Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

Poktan Milenial Fatukfia Binaan Golkar Jadi Contoh Pertanian Kakuluk Mesak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Kelompok tani (Poktan) Milenial Fatukfia, Dusun Fukalaran, Desa Fatuketi menjadi contoh pertanian di Kecamatan Kukuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); telah terdaftar menjadi kelompok binaan partai Golkar pusat sejak Mei 2021 melalui DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, mulai giat beraktivitas di bidang pertanian dengan menanam kacang hijau, jagung, dan hortikultura.

Informasi yang dihimpun Garda Indonesia di lokasi pada Rabu, 11 Agustus 2021 menyebutkan, lahan yang dipersiapkan seluas 8,5 hektar tersebut, dikelola oleh 19 orang anggota kelompok dan 4,8 hektar di antaranya merupakan milik anggota DPRD Belu fraksi Golkar, Benediktus Hale.

Guna mendukung pengembangan pertanian yang bertujuan mengangkat martabat para petani, bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Belu. Bene Hale mendatangkan excavator mini sekaligus menanggung biaya mobilitas dan operasional.

“Prinsipnya, kita hadir untuk melayani. Kita datang untuk melayani bukan dilayani. Sesungguhnya, apa pun keluhan masyarakat harus menjadi keluhan kami sebagai wakil rakyat. Lahannya, saya juga ikut siapkan, tinggal saja ada kesediaan dari anggota kelompok untuk rajin bekerja demi mengubah nasib hidup,” ujar Bene Hale sapaan akrabnya.

Anggota DPRD Belu, Benediktus Hale (ketiga dari kiri) bersama pengurus Poktan Milenial Fatukfia

Bene Hale pun berharap kiranya aktivitas ini menjadi contoh sekaligus pemacu semangat kerja bagi masyarakat petani se–Desa Fatuketi khususnya dan masyarakat se–Kecamatan Kakuluk Mesak umumnya.

Pendamping poktan PT. Bayer, Oktovianus Teme yang dikonfirmasi menuturkan, upaya mandiri bagi anggota kelompok menjadi visi misi prioritas perusahaan. Poktan menyiapkan sendiri benih dan pupuk dan pihaknya hanya mendampingi soal pengelolaan dan perawatan teknis hama. “Maksud kami, ketika anggota belanja sendiri benih dan pupuk, maka anggota akan bekerja dengan penuh tanggung jawab karena merasa telah korban biaya dan tentunya menginginkan keberhasilan,” urai Okto Teme.

Okto Teme menjelaskan lebih lanjut, sebagai tenaga delegasi perusahaan, dirinya bersedia membuka diri untuk melayani kelompok tani mana pun ketika dimintai pendampingan di bidang pertanian. Jenis–jenis tanaman yang dikembangkan di musim tanam (MT) ke–2 meliputi pendampingan teknis budidaya Jagung Manis dan Kacang Hijau Vima 3.

Pantauan Garda Indonesia, Bene Hale telah membangun sebuah rumah panggung seukuran 7 × 5 meter dilengkapi fasilitas MCK di lokasi kerja Poktan Milenial demi menjamin kenyamanan bagi semua anggota kelompok selama bekerja, termasuk sebuah kolam ikan. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Muda Berpolitik? Partai Demokrat Beri Ruang Besar

    Anak Muda Berpolitik? Partai Demokrat Beri Ruang Besar

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak anak muda untuk membela keadilan dan merawat demokrasi di Indonesia. Ajakan dari calon pemimpin muda Indonesia tersebut disampaikannya saat membuka rapat pimpinan nasional (Rapimnas) dan HUT ke-2 Bintang Muda Indonesia (BMI) di Jakarta pada Minggu, 30 Januari 2022. Bintang Muda Indonesia merupakan salah satu organisasi sayap […]

  • Bayi Mati Pascaoperasi Ibu Hamil, Ombudsman Minta Audit Perinatal

    Bayi Mati Pascaoperasi Ibu Hamil, Ombudsman Minta Audit Perinatal

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Ombudsman NTT pada Senin, 24 Juni 2024 menerima informasi dan keluhan dari warga Kabupaten Lembata perihal kematian seorang bayi pascaoperasi ibu hamil. Bayi dari Desa Kolontobo, Kecamatan Ile Ape tersebut meninggal pascaoperasi setelah dirujuk dari Puskesmas Waipukang. Kepala Ombudsman Provinsi NTT, Darius Beda Daton mengatakan tentu saja kematian bayi dalam proses persalinan tidak […]

  • Sejuta Pohon Setahun, 4.634 Izin Tambang Seumur Hidup

    Sejuta Pohon Setahun, 4.634 Izin Tambang Seumur Hidup

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Anda kalau tengok video di Sibolga itu, ngeri. Ribuan batang kayu gelondongan menerjang apa saja di sungai. Sungai penuh dengan kayu. Kenapa ini terjadi? Negeri ini sudah seperti panggung sulap murahan. Di depan kamera, pejabat berdiri tegap sambil menunduk menanam bibit pohon. “Mari kita hijaukan negeri ini!” katanya. Tepuk tangan terdengar, […]

  • Surat Bawaslu Sabu ke Imigrasi Kupang, Ini Penjelasan Kemenkumham NTT

    Surat Bawaslu Sabu ke Imigrasi Kupang, Ini Penjelasan Kemenkumham NTT

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Upaya penelusuran status kewarganegaraan dari Saudara Orient Patriot Riwu Kore, yang dilakukan oleh Bawaslu Sabu Raijua dengan melayangkan surat kepada Kantor Imigrasi Kupang, terkait status warga negara; ditanggapi oleh Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone pada Jumat, 5 Februari 2021. Berdasarkan data yang dihimpun, terang […]

  • Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Menelisik Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia yang berumur 497 tahun pada 22 Juni 2024 dan memiliki luas sekitar 664,01 km² tak bisa hanya 4 hari 3 malam, namun bagi kami para awak media dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur; lumayan berasa cukup. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan dan nukilan menarik yang hendak saya […]

  • Hujan Angin Musim Kemarau, Lion Air Tunda Mendarat di Kupang

    Hujan Angin Musim Kemarau, Lion Air Tunda Mendarat di Kupang

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kapten pesawat Lion Air JT-270, Bimantoro Putra kepada Portal Berita Garda Indonesia menyampaikan, cuaca Kota Kupang sangat berkarakter seperti cuaca buruk hingga angin kencang 25 hingga 30 knot yang mendesak penundaan pendaratan.   Kupang | Pesawat Boing 737-900, Lion Air nomor penerbangan JT-270 dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali tujuan Bandara El Tari Kupang terpaksa […]

expand_less