Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ramadan 1442H, DPP PRISAI Buka Puasa Bersama dan Tekan Isu KRI Nanggala

Ramadan 1442H, DPP PRISAI Buka Puasa Bersama dan Tekan Isu KRI Nanggala

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Keluarga besar Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Insan Advokat Indonesia (DPP PRISAI) di bulan suci Ramadan 1442 H, melaksanakan silaturahmi internal sambil buka puasa bersama di Artha Gading Jakarta Utara pada Minggu, 25 April 2021, dihadiri Ketua umum DPP PRISAI Dr. (C) Helex Wirawan, S.E. M.H. Wakil Ketua Umum Dr. Yuspan Zalukhu, S.H., M.H. Sekjen Rudi Nasution S.H., Yeyet Nurhayati S.H., M.H. Anggie Tanjung dan segenap pengurus DPP lainnya.

Ketua umum DPP PRISAI menyampaikan turut berduka cita atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Laut Bali. “Semoga para awak dikenang sepanjang masa sebagai pahlawan Pertahanan NKRI dan mari kita doakan  semoga 53 awak yang gugur diterima dan ditempatkan yang terbaik di surga,” ujar Helex.

Peristiwa tenggelam KRI Nanggala 402, tegas Helex Wirawan, harus diselidiki secara terpadu dan komprehensif penyebabnya oleh segenap jajaran pemerintah, sehingga dapat ditemukan apakah ada pihak yang harus dituntut tanggung jawab hukumnya baik pidana, perdata maupun administrasi.

“Maksudnya agar tidak terulang peristiwa yang sama atau kerugian apa pun ke depan dikarenakan adanya kelalaian apalagi unsur kesengajaan. Kalau murni musibah alam, ya perlu dijelaskan secara transparan pada publik supaya semuanya terang benderang,” urai Helex.

Peristiwa tenggelam KRI Nanggala, tandas Helex, harus menjadi acuan dan pembelajaran buat negara bagaimana yang harus dilakukan ke depan terkait alutista keamanan negara yang baik, perawatan dan bahkan peremajaan alutista keamanan.

Hal tersebut, tekan Ketua Umum DPP PRISAI, sangat penting dan utama buat suatu negara yang sangat luas seperti Indonesia. Kemudian, negara wajib memberikan perhatian lebih terhadap keluarga korban kecelakaan tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402. “Pemerintah dan instansi pertahanan harus memberi perhatian terhadap keluarga para pejuang yang gugur saat menjalankan tugas negara,” pinta Helex.

DPP PRISAI mengapresiasi negara tetangga yang secara sigap dan cepat merespons dengan memberikan bantuan dalam pencarian tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402.

Presiden Jokowi saat bersilahturahmi dengan para perwakilan keluarga awak KRI Nanggala 402

Terpisah, Presiden Joko Widodo mengawali agenda kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Timur, bersilaturahmi bersama para perwakilan keluarga awak KRI Nanggala 402 di Hanggar Lanudal Juanda, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis, 29 April 2021.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi kembali menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya para patriot bangsa tersebut. “Pertama-tama atas nama negara, pemerintah, rakyat saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas gugurnya para patriot KRI Nanggala 402. Semoga arwah beliau-beliau diterima di sisi-Nya, diberikan tempat yang terbaik, diampuni dosa-dosanya,” ujarnya.

Presiden Jokowi pun menyebut bahwa pemerintah memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada para awak KRI Nanggala 402 yang gugur atas pengorbanan mereka kepada negara. Selain itu, putra-putri para awak kapal pun akan mendapatkan perhatian khusus dari negara agar bisa mengenyam pendidikan hingga kuliah di perguruan tinggi.

“Untuk putra-putri dari ibu-ibu sekalian nanti akan diatur oleh negara agar bisa sampai kuliah di perguruan tinggi. Tadi saya sampaikan kepada Panglima dan KSAL agar pengaturan dan manajemen mekanismenya semuanya diatur agar rapi,” lanjutnya.

