Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

Kukuhkan TPAKD, VBL Ingin Bupati/Wali Kota Jadi Birokrat Entrepreneur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
  • visibility 179
  • comment 1 komentar

Loading

Semau, Garda Indonesia | Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten dan Kota Se-Provinsi NTT dikukuhkan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Jumat, 27 Agustus 2021 pukul 15.00 WITA–selesai di Desa Otan, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Ia meminta agar Para Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Sekda setiap kabupaten kota untuk terus mendorong pengembangan sektor UMKM.

“Saya harap dengan dikukuhkannya tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh kabupaten dan kota harus mulai menggerakkan UMKM untuk bertumbuh dalam akses menuju pada industri keuangan sehingga inklusi keuangan kita dapat dilakukan dengan baik,” pinta Gubernur VBL.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/08/29/warga-respons-pesta-di-pulau-semau-ntt-ini-klarifikasi-panitia-penyelenggara/

Bapak Presiden, tekan VBL, telah menggarisbawahi untuk Gubernur, Bupati dan Wali Kota harus mampu mendorong agar UMKM khususnya pada sektor pertanian dapat disinergikan dengan lembaga-lembaga keuangan sehingga produksinya bisa kontinuitas punya kualitas yang baik agar kita mampu bisa survive dalam kondisi pandemi ini. “Dan apa yang telah kita lakukan hari ini adalah melanjutkan perintah Bapak Presiden sebagai wujud kerja kolaboratif,” terang VBL.

Ia juga ingin di setiap kabupaten dan kota harus memiliki minimal 100 UMKM yang mandiri dan kuat serta kualitatif dan dapat dibanggakan. Juga agar digitalisasi seluruh UMKM dan Koperasi harus dijalankan dan memiliki satu kesatuan gerakan dengan Pemerintah.

“Dengan cara membangun tim percepatan akses keuangan daerah inilah, maka kitalah para investor. Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Sekda harus mulai memahami dan mengambil langkah-langkah tentang bagaimana birokrat entrepreneur. Libatkan semua OPD agar jangan bekerja sendiri-sendiri. Serta saya ingin agar kita menggerakkan anak-anak muda untuk mulai bangkit dan tertarik masuk pada sektor-sektor usaha,” urai Gubernur VBL.

Terkait produk-produk pertanian, imbuh VBL dapat dilanjutkan dalam pengolahan industri yang sifatnya rumah tangga dan kelompok UMKM sehingga terus berkembang menjadi keunggulan. “Kita punya banyak komoditi kopi yang baik di Kabupaten Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat, maka harus ada juga tersedia kedai-kedai kopi di tepi jalan mulai dari Ngada sampai ke Labuan Bajo dan disajikan dengan kualitas baik dan cita rasa yang khas,” ungkapnya.

Kalau di Kota Kupang, terang VBL, bila sudah musim semangka maka sepanjang jalan banyak sekali orang yang jual buah semangka. “Namun kita tidak melihat ada orang yang mulai menjual jus semangka ataupun produk lain yang dikembangkan dari semangka untuk kita nikmati. Maka, saya ingin hasil pertanian, perkebunan dan peternakan harus kita kelola menjadi industri untuk UMKM kita. Harus kita kembangkan untuk jadi industri,” ujarnya.

Gubernur VBL juga menginginkan agar Pemerintah dan masyarakat harus menjadi marketplace dari UMKM. “Para Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota serta Sekda harus turun dan cek di hotel-hotel dan restoran agar harus gunakan hasil UMKM kita. Misalnya Kopi harus dari NTT jangan datangnya dari produk luar. Kita harus menjadi market dari produk kita sendiri,” tandasnya.(*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politisi Golkar Kabupaten Kupang Diduga Lakukan Politik Uang

    Politisi Golkar Kabupaten Kupang Diduga Lakukan Politik Uang

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Sebuah video yang menampakkan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas menyerahkan uang dalam sebuah amplop putih kepada warga viral di media sosial. Dalam video tersebut, Daniel Taimenas yang juga merupakan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang menyebut dengan jelas bahwa uang tersebut merupakan titipan dari Melki Laka Lena. “Ini ada kiriman berkat dari […]

  • Tebang Pilih Kasus Ala Komnas HAM Dan Komisi III, Ada Apa atau Apa Ada?

    Tebang Pilih Kasus Ala Komnas HAM Dan Komisi III, Ada Apa atau Apa Ada?

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Hanya dalam hitungan jam Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) dan Komisi III DPR RI langsung merespons kejadian tewasnya enam orang laskar khusus FPI pasca mereka menyerang dan akhirnya dilumpuhkan oleh Polisi. Sesuatu yang kelihatannya begitu mulia dan responsif yang dilakukan oleh kedua lembaga negara tersebut. Pertanyaannya, boleh dan pantaskan […]

  • Darah

    Darah

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yelindri Juana Martha Taosu Ada yang deras mengalir Riaknya diam. Hingga kau tak pernah kuasa menangkap bunyinya Menyusuri lekak-lekuk dirimu. Memberi arti pada detik-detak nadimu Memerah. Menghitam. Mengental. Kau kenal Berdesir Membunuhmu kala memuncak Mengering senada diammu yang abadi. (2020) Foto utama oleh halodoc.com

  • Anak Butuh Perhatian dan Arahan Orang Tua

    Anak Butuh Perhatian dan Arahan Orang Tua

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Loading

    Anak tidak butuh mainan mahal, sekolah mewah, atau kamar yang penuh gawai untuk tumbuh menjadi manusia hebat. Ia hanya butuh arah. Ironisnya, banyak orang tua modern justru beranggapan bahwa kasih sayang diukur dari seberapa banyak hal yang bisa diberikan. Padahal, data dari Journal of Child Development menunjukkan bahwa anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan dengan pola […]

  • Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Loading

    Atoin Meto adalah sebutan lain untuk Suku Atoni, suku bangsa mendiami Pulau Timor, khususnya di Timor Barat termasuk sebagian besar Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia, dan di Oecussi-Ambeno, Timor Leste. Mereka sering disebut sebagai Atoin Pah Meto, yang berarti “orang dari tanah kering”. […]

  • Pemkot Kupang Salurkan Bansos untuk 23.640 Keluarga pada 15—27 Juni

    Pemkot Kupang Salurkan Bansos untuk 23.640 Keluarga pada 15—27 Juni

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi 23.640 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bansos yang berasal dari APBD itu rencananya akan diserahkan mulai 15—27 Juni 2020. Paket bantuan sosial yang diberikan berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg dan mie instan 1 dos. Wali Kota Kupang, […]

expand_less