Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Lima Pasien Covid–19 di Belu Meninggal Akibat Penyakit Penyerta

Lima Pasien Covid–19 di Belu Meninggal Akibat Penyakit Penyerta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
  • visibility 169
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Dua bulan terakhir (Juni—Juli 2021, red), pasien Covid–19 yang meninggal di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berjumlah 5 (lima) orang. “Pasien – pasien yang meninggal ini adalah mereka yang datang  dengan penyakit penyerta. Tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi berat. Pasien yang pertama, penyakit jantung derajat 4, sudah sesak napas karena penyakit jantung, tambah lagi sesak napas karena penyakit Covid. Dan perhatikan pasien–pasien dengan penyakit jantung, diabetes hipertensi, asma sebelumnya, itu cepat sekali menurun,” jelas Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD–KGEH, FINASIM., di Ballroom Hotel Matahari Atambua, pada Kamis, 8 Juli 2021.

Dikatakan Bupati dr. Taolin, pasien kedua, TBC dan stroke. Pasien ketiga adalah diabetes, gula darahnya di atas 500. Pasien–pasien yang meninggal itu pun datang ke rumah sakit kurang dari 24 jam, meninggal. Kalau pasien datang ke rumah sakit, kurang dari 24 jam meninggal, itu evaluasi kedokterannya adalah dia datang terlambat. Tetapi, kalau dia meninggal lebih dari 3 × 24 jam atau dia meninggal lebih dari 1 × 24 jam, kita evaluasi kembali penanganan medis terhadap pasien tersebut. Apakah obatnya kurang dan lain–lain?.

“Oleh karena itu, kita mengimbau kepada saudara–saudara, keluarga dan kerabat kita yang sakit masih awal, sudah harus datang. Kita jamin, kita melakukan pemeriksaan terukur, tidak akan pernah memaksakan orang di rumah sakit. Walau dia di rumah pun, kita akan melakukan kontak terukur dan komunikasi dengan dokter agar masyarakat terlindungi, mendapatkan informasi cukup dan tidak membawa kematian,” sebut Bupati dr. Taolin.

Bupati Belu menambahkan, pemerintah sudah mengeluarkan aturan dari Satuan Gugus Tugas Nasional terkait Covid–19 dengan ukuran salah satunya bukan menyangkut zona merah, kuning dan hijau saja, tetapi tingkat tes pelacakan terhadap orang–orang yang terduga atau sudah terjangkit penyakit Covid, maupun yang belum.

Apabila suatu daerah, terang dr. Agus Taolin, tingkat infeksinya kurang dari 5 persen, setiap 100 orang, infeksinya kurang dari 5 orang, maka 1 minggu kita harus tes 1.000 orang. Untuk Belu yang jumlah penduduknya 227.000 (dua ratus dua puluh tujuh ribu) orang, 1: 1000, artinya selama 1 minggu kita harus tes 20.000 (dua puluh ribu) penduduk untuk mengetahui berapa banyak orang Belu yang terinfeksi Covid–19.

“Dengan mengetahui orang Belu terinfeksi Covid–19 baik yang punya gejala maupun tidak, kita bisa melakukan satu pengawasan, penyekatan, pengobatan. Dan kalau dia berat, dia diisolasi terpusat di rumah dengan di bawah pengawasan. Kalau terjadi pemburukan, oksigen di bawah 93 persen, dia sudah harus dibawa ke rumah sakit,” pungkas Bupati Belu. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tantangan Pendidikan Filsafat dan Perlunya Polisi Berkarakter

    Tantangan Pendidikan Filsafat dan Perlunya Polisi Berkarakter

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Irjen Pol (P) Drs. Sisno Adiwinoto, M.M. Ke depan diprediksi masih akan ada elite atau kelompok kepentingan tertentu yang akan terus mempersoalkan “posisi Polri.” Hal ini karena polisi memang selalu “seksi.” Saat ini dan terutama ke depan, sangat diperlukan sosok anggota Polri yang berkarakter. Nah, karakter bagaimana yang dibutuhkan ke depan, jawabannya tegas: […]

  • Jembatan Mapoli di Kota Kupang Kembali Dibuka untuk Umum

    Jembatan Mapoli di Kota Kupang Kembali Dibuka untuk Umum

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pada Rabu, 12 Agustus 2020, tepat pukul 10.00 WITA, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore resmi membuka akses Jembatan Mapoli yang selama ini ditutup untuk proses pekerjaan rehabilitasi. Dengan dibukanya kembali akses Jembatan Mapoli, maka masyarakat sudah dapat melalui jembatan tersebut dengan leluasa. Rehabilitasi Jembatan Mapoli dilaksanakan dengan menggunakan dana […]

  • Tingkatkan Budaya K3L, PLN Helat ‘Safety Talk’ di UP3 Kupang

    Tingkatkan Budaya K3L, PLN Helat ‘Safety Talk’ di UP3 Kupang

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT menghelat acara safety talk secara daring pada Rabu, 21 Oktober 2020, dengan seluruh unit pelaksana pelayanan pelanggan di wilayah Nusa Tenggara Timur dan juga dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional ke-75 tepat pada tanggal 27 Oktober 2020, untuk menjaga sistem kelistrikan dalam pelayanan di […]

  • Kantor Bahasa NTT Helat Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia

    Kantor Bahasa NTT Helat Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, benar, serta tepat sangat diperlukan baik itu di lingkungan pemerintahan, di lingkungan pendidikan, maupun di media massa. Pada lingkungan pemerintahan, penggunaannya sebagian besar adalah untuk keperluan tata naskah dinas seperti surat-menyurat dan pembuatan dokumen resmi. Pada lingkungan pendidikan, penggunaannya yang utama adalah untuk pengajaran di kelas, […]

  • Pemimpin Harus Punya Nyali, Berani, Tidak Menyerah!

    Pemimpin Harus Punya Nyali, Berani, Tidak Menyerah!

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Berkali-kali ucapan itu dikatakan Jokowi. Paling akhir saat Rakernas Projo di Senayan, 14 Oktober 2023. Tantangan bukan cuma dari dalam negeri, tapi regional dan global. Berkali-kali diingatkan, bahwa “window of opportunity” kita ada di tiga masa kepemimpinan ke depan. Jangan sampai lewat, jangan sampai sia-sia. Jangan sampai terbuang percuma. Ini kesempatan […]

  • Reposisi PLTD, PLN Operasikan 2 Proyek di Kalimantan Barat

    Reposisi PLTD, PLN Operasikan 2 Proyek di Kalimantan Barat

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) memperkuat infrastruktur jaringan listrik antar wilayah. Tersambungnya infrastruktur jaringan dari sumber energi ke masyarakat mampu menekan penggunaan pembangkit diesel yang selama ini dimanfaatkan untuk wilayah terpencil. PLN melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) berhasil membangun 191 tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV Sandai – […]

expand_less