Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » ‘JNE Ngajak Online 2021’ – Elaborasi Bisnis Online Pelaku UKM di Kupang

‘JNE Ngajak Online 2021’ – Elaborasi Bisnis Online Pelaku UKM di Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 7 Jun 2021
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 berdampak terhadap perusahaan besar hingga Usaha Kecil Menengah (UKM). Sektor UKM menjadi prioritas yang harus diselamatkan dan diberi dukungan penuh agar terus berkembang dalam menghadapi masa transisi penjualan offline ke online.

Mendukung sektor UKM  untuk bersaing di dunia digital, JNE menghelat webinar bertema “JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Kupang” pada Senin, 7 Juni 2021 pukul 14.00 WITA—selasai. Diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Kupang dan Indonesia Timur dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, dalam skala nasional dan global.

Menghadirkan narasumber Emi Khilafah, Kepala Cabang JNE Kupang; Owner Padu Padan Tenun, Erwin Yuan; Owner Moringakoe & Pintukoe, Xaverius Sondakh; Webinar bernuansa merah yang dihelat memperingati HUT Kota Kupang pada 25 April tersebut diikuti oleh sekitar 148 peserta, dimoderatori oleh Cinta dan dibuka oleh Dian Afrizal selaku Head Regional JTBNN Jatim, Bali, NTB dan NTT.

Dian Afrizal menyampaikan webinar ini merupakan salah satu bentuk perhatian JNE dalam rangka pemberdayaan UKM, khususnya di Kota Kupang dan Indonesia Timur, “Saya sangat berharap dengan adanya webinar ini bisa memfasilitasi dan membantu para UKM dalam menjalankan bisnis di era digitalisasi ini, hadirnya praktisi dari UKM, nantinya dapat menjadi inspirasi kepada penggiat UKM di Indonesia Timur dan Kota Kupang khususnya agar dapat go international dan berorientasi ekspor,” ujar Dian.

Emi Khilafah, Kepala Cabang JNE Kupang saat Webinar “JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Kupang” pada Senin, 7 Juni 2021

Emi Khilafah, Kepala Cabang JNE Kupang mengatakan, JNE berkomitmen untuk terus melaksanakan program sinergi dan kolaborasi yaitu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dan program adaptasi dan inovasi, di mana JNE terus optimis dan percaya bahwa tantangan yang dihadapi juga memberikan kita peluang untuk terus menggali potensi untuk berkembang di era pandemi.

“JNE Kupang berharap dapat terus berkolaborasi dengan UKM Kupang dan semoga Webinar Ngajak Online ini dapat menjadi media untuk customers mengenal JNE lebih jauh karena memiliki banyak program dan penawaran untuk memudahkan UKM, Seperti program JLC (JNE Loyal Card), Program COD sampai ke pelosok Indonesia Timur juga free pick up. JNE Kupang juga ikut membantu mendistribusikan bantuan bencana alam secara gratis ke seluruh daerah Kupang yang terdampak bencana,” jelas Emi.

Owner Padu Padan Tenun Erwin Yuan menuturkan, penting bagi pelaku usaha untuk terus fokus dan memiliki minat terhadap produk mereka. Selain itu, terus berinovasi dan mengembangkan konten yang menarik juga tak kalah penting terutama pada masa pandemi seperti sekarang. “Padu Padan Tenun mengalami penurunan penjualan saat masa pandemi, namun kami terus melakukan inovasi yaitu dengan memproduksi masker kain dari tenun. Kami juga mengembangkan content social media yang menarik dengan teknik story telling di setiap post Instagram padu padan tenun agar nantinya lebih menarik dan mendapatkan banyak exposure,” ujar Erwin.

