Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sidak Inspektorat Belu, Bupati Instruksi Inspektur Presentasi Hasil Kerja 5 Tahun

Sidak Inspektorat Belu, Bupati Instruksi Inspektur Presentasi Hasil Kerja 5 Tahun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna memastikan kondisi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin presensi kerja, disiplin masuk kerja, dan disiplin menaati jam kerja, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, SpPD-KGEH, Finasim didampingi Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Johanes A. Prihatin, M.Si. melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Inspektorat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin, 3 Mei 2021.

Bupati Belu menyampaikan, Inspektorat merupakan unsur pengawas penyelenggaraan  pemerintahan daerah sesuai tugas pokok dan fungsinya, sehingga pemerintahan dapat berjalan dengan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Untuk melaksanakan hal itu, ujar Bupati Agus Taolin, langkah pertama yang harus dilakukan adalah disiplin. Kalau ada aturan yang mengatur, harus diikuti. Masuk kantor harus mengisi absensi, karena ke depan absensi ini akan diambil, dinilai, dan dievaluasi secara berjenjang sampai ke Bupati dan diumumkan. Berapa persen tingkat kehadiran, akan dilakukan pembinaan.

“Lakukan itu. Pimpinan masing-masing melaporkan secara berjenjang sampai tingkat atas. Kemudian, jika ada halangan harus disampaikan sehingga bisa diselesaikan. Ini harus dilaksanakan oleh semua”, tegas Bupati Belu.

Bupati Belu, dr. Agus Taolin saat memberikan arahan kepada jajaran Inspektorat Belu

Selanjutnya, untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang terukur, Bupati Belu menginstruksikan Inspektur untuk menyiapkan dan mempresentasikan apa yang telah dikerjakan dan rencana kerja ke depan.

“Inspektur siapkan dan presentasikan apa yang telah dilakukan Inspektorat selama lima tahun ke belakang dan rencana untuk 5 (lima) tahun yang akan datang. Nanti, kita evaluasi rencana sebelumnya dan rencana yang akan datang. Inspektorat melaksanakan fungsi pengawasan secara melekat dan terukur dan memastikan tidak ada uang negara yang hilang”, tandas dr. Agus Taolin.

Pada kesempatan itu, Inspektur Inspektorat, Romuwaldus Th. Josetyawan Manek, S.Pt menyampaikan terima kasih atas kunjungan pertama Bupati Belu ke Kantor Inspektorat.

Inspektur Iwan Manek juga melaporkan, bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan Rencana Aksi KPK. Saat ini masih menunggu jadwal resminya. “Ren Aksi KPK itu, kegiatan kita dengan Koordinator Supervisi pencegahan. Jadwalnya belum ada. Tetapi diperkirakan bulan Mei mereka berkunjung ke Belu,” ujarnya.

Selain itu, untuk kegiatan Sapu Bersih Pungutan Liar, Inspektorat berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan. Untuk Sapu Bersih Pungli ini, lebih pada sosialisasi. Sedangkan Sapu Bersih dalam hal penindakan itu belum dilakukan. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek/ Website Pemda Belu)

Foto: Website Pemda Belu

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reaksi Pemprov NTT atas Kasus Tumpahan Minyak Montara Australia 2009

    Reaksi Pemprov NTT atas Kasus Tumpahan Minyak Montara Australia 2009

    • calendar_month Kam, 24 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Keputusan Pengadilan Federal Australia memenangkan gugatan ribuan Petani Rumput Laut NTT atas perusahaan kilangan minyak Montara Australia tahun 2009, yang mewajibkan membayar ganti rugi mencapai triliunan kepada para petani. Pemerintah Provinsi (Pemprov)  NTT meminta Pemerintah Pusat untuk lebih serius memperjuangkan ganti rugi kasus tumpahan minyak Montara Australia tahun 2009 tersebut. Wakil […]

  • TJSL PLN Ejawantah Batako FABA Jadi Kantin Sekolah SMKN 2 Lembar

    TJSL PLN Ejawantah Batako FABA Jadi Kantin Sekolah SMKN 2 Lembar

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Pemanfaatan FABA merupakan langkah nyata PLN dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai guna. FABA yang termasuk kategori limbah non-B3 dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif ramah lingkungan sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM lokal.   Mataram | Kantin SMKN 2 Lembar, Lombok Barat, kini hadir lebih tertata, kokoh, dan layak berkat pemanfaatan batako berbahan fly ash bottom ash […]

  • 1 Tahun Pandemi di Indonesia, Momentum “Refocusing’ Kebijakan Dunia Usaha

    1 Tahun Pandemi di Indonesia, Momentum “Refocusing’ Kebijakan Dunia Usaha

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | 1 (satu) tahun lalu tepatnya pada Senin, 2 Maret 2020, Indonesia pertama kali mengonfirmasi kasus Covid-19. Saat itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang Indonesia positif terjangkit corona virus disease (Covid-19) yakni perempuan berusia 31 tahun dan ibu berusia 64 tahun. Kemudian, pandemi pun menyebar ke berbagai provinsi di Indonesia, […]

  • UMKM di NTT Masih Individual & Lemah, Perlu Peningkatan Kapabilitas

    UMKM di NTT Masih Individual & Lemah, Perlu Peningkatan Kapabilitas

    • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Sekitar 437.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menyerap hampir 78 persen atau sebesar 1,5 juta tenaga kerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 64,7 persen (sesuai data BPS). Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan […]

  • Penulis Kucing

    Penulis Kucing

    • calendar_month Kam, 20 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Ramli Lahaping Kesepian telah menyita kebahagiaanku. Jauh dari keluarga dan menyendiri di kamar kos-kosan, sungguh membuat hidupku begitu menjemuhkan. Tetapi kemuraman itu cukup teratasi dengan kehadiran Boni. Dia adalah kucing jantan yang ku adopsi tiga bulan yang lalu. Seekor kucing yang banyak tingkah dan selalu mampu membuatku terhibur. Bersama Boni, aku jadi bisa […]

  • Pidato Presiden Jokowi: Giring Ganesha Optimis, Ahmad Syaikhu Pesimis

    Pidato Presiden Jokowi: Giring Ganesha Optimis, Ahmad Syaikhu Pesimis

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Terhadap pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo barusan ada dua tanggapan dengan nada (tone) yang berbeda. Ada pandangan ala Giring Ganesha (Plt.Ketum PSI) yang bernada positif (optimistik), dan satunya dari Ahmad Syaikhu (Presiden PKS) yang bernada negatif (pesimistis). Begitulah diskursus (wacana) dalam negara demokrasi. Narasi yang dibangun bisa saja saling berseberangan, tapi […]

expand_less