Di samping itu, pemerintah juga akan membangunkan rumah bagi para keluarga korban KRI Nanggala 402. Adapun untuk lokasi rumahnya, Presiden memberikan kebebasan kepada para keluarga korban untuk menentukan..“Nanti ibu-ibu sekalian akan juga dibangunkan rumah yang tempatnya kami nanti mengikuti ibu-ibu semuanya. Terserah bisa di Gresik, di Sidoarjo, atau di tempat lain. Mekanisme ini nanti tolong Pak KSAL dan Panglima bisa mengaturnya sesegera mungkin sehingga segera nanti bisa ini kita laksanakan,” tandasnya. (*)

Sumber berita (*/DPP PRISAI dan BPMI Setpres)

Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi DPP PRISAI)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retret Kabinet Merah Putih Pakai Uang Pribadi Prabowo Subianto

    Retret Kabinet Merah Putih Pakai Uang Pribadi Prabowo Subianto

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Loading

    Magelang | Selama tiga hari retret di Akademi Militer Magelang pada 24—27 Oktober 2024, anggota Kabinet Merah Putih menjalani kegiatan cukup padat. Rangkaian kegiatan meliputi senam pagi, sarapan bersama, latihan baris-berbaris, pengarahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta pemberian materi tentang pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi. […]

  • Catholic Relief Services Bantu Warga Rentan NTT via INCIDENT

    Catholic Relief Services Bantu Warga Rentan NTT via INCIDENT

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Catholic Relief Services (CRS) melaksanakan program INCIDENT (Increasing Resiliency through Disaster Risk Reduction and Climate Change Adaptation) yang berlokus di Kabupaten Belu, Flores Timur dan Lembata sejak tahun 2022 dan berakhir pada Agustus 2024. Pasca-tahun kedua berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga mitra kerja lokal seperti CIS Timor meningkatkan ketangguhan masyarakat di Kabupaten […]

  • Maksimalkan Peran PUSPA NTT, Kemen PPPA Lakukan Pendampingan

    Maksimalkan Peran PUSPA NTT, Kemen PPPA Lakukan Pendampingan

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) sebagai inisiasi dari Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) memiliki peran strategis dalam mendukung dan mensinergikan sekaligus mengkolaborasi, baik peran Kemen PPPA atau Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA) di Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan Lembaga Masyarakat (LM) maupun antar LM […]

  • Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Amarasi | Desa Tenbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi viral beberapa pekan. Hal itu disebabkan video viral oknum Ketua DPRD Kabupaten Kupang mengatasnamakan salah kandidat calon gubernur NTT bagi-bagi berkat berupa uang tunai kepada sejumlah warga Tunbaun. Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Amarasi Barat gerah dengan ulah oknum politisi tersebut. Sejumlah […]

  • 183 Siswa SDK Don Bosko 1 Peroleh Seragam Gratis dari Pemkot Kupang

    183 Siswa SDK Don Bosko 1 Peroleh Seragam Gratis dari Pemkot Kupang

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 183 siswa Sekolah Dasar Katolik (SDK) Don Bosko 1 Kupang memperoleh seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang pada Jumat, 23 Agustus 2019. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/06/19/pemkot-kupang-donasi-seragam-sekolah-gratis-bagi-puluhan-ribu-pelajar/ Wakil Kepala Sekolah Dasar Katolik (SDK) Don Bosko 1, Gabriel Bie, S.Pd. kepada Garda Indonesia mengatakan ini sebagai sebuah bentuk perhatian […]

  • Tetap Produktif Meski di Rumah Saat Pandemi Covid-19

    Tetap Produktif Meski di Rumah Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penggiat media sosial Taqy Malik berbagi pengalaman saat harus di rumah di tengah pandemi penyebaran virus SARS-CoV-2 melanda tanah air. Tantangan besar yang mungkin dihadapi sebagian besar masyarakat yakni kejenuhan karena menghabiskan sebagian besar waktu dengan tinggal di rumah. Namun, Taqy mampu untuk mengatasi kejenuhan itu. Ia pun melakukan berbagai aktivitas […]

expand_less