Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
  • visibility 165
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Kelompok tani (Poktan) Milenial Fatukfia, Dusun Fukalaran, Desa Fatuketi menjadi contoh pertanian di Kecamatan Kukuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); telah terdaftar menjadi kelompok binaan partai Golkar pusat sejak Mei 2021 melalui DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, mulai giat beraktivitas di bidang pertanian dengan menanam kacang hijau, jagung, dan hortikultura.

Informasi yang dihimpun Garda Indonesia di lokasi pada Rabu, 11 Agustus 2021 menyebutkan, lahan yang dipersiapkan seluas 8,5 hektar tersebut, dikelola oleh 19 orang anggota kelompok dan 4,8 hektar di antaranya merupakan milik anggota DPRD Belu fraksi Golkar, Benediktus Hale.

Guna mendukung pengembangan pertanian yang bertujuan mengangkat martabat para petani, bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Belu. Bene Hale mendatangkan excavator mini sekaligus menanggung biaya mobilitas dan operasional.

“Prinsipnya, kita hadir untuk melayani. Kita datang untuk melayani bukan dilayani. Sesungguhnya, apa pun keluhan masyarakat harus menjadi keluhan kami sebagai wakil rakyat. Lahannya, saya juga ikut siapkan, tinggal saja ada kesediaan dari anggota kelompok untuk rajin bekerja demi mengubah nasib hidup,” ujar Bene Hale sapaan akrabnya.

Anggota DPRD Belu, Benediktus Hale (ketiga dari kiri) bersama pengurus Poktan Milenial Fatukfia

Bene Hale pun berharap kiranya aktivitas ini menjadi contoh sekaligus pemacu semangat kerja bagi masyarakat petani se–Desa Fatuketi khususnya dan masyarakat se–Kecamatan Kakuluk Mesak umumnya.

Pendamping poktan PT. Bayer, Oktovianus Teme yang dikonfirmasi menuturkan, upaya mandiri bagi anggota kelompok menjadi visi misi prioritas perusahaan. Poktan menyiapkan sendiri benih dan pupuk dan pihaknya hanya mendampingi soal pengelolaan dan perawatan teknis hama. “Maksud kami, ketika anggota belanja sendiri benih dan pupuk, maka anggota akan bekerja dengan penuh tanggung jawab karena merasa telah korban biaya dan tentunya menginginkan keberhasilan,” urai Okto Teme.

Okto Teme menjelaskan lebih lanjut, sebagai tenaga delegasi perusahaan, dirinya bersedia membuka diri untuk melayani kelompok tani mana pun ketika dimintai pendampingan di bidang pertanian. Jenis–jenis tanaman yang dikembangkan di musim tanam (MT) ke–2 meliputi pendampingan teknis budidaya Jagung Manis dan Kacang Hijau Vima 3.

Pantauan Garda Indonesia, Bene Hale telah membangun sebuah rumah panggung seukuran 7 × 5 meter dilengkapi fasilitas MCK di lokasi kerja Poktan Milenial demi menjamin kenyamanan bagi semua anggota kelompok selama bekerja, termasuk sebuah kolam ikan. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan di Kupang, Menteri Edhy Imbau Masyarakat Cerdas Kelola Perikanan

    Kunjungan di Kupang, Menteri Edhy Imbau Masyarakat Cerdas Kelola Perikanan

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo mengatakan Provinsi NTT memiliki potensi laut yang luar biasa harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Bukan hanya dengan mengambil potensinya tetapi juga harus mampu dengan cerdas dalam pengelolaan sektor budidaya perikanan. Hal tersebut dikatakannya saat bersama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi Lokasi […]

  • HUT ke 55, Dharma Pertiwi Koorcab NTT Laksanakan Ziarah dan Anjangsana

    HUT ke 55, Dharma Pertiwi Koorcab NTT Laksanakan Ziarah dan Anjangsana

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-55 Dharma Pertiwi Tahun 2019, Dharma Pertiwi Koorcab NTT melaksanakan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka Kupang, Sabtu, 27 April 2019. Bertindak sebagai pimpinan rombongan ziarah, Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTT Daerah J, Ny Syaiful Rahman. Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTT Daerah J memimpin […]

  • Undana Kupang: Rasio Elektrifikasi di Provinsi NTT Sebesar 82,79%

    Undana Kupang: Rasio Elektrifikasi di Provinsi NTT Sebesar 82,79%

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. Ir. Fredik L.Benu, M.Si., Ph.D., memaparkan hasil verifikasi Rasio Elektrifikasi (RE) yang dilakukan oleh Undana bekerja sama dengan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT. Dalam pemaparan tersebut, Fred Benu menyampaikan bahwa dari verifikasi yang dilakukan RE di Provinsi NTT sebesar 82,97%. Hal tersebut disampaikan […]

  • Jalin Asmara—Reses Empat Anggota DPRD Dapil IV Belu di Kecamatan Raimanuk

    Jalin Asmara—Reses Empat Anggota DPRD Dapil IV Belu di Kecamatan Raimanuk

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Empat anggota DPRD Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan reses gabungan dengan mengusung tema ‘Jalin Asmara’, untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) IV di Desa Leuntolu dan Desa Raimanus, Kecamatan Raimanuk, pada Sabtu, 20 Maret 2021. Keempat anggota DPRD itu berasal dari fraksi berbeda yakni, Theodorus Seran […]

  • Puisi ‘Segenggam Rindu Buat Ayah’

    Puisi ‘Segenggam Rindu Buat Ayah’

    • calendar_month Ming, 20 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    AYAH Oleh Yufengki Yampes Bria   Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Segenggam rindu buat ayah tercinta dilukiskan oleh Yufen; seorang aktifis kemanusiaan yang aktif mendengungkan kebenaran dan fakta yang diutarakan dalam seuntai puisi. Inilah bait-bait puisi tersebut, Ayah… Disaat engkau tak kan pernah dengar suara dan jejak ku lagi Engkau bercerita dan mencariku disetiap setapak jalan nan […]

  • Lima Pulau Terkecil di Indonesia dengan Pesona Menakjubkan

    Lima Pulau Terkecil di Indonesia dengan Pesona Menakjubkan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ferdy Daud
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Loading

    Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri atas lebih dari 17.000-an pulau yang tersebar di hampir seluruh wilayahnya. Di antara belasan ribu pulau itu, beberapa di antaranya mempunyai ukuran yang sangat kecil jika dibandingkan dengan pulau besar seperti Jawa, Kalimatan, Papua, hingga Sulawesi. Menariknya, pulau terkecil di Indonesia memiliki daya tarik tersendiri, termasuk […]

expand_less