleh para Tokoh Papua mengenai pemekaran sejumlah wilayah yang ada di Papua dan Papua Barat. Aspirasi tersebut disampaikan kepada Presiden saat bertemu dengan 61 Tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 September 2019. Tokoh Masyarakat Papua yang juga Ketua DPRD Kota Jayapura, […]

  • KEBESARAN TUHAN! Rumah Musik Siloam Eksis Hingga 7 Tahun

    KEBESARAN TUHAN! Rumah Musik Siloam Eksis Hingga 7 Tahun

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh menabuh drum sebagai tanda dibukanya pentas musik, seni, dan Festival Mahakarya 7 Tahun Rumah Musik Siloam, didampingi pendiri, Aku Kalla; Penasihat dan Pembina Yayasan Karya Musik Siloam, Robert Fanggidae; dan Wakil Ketua DPD PAPPRI NTT, Ina Djara. Acara ini juga dirangkai peresmian Yayasan Rumah Musik […]

  • IKMR 2020—2024 Dikukuhkan, Wali Kota Jefri: Kontribusi Nyata di Kota Kupang

    IKMR 2020—2024 Dikukuhkan, Wali Kota Jefri: Kontribusi Nyata di Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 20 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pengukuhan dan pengucapan sumpah dan janji pengurus Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang (IKMR) periode 2020—2024 dilakukan oleh tiga orang Ketua panga yang mewakili 25 panga yang berasal dari tiga wilayah Manggarai Raya. Sebanyak 177 orang pengurus yang diambil sumpahnya pada kesempatan tersebut dengan komposisi penasihat/pengarah, pengurus inti dan sembilan bidang. […]

expand_less