Sementara itu, Xaverius Sondakh selaku Owner Moringakoe & Pintukoe mengatakan, salah satu langkah penting dalam memulai bisnis yaitu lihai dalam melihat dan memanfaatkan peluang yang ada di sekitar kita, “Dalam memulai bisnis baru, yang pertama kita harus dapat mencari source yang terdekat dan mudah dijangkau lalu kita bisa kaitkan dengan passion kita. Yang kedua adalah service oriented yaitu sifat ingin memperlakukan pelanggan sama seperti kita ingin diperlakukan, service yang baik akan membuat pelanggan repeat buying dan yang terakhir selalu mencari peluang dan solusi di masa sulit seperti masa pandemi Covid19,” urainya.

Perhelatan webinar “JNE Ngajak Online 2021 Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Kupang” pada Senin, 7 Juni 2021 merupakan kota ke-27 yang menjadi sasaran dalam pemberdayaan UKM oleh JNE. Setelah Kota Kupang, roadshow ini akan kembali hadir di Kota Bandar Lampung pada 17 Juni 2021. Webinar online kali ini merupakan roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia dan dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate.(*)

Sumber berita (*/tim JNE)

Editor dan Foto utama (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Ia telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membongkar jaringan pelaku teror hingga ke akarnya. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/28/bom-bunuh-diri-di-gereja-katedral-makassar-menteri-agama-kutuk-keras/ “Saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar […]

  • Menteri Yohana Berharap Rotary Indonesia Wujudkan Kesetaraan Gender

    Menteri Yohana Berharap Rotary Indonesia Wujudkan Kesetaraan Gender

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kondisi Indonesia yang masih didominasi budaya patriarki dinilai Menteri Yohana menjadi salah satu kendala besar dalam mewujudkan kesetaraan gender. Hal ini disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam Distric Converence Rotary Indonesia di Jakarta, Jumat, 26 April 2019. “Gender equality adalah salah satu fokus pemerintah saat ini. Namun, […]

  • Balada Babi Kecap, Rica, Rendang,  Panggang & Berbagai Babi Lain

    Balada Babi Kecap, Rica, Rendang, Panggang & Berbagai Babi Lain

    • calendar_month Sen, 13 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “All animals are equal, but some animals are more equal than others!” Begitulah George Orwell dalam fabelnya yang kondang ‘Animal Farm’. Dan di dalam cerita itu kamerad Babi berkuasa! Tapi kita bukan mau meresensi novel itu. Kita mau bikin cerita balada tentang daging babi. Iya, ini kan daging yang lagi dibuat […]

  • Ahok vs Anies Soal Interpelasi: Ternyata Memang Beda Kelas!

    Ahok vs Anies Soal Interpelasi: Ternyata Memang Beda Kelas!

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Prinsipnya, kalau tidak ada yang ditutup-tutupi kenapa mesti takut ketika ditanya secara resmi (interpelasi) oleh parlemen? Tatkala Ahok “digerecoki” oleh DPRD DKI Jakarta (periode 2014–2019) lantaran usulan proyek-proyek mereka ditolak oleh Pemprov, maka mereka pun mengancam Ahok dengan akan menginterpelasi (meminta keterangan dari eksekutif). Kejadiannya di tahun 2015, kekisruhan antara legislatif […]

  • Tinjau Dampak Banjir di Kalsel, Logistik dan Infrastruktur Jadi Perhatian Presiden

    Tinjau Dampak Banjir di Kalsel, Logistik dan Infrastruktur Jadi Perhatian Presiden

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Banjarmasin, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung yang rusak karena bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya ialah Jembatan Mataraman. Rusaknya jembatan tersebut menyebabkan akses jalan nasional di Kalimantan Selatan menjadi terputus. “Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan […]

  • Ikan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Penyebab & Jadi Objek Wisata Dadakan

    Ikan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Penyebab & Jadi Objek Wisata Dadakan

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yumi Ke Lele  Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hari ini Kamis, 10-10-2019 laman facebook saya dipenuhi oleh 2 (dua) peristiwa yang menurut saya penting, yang terjadi di negara Indonesia tercinta. Peristiwa rencana penikaman terhadap seorang Jenderal penjaga NKRI dan peristiwa terdamparnya sekelompok Ikan Paus di Pantai Kolouju, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, […]

expand_less