Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dana Hibah PASI Belu 35 Juta Rupiah ‘Ludes’ di Tangan Bendahara

Dana Hibah PASI Belu 35 Juta Rupiah ‘Ludes’ di Tangan Bendahara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Dana pemerintah tahun anggaran 2020 yang dihibahkan ke cabang olahraga Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) senilai Rp. 35.000.000 (tiga puluh lima juta rupiah) ‘ludes’ dilahap Bendahara Agus Malo.

Informasi yang diterima dari sumber Garda Indonesia pada Sabtu, 28 Agustus 2021 menyebutkan, dana itu dicairkan pada Juni 2020. Namun, pencairan dana itu bertepatan dengan pandemi Covid–19, sehingga kegiatan tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya, dan dana itu pun tidak sempat terpakai. Lantas, Agus Malo sebagai bendahara justru menggunakannya dengan sesuka hati untuk keperluan pribadi.

Selanjutnya, sumber menceritakan bahwa Agus Malo sudah membuat pernyataan tertulis yang isinya menyatakan dirinya akan mengembalikan uang itu dengan batas waktu terakhir 20 Agustus 2020. Akan tetapi, hingga Agustus 2021, uang itu belum juga dikembalikan.

Agus Malo, ketika dikonfirmasi di kediamannya di Tala, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat pada Sabtu sore, 28 Agustus 2021 di hadapan wartawan mengaku secara terbuka bahwa benar, uang itu telah dipakai untuk keperluan pribadi, keluarga, dan kebutuhan anak kuliah.

“Benar, uang itu saya sendiri yang pakai untuk urusan pribadi, keluarga, dan kebutuhan anak sekolah,” aku Agus Malo.

Selain ‘sikat’ dana hibah Pasi, Agus Malo yang juga adalah bendahara rutin Dinas Pemuda dan Olahraga (dispora) Kabupaten Belu itu mengaku bahwa saat ini dirinya pun diduga telah menggelapkan puluhan juta. Lantas, pada waktu bersamaan, ia harus mengembalikan uang Dispora menggunakan gajinya selama 10 bulan terhitung sejak Februari 2021, dan saat ini baru memasuki bulan kelima.

“Sekarang ini saya masih fokus kembalikan uang Dispora yang masih sisa 5 bulan lagi. Nanti kalau sudah selesai, baru saya mulai cicil lagi untuk kembalikan uang PASI dengan waktu tak tentu. Selama 5 bulan terakhir ini, gaji saya dipotong habis, nol rupiah,” ungkap Agus Malo yang juga menjabat sebagai ketua lingkungan di wilayah Tala. (*)

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima IOM, Wagub NTT Tanya Kepastian Status 213 Imigran

    Terima IOM, Wagub NTT Tanya Kepastian Status 213 Imigran

    • calendar_month Jum, 21 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi kembali bertemu dengan Program Coordinator for Eastern Region International Organization For Migration (IOM), Son Ha Dinh dan Kepala Kantor IOM Kupang, Asni Yurika di ruang kerjanya, pada Jumat, 21 Mei 2021. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2021/05/20/demo-hari-ke-17-pengungsi-afganistan-datangi-iom-dengan-tuntutan-sama/ Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya pada Rabu, 19 Mei […]

  • Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Listrik Terbesar di Dunia

    Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Listrik Terbesar di Dunia

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, 89 persennya bersumber dari pemanfaatan potensi energi bersih. Prabowo optimistis Indonesia tidak hanya akan menjadi negara mandiri, tetapi juga menjadi salah satu pemain utama dalam transformasi energi global.   Sumedang | Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi […]

  • Kontestasi dalam Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

    Kontestasi dalam Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

    • calendar_month Ming, 30 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : David B.W.Pandie Pilkada 2020 di Sabu-Raijua berbuntut panjang setelah Mahkamah Konstitusi (MK)  dalam amar putusannya Nomor 135/PHP.BUP-XIX/2021 yang dibacakan pada Kamis, 15 April 2021 di Ruang Sidang Pleno MK menganulir hasil pemilu. Inti keputusan itu adalah mendiskualifikasi pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly sebagai peserta dalam […]

  • HARGANAS XXV: Bangun Indonesia Berkarakter dari Keluarga

    HARGANAS XXV: Bangun Indonesia Berkarakter dari Keluarga

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Manado, gardaindonesia.id – Keluarga merupakan sumber utama dalam membangun manusia Indonesia yang berkarakter. Pesan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise pada Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXV Tahun 2018. Peringatan HARGANAS XXV diselenggarakan di Kota Manado, Prov. […]

  • Mahfud MD: Tinggal 4 Minggu Lagi, Pilkada Serentak Jangan Jadi Klaster Baru

    Mahfud MD: Tinggal 4 Minggu Lagi, Pilkada Serentak Jangan Jadi Klaster Baru

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Loading

    Gunung Kidul, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD mengaku gembira mendapatkan laporan bahwa pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada sejauh ini tidak menimbulkan klaster baru Covid-19, karena tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Saya gembira dengar laporan Bawaslu dan KPU tadi. Kenapa, karena sebelum Pilkada disetujui dulu, terjadi protes supaya ditunda karena saat ini sedang covid. Tapi alhamdulillah, […]

  • Komunitas TTS Adil Sejahtera: Lawan Ketidakadilan Untuk Capai Kesejahteraan

    Komunitas TTS Adil Sejahtera: Lawan Ketidakadilan Untuk Capai Kesejahteraan

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    So’E-TTS, Garda Indonesia | Kita tidak bisa membantah bahwa hari ini, banyak masyarakat di pedesaan berteriak dalam diam karena suara mereka tidak selantang suara para wakil rakyat untuk menyampaikan keluhan mereka. Masyarakat membutuhkan orang-orang yang peduli dan mau mendengarkan serta menyuarakan kegetiran yang tengah terjadi. Komunitas Timor Tengah Selatan (TTS) Adil Sejahtera merupakan sebuah wadah […]

expand_less