Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Perubahan Dosis Pupuk, Alasan Pupuk Subsidi Urea Langka di NTT

Perubahan Dosis Pupuk, Alasan Pupuk Subsidi Urea Langka di NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
  • visibility 104
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lecky Frederich Koli menyebut perubahan dosis penggunaan pupuk anorganik tahun 2021 menjadi penyebab kelangkaan penyaluran pupuk subsidi urea kepada petani.

“Memang semua daerah di Indonesia mengeluh pupuk, terutama pupuk urea, ditekan sampai 1/3. Misalnya, kalau pesan 150 kg, maka hanya dapat 50 kg. Artinya, kehilangan 100 kg,” ungkap Lecky Frederich Koli di Atambua, pada Rabu, 24 Maret 2021.

Dijelaskan Lecky Frederich, penggunaan pupuk urea di NTT sudah berlebihan sehingga menyebabkan kerusakan lahan, kesuburan menurun, lingkungan tidak seimbang, menimbulkan hama penyakit, dan lain sebagainya.

Pengurangan pupuk urea itu, lanjut Frederich, harus diimbangi dengan penambahan dosis ZA, karena ZA mengandung sulfur (belerang) yang dapat mengembalikan (menormalkan) dosis, jika kelebihan. Selain itu, kuota pupuk organik ditambahkan untuk mengembalikan kesuburan tanah.

Perbedaan penggunaan pupuk anorganik dan organik, Frederich menuturkan, bahwa pupuk anorganik, semakin lama penggunaannya, semakin tinggi jumlahnya. Dan, tentu biaya perawatannya pun semakin besar. Sedangkan pupuk organik, semakin lama penggunaannya, semakin sedikit, karena memberikan mikroba (makhluk hidup) yang bisa mengurai lahan menjadi lebih subur, dan biayanya pun semakin berkurang dengan hasil produksi meningkat.

Pihaknya juga mendorong petani untuk mulai menggunakan pupuk organik, agar menjadi suatu kebiasaan dalam sistem pertanian berimbang. “Pemerintah tidak mungkin mengambil satu kebijakan yang menurunkan hasil produksi,” tegas Frederich Koli. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin Kencang yang berlangsung sejak 31 Mei 2019 hingga kini belum menurun intensitasnya dan diperkirakan masih terus berlanjut hingga pada Agustus 2019. Hal ini disampaikan oleh Forcaster On Duty BMKG Metro El Tari Kupang (Prakirawan) Nanik Tresnawati pada Media Garda Indonesia pada Kamis, 6 Juni 2019 pukul 16.25 WITA “Untuk angin […]

  • Rumah Jabatan & Mobil Wakil Gubernur NTT Didesinfeksi Anti Covid-19

    Rumah Jabatan & Mobil Wakil Gubernur NTT Didesinfeksi Anti Covid-19

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai diutarakan ke publik melaui konferensi pers virtual pada Senin, 11 Januari 2021 pukul 11.00 WITA—selesai, bahwa Gubernur NTT, Josef Nae Soi terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19); maka langkah antisipatif diambil oleh pemprov dengan melakukan desinfeksi di rumah Wagub NTT di Jalan Tompello. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/11/wakil-gubernur-ntt-josef-nae-soi-positif-covid-19/ Upaya tersebut dilakukan […]

  • “Membela Diri” Kasus Amaq Sinta Dihentikan Polda NTB

    “Membela Diri” Kasus Amaq Sinta Dihentikan Polda NTB

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Djoko Purwanto menyatakan bahwa, pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait perkara Murtede alias Amaq Sinta yang menjadi korban begal tapi ditetapkan sebagai tersangka. Djoko Purwanto menjelaskan, penyetopan proses hukum Amaq Sinta tersebut setelah dilakukannya proses gelar perkara yang dihadiri oleh jajaran Polda […]

  • Presiden Jokowi Lantik 781 Perwira TNI dan Polri Tahun 2019

    Presiden Jokowi Lantik 781 Perwira TNI dan Polri Tahun 2019

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada, Selasa, 16 Juli 2019, bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2019 yang bertempat di halaman depan Istana Merdeka. Presiden dalam kesempatan tersebut sekaligus melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 781 orang dari mantra TNI dan Kepolisian. Tanda pangkat […]

  • Pemerintah Optimalisasi Budidaya Porang & Sarang Burung Walet

    Pemerintah Optimalisasi Budidaya Porang & Sarang Burung Walet

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sarang Burung Walet dan tanaman Porang saat ini menjadi dua komoditas ekspor yang menjadi andalan Indonesia di pasar dunia. Melihat potensi itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan budidaya dan produktivitas bagi dua komoditas tersebut. “Selaku Menteri Pertanian, saya akan berproses lebih maksimal di budidayanya sampai […]

  • Gubernur Viktor Laiskodat Imbau Hindari Politik Identitas

    Gubernur Viktor Laiskodat Imbau Hindari Politik Identitas

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat – Gubernur NTT, meminta para tokoh agama untuk senantiasa mengembangkan semangat toleransi dan menghimbau umatnya agar menghayati perbedaan secara rileks. Kondisi negara yang semakin terbelah akibat politik identitas terutama menjelang hajatan demokrasi terbesar sepanjang sejarah yakni pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2019 secara serentak harus disikapi […]

expand_less